Roboguru

Pilihlah jawaban: A. Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar. B. Jika jawaban (1) dan (3) yang benar C. Jika jawaban (2) dan (4) yang benar D. Jika hanya jawaban (4) yang benar E. Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar. Pernyataan yang benar untuk reaksi: 2MnO4​+5C2​O42−​+16H+→2Mn2++10CO2​+8H2​O adalah . . . . (1) Bilangan oksidasi atom Mn berubah dari +4 menjadi +2. (2) Bilangan oksidasi atom C berubah dari +2 menjadi +4 (3) Bilangan oksidasi atom H berubah dari 1 menjadi 2. (4) Bilangan oksidasi atom O tidak berubah

Pertanyaan

Pilihlah jawaban:

A. Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar.

B. Jika jawaban (1) dan (3) yang benar

C. Jika jawaban (2) dan (4) yang benar

D. Jika hanya jawaban (4) yang benar

E. Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar.

Pernyataan yang benar untuk reaksi:

2 Mn O subscript 4 space plus space 5 C subscript 2 O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent space plus space 16 H to the power of plus sign yields space 2 Mn to the power of 2 plus sign space plus space 10 C O subscript 2 space plus space 8 H subscript 2 O

adalah . . . .

(1) Bilangan oksidasi atom Mn berubah dari +4 menjadi +2.

(2) Bilangan oksidasi atom C berubah dari +2 menjadi +4

(3) Bilangan oksidasi atom H berubah dari 1 menjadi 2.

(4) Bilangan oksidasi atom O tidak berubah

  1. Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar.

  2. Jika jawaban(1) dan (3) yang benar

  3. Jika jawaban (2) dan (4) yang benar

  4. Jika hanya jawaban (4) yang benar.

  5. Jika semua jawaban (1), (2), (3), dan (4) benar.

Pembahasan Soal:

Jawaban: D

 

2MnO4- + 5C2O42-  + 16H+  rightwards arrow 2Mn2+  + 10CO2 + 8H2O

    +7      -2              +3   -2                   +1                   +2                        +4 -2          +1 -2

 

                          +3                Reduksi                                  +4

   +7             Oksidasi                                    +2

 

Bilangan oksidasi Mn mengami penurunan dari +7 menjadi +2

Bilangan oksidasi C mengalami kenaikan dari +3 menjadi +4

Bilangan oksidasi H dan O tidak mengalami perubahan.

 

Jadi, jawaban yang tepat adalaah D. hanya pernyataan 4 yang benar. Bilangan oksidasi O tidak berubah.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Chandra

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 04 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bilangan oksidasi dari Fe​2​O3​ adalah (tentukan biloks yang digaris bawahi) ...

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah jumlah muatan positif dan negatif pada suatu atom. Beberapa aturan penentuan biloks yaitu:

  • Bilangan oksidasi unsur bebas adalah 0.
  • Bilangan oksidasi ion monoatom (1 atom) dan poliatom (lebih dari 1 atom) sesuai dengan jenis muatan ionnya.
  • Bilangan oksidasi unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA sesuai dengan golongannya.
  • Bilangan oksidasi unsur golongan transisi (golongan B) lebih dari satu.
  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0.

Apabila reaksi diuraikan maka:
 

begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 yields Fe to the power of 3 plus sign and O to the power of 2 minus sign end style 
 

Berdasarkan aturan biloks, biloks monoatom sesuai dengan jenis muatannya. Maka biloks Fe yaitu +3.

Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah +3.undefined

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi unsur dalam senyawa berikut! Fe dalam Fe2​O3​

Pembahasan Soal:

Dalam menentukan bilangan oksidasi (biloks) suatu atom, ada beberapa aturan yang harus diketahui, antara lain sebagai berikut:

  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa adalah 0
  • Bilangan oksidasi oksigen (begin mathsize 14px style O end style) dalam senyawa non-peroksida adalah -2

Berdasarkan informasi tersebut, biloks begin mathsize 14px style Fe end style pada senyawabegin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style dapat diketahui sebagai berikut.


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times biloks space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times biloks space O right parenthesis space end cell equals cell space 0 end cell row cell left parenthesis 2 cross times biloks space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis space end cell equals cell space 0 end cell row cell left parenthesis 2 cross times biloks space Fe right parenthesis space end cell equals cell space plus 6 end cell row cell biloks space Fe space end cell equals cell space plus 3 end cell end table end style


Jadi, biloks Fe dalam senyawa tersebut adalah +3.undefined 

0

Roboguru

Tentukan jumlah elektron yang dilepaskan dari reaksi oksidasi berikut! a.   K→K+ b.   Ni2+→Ni c.   Al→Al3+ d.   Fe3+→Fe2+

Pembahasan Soal:

Dalam persamaan reaksi, tidak hanya koefisien yang harus setara tetapi muatan antara ruas kiri dan kanan pun harus setara. Elektron memiliki muatan sama dengan -1. Elektron ditambahkan pada ruas yang muatannya berlebih.

Jumlah elektron yang harus ditambahkan dalam reaksi berikut agar setara yaitu :

a.   begin mathsize 14px style K space rightwards arrow space K to the power of plus sign space plus space e to the power of minus sign end style

b.   begin mathsize 14px style Ni to the power of 2 plus sign space plus space 2 e to the power of minus sign space rightwards arrow space Ni end style

c.   begin mathsize 14px style Al space rightwards arrow space Al to the power of 3 plus sign space plus space 3 e to the power of minus sign end style

d.   begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign space plus space 3 e to the power of minus sign space rightwards arrow space Fe end style

Jadi, jumlah elektron yang terlibat pada reaksi a, b, c, dan d secara berturut-turut adalah 1, 2, 3, 3.undefined 

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi unsur yang digaris bawahi pada senyawa Cu(N​O3​)2​.

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi (biloks) merupakan muatan relatif unsur dalam molekulnya (molekul unsur/molekul senyawa/ion). Berikut hirarki aturan penentuan biloks.

  1. Total biloks senyawa adalah sama dengan 0, sedangkan total biloks ion adalah sama dengan muatannya.
  2. Atom dari unsur bebas memiliki bilangan oksidasi nol
  3. Logam golongan I A, II A, dan Al memiliki bilangan oksidasi +1, +2, dan +3 secara berturut-turut
  4. H dan F dalam senyawa memiliki biloks +1 dan -1 berturut-turut
  5. Oksigen memiliki bilangan oksidasi -2
  6. Unsur golongan VII A memiliki biloks -1
  7. Jika menemukan perselisihan atau ambiguitas dalam menetapkan biloks, terapkan aturan yang terlebih dahulu disebutkan diantara anturan di atas dan abaikan yang bertentangan

Senyawa Cu open parentheses bottom enclose N O subscript 3 close parentheses subscript 2 merupakan senyawa ion sehingga dapat dibuat reaksi ionisasi seperti berikut:

Cu open parentheses bottom enclose N O subscript 3 close parentheses subscript 2 yields Cu to the power of 2 plus sign space plus space N O subscript 3 to the power of minus sign 

ion begin mathsize 14px style N O subscript 3 to the power of minus sign end style memiliki biloks -1. Maka:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space total end cell equals cell N plus left parenthesis 3 cross times O right parenthesis end cell row cell negative sign 1 end cell equals cell N plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell row N equals cell plus 5 end cell end table end style 

Jadi, bilangan oksidasi N dalam senyawa tersebut adalah +5.

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam senyawa berikut: Na2​S2​O3​

Pembahasan Soal:

Beberapa aturan penentuan bilangan oksidasi (biloks) adalah

  • Jumlah aljabar biloks dalam senyawa netral adalah 0
  • Atom unsur golongan IA dalam senyawa mempunyai biloks +1
  • Atom oksigen dalam senyawa biasanya mempunyai biloks -2

Berdasarkan ketentuan di atas, biloks tiap atom dalam senyawa adalah sebagai berikut

biloks space Na equals plus 1 biloks space O equals minus sign 2

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell open parentheses 2 cross times biloks space Na close parentheses plus open parentheses 2 cross times biloks space S close parentheses plus open parentheses 3 cross times biloks space O close parentheses end cell equals 0 row cell open parentheses 2 cross times left parenthesis plus 1 right parenthesis close parentheses plus open parentheses 2 cross times biloks space S close parentheses plus open parentheses 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis close parentheses end cell equals 0 row cell open parentheses 2 cross times biloks space S close parentheses plus 2 plus left parenthesis minus sign 6 right parenthesis end cell equals 0 row cell 2 cross times biloks space S end cell equals cell plus 4 end cell row cell biloks space S end cell equals cell plus 2 end cell end table

Jadi, biloks Na = +1, biloks S = +2, biloks O = -2.space

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved