Roboguru

Program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan Pemerintah pada era reformasi adalah

Pertanyaan

Program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan Pemerintah pada era reformasi adalah

  1. AMD, Wajib belajar 12 tahun, wamil.

  2. Bantuan Pangan Non Tunai, PKH, KIP, KIS.

  3. Transmigrasi, Intensifikasi, Ekstensifikasi, Mekanisasi.

  4. Sapta pesona, Rehabilitasi, Transformasi, Remigrasi.

Pembahasan Soal:

Program Program Bansos untuk Rakyat mencakup Program Indonesia Pintar (PIP), Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), & Bansos Rastra/ Bantuan Pangan Non Tunai.

  1. Program Indonesia Pintar. Program Indonesia Pintar merupakan program bantuan berupa uang dari pemerintah kepada peserta didik SD, SMP, SMA/SMK, dan sederajat baik formal maupun formal bagi keluarga miskin. Kartu Indonesia Pintar diberikan kepada 19,7 juta anak usia sekolah, yaitu anak-anak yang tidak mampu di sekolah, di luar sekolah, di panti asuhan, pesantren.
  2. Bantuan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Pemerintah membayarkan iuran bagi masyarakat tidak mampu yang berjumlah 92,4 juta penduduk pada tahun 2018. Anggaran yang disediakan pemerintah untuk PBI (Penerima Bantuan Iuran) JKN BPJS Kesehatan senilai Rp 25 triliun pada Tahun 2018. Pada tahun 2019, bantuan akan ditingkatkan menjadi 96,8 juta penduduk penerima bantuan iuran (BPI) atau mencapai 38 persen rakyat Indonesia.
  3. Program Keluarga Harapan merupakan program bansos untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan melibatkan partisipasi kelompok penerima manfaat dalam menjaga kesehatan dan menyekolahkan anak-anaknya.

Bansos Rastra/ Bantuan Pangan Non Tunai. Transformasi subsidi Rastra menjadi BPNT untuk 1,2 juta KPM, yang dimulai pada tahun 2017. Transformasi tersebut akan diperluas secara bertahap hingga mencapai 15,5 juta KPM pada tahun 2019. Pemerintah memberikan BPNT senilai Rp 110.000,-/bulan/KPM melalui Kartu Keluarga Sejahtera untuk dibelanjakan beras dan/atau telur melalui e-warong. BPNT diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan, memberikan bahan pangan dengan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM, memberikan bahan pangan dengan tepat sasaran dan tepat waktu. Serta memberikan lebih banyak pilihan kepada KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Sementara Bansos Rastra diberikan berupa beras kualitas medium sebanyak 10kg/KPM setiap bulannya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dalam rangka pemulihan ekonomi, sebutkan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh presiden Megawati Soekarnoputri dan presiden Soesilo Bambang Yudhoyono!

Pembahasan Soal:

Berikut ini kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh presiden Megawati Soekarnoputri :

  1. Untuk mengatasi utang luar negeri sebesar 150,80 milyar US$ yang merupakan warisan Orde baru, dikeluarkan kebijakan yang berupa penundaan pembayaran utang sebesar US$ 5,8 milyar, sehingga hutang luar negeri dapat berkurang US$ 34,66 milyar.
  2. Untuk mengatasi krisis moneter, Megawati berhasil menaikkan pendapatan per kapita sebesar US$ 930.
  3. Kurs mata uang rupiah dapat diturunkan menjadi Rp 8.500,00.
  4. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menekan nilai inflasi, dikeluarkan kebijakan yang berupa privatisasi terhadap BUMN dengan melakukan penjualan saham Indosat sehingga hutang luar negeri dapat berkurang.
  5. Memperbaiki kinerja ekspor, sehingga ekspor di Indonesia dapat ditingkatkan.

Berikut ini kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yaitu:

  1. Mengurangi subsidi Negara Indonesia, atau menaikkan harga Bahan Bahan Minyak (BBM),
  2. Kebijakan bantuan langsung tunai kepada rakyat miskin

Dengan demikian, kebijakan pada masa presiden Megawati Soekarnoputri yaitu meminta penundaan pembayaran utang sebesar US$ 5,8 milyar pada pertemuan Paris Club ke-3 dan mengalokasikan pembayaran utang luar negeri sebesar Rp 116.3 triliun. Kebijakan privatisasi BUMN.  Pada pemerintahan SBY kebijakan yang dilakukan adalah mengurangi subsidi Negara Indonesia, atau menaikkan harga Bahan Bahan Minyak (BBM), kebijakan bantuan langsung tunai kepada rakyat miskin.

0

Roboguru

Untuk mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan harga BBM, Presiden SBY mengeluarkan kebijakan...

Pembahasan Soal:

Ketika memegang pemerintahan di Indonesia, Presiden SBY dihadapkan dengan beberapa permasalah dalam bidang ekonomi, salah satunya adalah kenaikan harga BBM. Kenaikan harga BBM ini berdampak pada meningkatnya beban masyarakat. Untuk mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan harga BBM, Presiden SBY mengeluarkan kebijakan mengkonversi minyak tanah ke gas LPG 3 kg. Dengan adanya kebijakan konversi minyak tanah ke LPG, kuota BBM subsidi dapat dipangkas cukup banyak.

Dengan demikian, upaya pemerintahan SBY dalam mengurangi beban masyarakat akibat naiknya harga BBM adalah dengan mengeluarkan kebijakan konversi minyak tanah ke gas LPG.

0

Roboguru

Salah satu kebijakan ekonomi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono adalah penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Kebijakan tersebut diterapkan untuk ....

Pembahasan Soal:

Salah satu program kebijakan ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudoyono revitalisasi pertanian dengan target swasembada gula pada 2008, swasembada daging pada 2010 dan swasembada kedelai pada 2010. Kebijakan ini tidak dapat terlaksana karena krisis dunia dan melonjaknya harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak dunia ini menyebabkan pemerintah memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Juni 2008. Pemerintah berusaha mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan BBM dengan memberikan konpensasi berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada keluarga tidak mampu dan penyaluran kredit usaha rakyat.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Sejarah Indonesia hari ini adalah : mencari Kebijakan Politik dan Ekonomi pada masa pemerintahan Presiden BJ. Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarno Putri, dan Presiden Susilo...

Pembahasan Soal:

Setelah berakhirnya era Orde Baru, yang ditandai dengan mundurnya Presiden Soeharto pada 1998, sejak saat itu dimulailah periode Reformasi yang berjalan sampai dengan sekarang. Beberapa tonggak kepemimpinan dari B.J. Habibie, AAbdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono, tentu memiliki karakteristik program dan kebijakannya masing-masing. Berikut beberapa uraian kebijakan presiden-presiden tersebut dalam bidang ekonomi dan politik.
Pada Habibie menjadi presiden, dalam bidang politik, misalnya diberikan kebebasan rakyat dalam menyalurkan aspirasi, jejak pendapat wilayah Timor Timur, Memberikan abolisi kepada 18 tahanan dan narapidana politik, Polri memisahkan diri dari ABRI menjadi Kepolisian RI. Istilah ABRI berubah menjadi TNI. Sementara dalam bidang ekonomi, misalnya merekapitulasi perbankan dan menurunkan inflasi, merekonstruksi perekonomian nasional, melikuidasi bank-bank bermasalah, membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional.
Pada masa Presiden Abdurrahman Wahid, dalam bidang politik, misalnya pembubaran Departemen Penerangan karena dianggap mengganggu kebebasan pers, Departemen Sosial dibubarkan karena dianggap sebagai sarang korupsi, menyetujui penggantian nama Irian Jaya menjadi Papua pada akhir Desember 1999, masyarakat etnis Tionghoa diperbolehkan untuk beribadah dan merayakan tahun baru imlek, diumumkannya nama-nama menteri Kabinet Persatuan Nasional yang terlibat KKN, membekukan MPR dan DPR. Sementara dalam bidang ekonomi, beberapa di antaranya Melawan tekanan IMF, perekonomian tumbuh positif untuk pertama kali sejak reformasi, ketimpangan turun.
Pada masa Presiden Megawati, dalam bidang politik, misalnya mendirikan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, mengadakan pemilu yang sifatnya demokratis. Sementara dalam bidang ekonomi, misalnya dilakukan reformasi kebijakan perpajakan, efisiensi belanja negara dan privatisasi BUMN
Adapun kebijakan politik dan ekonomi masa Presiden SBY, misalnya dilakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melakukan upaya untuk menyelesaikan konflik dalam negeri. Sementara dalam urusan ekonomi, misalnya mengamankan fiskal, peningkatan dan optimalisasi penerimaan negara, penghematan energi secara total, dan kebijakan untuk meningkatkan investasi.

Jadi, kebijakan politik dan ekonomi pada setiap presiden Masa Reformasi, ditandai dengan kebijakan dan program yang dilakukan untuk upaya menyejahterakan masyarakat dan keadaan yang terjadi di era kepemimpinanya.

0

Roboguru

Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berusaha memperbaiki pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Bagaimana langkah yang diterapkan pemerint...

Pembahasan Soal:

Beberapa program yang dikeluarkan SBY untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah program pembangunan yang berbasis komunitas. Program tersebut seperti Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) yang dicanangkan SBY pada tahun 2007. dan program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang digulirkan untuk mempercepat pencapaianwajar 9 tahun telah menjadi instrumen yang cukup efektif untuk menekan angka putus sekolah dan menurunkan angka siswa yang tidak melanjutkan sekolah. Dana BOS meringankan biaya pendidikan sekolah terutama bagi siswa dari keluarga miskin. Dari kedua program tersebut,  jumlah penduduk miskin berkurang 3,94 juta orang, dari 32,53 juta orang tahun 2008 menjadi 28,59 juta pada tahun 2012.


Dengan demikian program PNPM dan BOS merupakan salah satu langkah SBY dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved