Roboguru

Pertempuran 5 Hari di Semarang antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan rakyat Semarang melawan tentara Jepang dipicu oleh peristiwa ....

Pertanyaan

Pertempuran 5 Hari di Semarang antara Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan rakyat Semarang melawan tentara Jepang dipicu oleh peristiwa ....undefined 

  1. Pasukan Jepang sengaja meracuni sumber air warga Semarangundefined 

  2. Terbunuhnya dokter Kariadi oleh pasukan Jepangundefined 

  3. Jepang mengeluarkan ultimatum kepada TKRundefined 

  4. Pelucutan senjata dan pasukan sekutu yang ditawan TKRundefined 

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari atau Palagan 5 Dina terjadi di Semarang, Jawa Tengah, pada 15-19 Oktober 1945. Peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang melibatkan sisa-sisa pasukan Jepang di Indonesia dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) atau angkatan perang Indonesia. Pemicu terjadinya Pertempuran Lima Hari adalah upaya pelucutan tentara Jepang yang tidak berjalan lancar. Mereka melakukan perlawanan ketika akan dirampas senjatanya oleh TKR.

Pada tanggal 14 Oktober 1945, pada petang hari, petugas kepolisian Indonesia yang menjaga persediaan air minum di Wungkal diserang oleh pasukan Jepang. Mereka dilucuti dan disiksa di tangsi Kedobutai Jatingaleh. Kemudian, di jalan Peterongan terdengar kabar bahwa air ledeng di Candi telah diracuni oleh Jepang. Oleh karena rakyat menjadi gelisah, dr. Kariadi, kepala laboratorium dinas Purusara Semarang ingin mengecek persediaan air tersebut namun ia dibunuh oleh tentara Jepang. Hal ini memicu kemarahan para pemuda yang kemudian melakukan penyerangan kepada tentara Jepang.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 08 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebab utama meletusnya Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah …

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari di Semarang terjadi pada tanggal 14-19 Oktober 1945. Pada tanggal 14 Oktober 1945 sore, tersiar kabar bahwa tentara Jepang menebarkan racun dalam cadangan sumber air di Candi, Desa Wungkal (atau Candi Semarang sekarang). Mendengar kabar demikian, dr. Karyadi, yaitu kepala dari Rumah Sakit Purusara, ingin memastikan kabar tersebut. Dalam perjalanan menuju sumber air di Candi, Desa Wungkal, dr. Karyadi mengalami penembakan oleh para tentara Jepang dan beliau gugur setelah dibawa ke rumah sakit. Hal inilah yang menjadi penyebab dari Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

1

Roboguru

Kapan dan bagaimana latar belakang dari peristiwa Pertempuran 5 hari di Semarang?

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah salah satu peristiwa heroik rakyat Semarang pada masa Revolusi Indonesia. Pertempuran ini terjadi antara sisa-sisa tentara Jepang di Indonesia dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Kejadian ini dipicu oleh kaburnya ratusan bekas serdadu Jepang yang hendak dipindahkan dari Cepiring ke Bulu. Mereka melakukan perlawanan dan kabur ke daerah Jatingaleh. Selain itu, latar belakang dari peristiwa ini adalah adanya kabar bahwa pasukan Jepang menebarkan racun ke dalam Reservoir Siranda di Candilama yang merupakan satu-satunya sumber mata air di Kota Semarang. Dr. Kariadi selaku kepala RS Purusara hendak memastikan kabar tersebut. Dalam perjalanan, Dr. Kariadi dicegat dan ditembak oleh para tentara Jepang. Gugurnya Dr. Kariadi membuat situasi semakin memanas sehingga meletuslah Pertempuran Lima Hari di Semarang antara pasukan Jepang dan TKR sejak tanggal 15-19 Oktober 1945.

Dengan demikian, peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang terjadi pada tanggal 15-19 Oktober 1945 yang disebabkan karena kaburnya para tentara Jepang serta gugurnya Dr. Kariadi dalam perjalanan untuk memastikan kebenaran racun yang ada di Reservoir Siranda. space

0

Roboguru

Untuk memperingati peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang, pemerintah membangun sebuah tugu yang diberi nama ….

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah serangkaian pertempuran yang berlangsung antara rakyat Indonesia dan  tentara Jepang. Pertempuran yang menjadi bagian dari sejarah kota Semarang ini terjadi pada tanggal 15 – 19 Oktober 1945. Saat itu adalah masa transisi kekuasaan pasca menyerahnya Jepang dalam Perang Dunia II, dimana seharusnya kekuasaan Jepang di Indonesia sudah berakhir. Dalam memperingati pertempuran 5 hari di Semarang, Pemerintah Kota Semarang pada 10 November 1950, membangun Tugu Muda sebagai monumen peringatan.

Dengan demikian nama tugu yang dibangun sebagai peringatan atas terjadinya Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah Tugu Muda.

0

Roboguru

Uraikanlah dengan singkat peristiwa perjuangan fisik pertempuran lima hari di Semarang ...

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari atau Palagan 5 Dina di Semarang, yang terjadi pada tanggal 15-19 Oktober 1945, merupakan serangkaian peristiwa yang melibatkan masyarakat Indonesia dengan pihak Jepang. 
Latar Belakang terjadinya pertempuran ini disebabkan oleh terjadinya perlawanan dan pelarian yang dilakukan oleh 400 mantan tentara Jepang sebagai pekerja di pabrik Gula Cepiring, pada 14 Oktober 1945. Peristiwa yang terjadi itu, memancing pertentangan dari mantan pasukan Jepang untuk melakukan perlawanan dengan alasan mencari dan menyelamatkan 400 orang yang melakukan pelarian dan perlawanan itu. Pada dini hari 15 Oktober 1945, sebanyak 2.000 orang mantan pasukan Jepang memasuki Kota Semarang dan pecah lah pertempuran antara pasukan Jepang dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Lima Hari di Semarang. 
Akhir dari pertempuran terjadi pada tanggal 20 Oktober 1945 melalui mediasi antara Indonesia diwakili oleh Mr. Kasman Singodimedjo dan Mr. Sartono, pihak Jepang diwakili Kolonel Nomura dan pihak Sekutu oleh Brigjen Bethel. 
Dengan begitu, dipahami bahwa Pertempuran Lima Hari di Semarang merupakan pertempuran antara masyarakat Indonesia dengan pihak Jepang yang terjadi dari 15-20 Oktober 1945, adapun bukti fisik pertempuran ini diabadikan dalam Tugu Muda di Simpang Lima, Kota Semarang.

0

Roboguru

Pertempuran Surabaya Perlawanan Supriyadi di Blitar Pertempuran Medan Area Pertempuran Laut Arafuru Pertempuran Lima Hari di Semarang Beberapa konfrontasi dan pertempuran di atas yang terjadi an...

Pembahasan Soal:

Revolusi Nasional Indonesia/ revolusi fisik adalah sebuah konflik bersenjata dan pertentangan diplomasi antara Republik Indonesia yang baru lahir melawan Kerajaan Belanda yang dibantu oleh pihak Sekutu, diwakili oleh Inggris. Rangkaian peristiwa ini terjadi mulai dari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 hingga pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Kerajaan Belanda pada 29 Desember 1949. Beberapa contoh revolusi fisik diantaranya : Pertempuran lima hari di Semarang, Pertempuran Ambarawa, peristiwa Bandung Lautan Api,  Pertempuran 10 November di Surabaya, pertempuran Medan Area, serangan umum 1 Maret di Yogyakarta, pertempuran Margarana. 

Dengan demikian, beberapa konfrontasi dan pertempuran di atas yang terjadi antara Indonesia dengan Belanda yang menandai Revolusi Fisik diantaranya adalah pertempuran Surabaya, pertempuran Medan Area, pertempuran Lima Hari di Semarang.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved