Roboguru

Perkembangan taraf kehidupan manusia purba pada awalnya masih dalam taraf food gathering sebab

Pertanyaan

Perkembangan taraf kehidupan manusia purba pada awalnya masih dalam taraf food gathering sebab

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Manusia purba sangat bergantung dengan alam (jadi mereka mendapatkan makanan yang memang bersumber dari alam), contohnya adalah banteng, badak, dan hewan lainnya. Karena pada masa ini mereka belum tahu cara untuk menghasilkan makanan, maka masa ini disebut sebagai food gathering (masa mengumpulkan makanan). Selain itu, perkakas atau alat yang digunakan (apalagi untuk mendapatkan hewan), masih sangat kasar (belum diasah) dan diambil langsung dari alam. Contoh perkakasnya adalah alat-alat serpih, alat-alat yang terbuat dari tulang, dan perkakas lainnya. Ciri-ciri kehidupan manusia purba pada masa food gathering adalah mendapatkan makanan langsung dari alam, menggunakan perkakas atau alat yang langsung diambil dari alam (tidak diasah terlebih dahulu), memiliki pencaharian yaitu berburu dan mengumpulkan makanan yang diambil langsung dari alam, hidup secara berkelompok dan tinggal di gua, dan hidup dengan berpindah-pindah (nomaden).

Dengan demikian, perkembangan taraf kehidupan manusia purba pada awalnya masih dalam taraf food gathering sebab pola pikirnya masih rendah, manusia pada zaman itu hanya bertujuan untuk bertahan hidup dengan cara makan apapun yang tersedia di alam, belum bisa membuat alat pertanian/belum mengetahui teknik budidaya tanaman.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Penyebab manusia purba hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain adalah…

Pembahasan Soal:

Manusia zaman Pra-aksara mula-mula hidup dengan cara berburu dan meramu. Hidup mereka umumnya masih tergantung pada alam. Untuk mempertahankan hidupnya mereka menerapkan pola hidup nomaden atau berpindah-pindah tergantung dari bahan makanan yang tersedia.  Daerah yang ditempati manusia pra-aksara adalah daerah yang banyak menyediakan bahan makanan dalam jumlah yang cukup dan mudah memperolehnya. Daerah tersebut juga banyak dikunjungi oleh binatang, oleh karena itu manusia pra aksara mudah untuk berburu binatang. Manusia yang hidup pada zaman berburu dan mengumpulkan ini diperkirakan semasa dengan zaman Paleolithikum. Secara geografis pada zaman ini masih banyak tergantung pada kondisi alam sekitar. Manusia kadang harus menyesuaikan diri dan bertahan hidup sesuai dengan kondisi lingkungannya. Daerah padang rumput, sungai dan danau merupakan tempat-tempat ideal bagi manusia pra-aksara, karena disitulah akan tersedia air dan bahan makanan yang berlimpah sepanjang tahun.

Pada zaman itu, manusia pra-aksara menempati tempat tinggal sementara di gua-gua payung yang dekat dengan sumber makanan seperti siput, kerang, ikan, air dan lain-lain. Sedangkan untuk sumber penerangan mereka menggunakan api yang diperoleh dengan cara mebenturkan sebuah batu dengan batu sehingga menimbulkan percikan api dan membakar bahan-bahan yang mudah terbakar seperti serabut kelapa kering, lumut kering, rumput kering.  Masa manusia purba berburu dan meramu itu sering disebut dengan masa Food gathering. Mereka hanya mengumpulkan dan menyeleksi makanan karena belum dapat mengusahakan jenis tanaman untuk dijadikan bahan makanan. Dalam perkembangannya mulai ada sekelompok manusia purba yang bertempat tinggal sementara, misalnya di gua-gua, atau di tepi pantai. Peralihan Zaman Mesolitikum ke Neolitikum menandakan adanya revolusi kebudayaan dari food gathering menuju food producing dengan Homo Sapiens sebagai pendukungnya. Mereka tidak hanya mengumpulkan makanan tetapi mencoba memproduksi makanan dengan menanam. Kegiatan bercocok tanam dilakukan ketika mereka sudah mulai bertempat tinggal, walaupun masih bersifat sementara. Mereka melihat biji-bijian sisa makanan yang tumbuh di tanah setelah tersiram air hujan. Pelajaran inilah yang kemudian mendorong manusia purba untuk melakukan cocok tanam.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka jawabannya adalah E.

0

Roboguru

Berdasarkan lokasi, dapat disimpulkan bahwa nenek moyang lebih suka tinggal di daerah...

Pembahasan Soal:

Ada dua karakter khas hunian manusia purba, yaitu kedekatan dengan sumber air dan adanya kehidupan di alam terbuka. Karakter hunian manusia purba yang berdekatan dengan sumber air contohnya adalah situs-situs purba di sepanjang aliran Bengawan Solo (Sangiran, Sambungmacan, Trinil, Ngawi, dan Ngandong). Kondisi ini disebabkan air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup. Air merupakan sumber kehidupan. Keberadaan air pada suatu lingkungan mengundang hadirnya berbagai binatang untuk hidup di sekitarnya. Sehingga semakin dekat dengan sumber air, maka sumber makanan juga semakin berlimpah. Melalui sungai manusia dapat melakukan mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya.

Jadi, jawabannya adalah C.

0

Roboguru

Zaman hidup baru yang berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba adalah jaman ....

Pembahasan Soal:

Periode Neozoikum berlangsung sekitar 60.000.000 tahun lalu dan terbagi atas 2 zaman, yakni zaman Tersier dan zaman Kwarter. Zaman Tersier terbagi menjadi lima kala yakni Kala Palaeosen (munculnya mamalia yang belum kompleks), Kala Eosen (punahnya mamalia purba), Kala Oligosen (lautan menyempit), Kala Meosen (padang rumput semakin meluas), dan Kala Pliosen (suhu bumi semakin dingin). Sedangkan zaman Kwarter yang terjadi 1,5 juta tahun yang lalu sampai saat ini terbagi menjadi dua yakni Kala Pleitosen dan Kala Holosen. Periode Pleistosen diperkirakan terjadi pada 600.000 tahun lalu dan terbagi menjadi Pleistosen atas, Pleistosen tengah, dan Pleistosen bawah. Pada periode ini kehidupan manusia purba telah ada. Salah satu manusia purba tersebut adalah Homo sapiens.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. 

0

Roboguru

Mengapa manusia purba itu banyak yang tinggal di tepi sungai?

Pembahasan Soal:

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, ada kecenderungan ditemukannya manusia purba menghuni lingkungan di pinggir sungai. Beberapa contoh yang menunjukkan pola hunian seperti itu adalah situs-situs purba di sepanjang aliran Bengawan Solo (Sangiran, Sambungmacan, Trinil, Ngawi, dan Ngandong). Kondisi itu dapat dipahami sebab air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup. Air merupakan sumber kehidupan. Keberadaan air pada suatu lingkungan mengundang hadirnya berbagai binatang untuk hidup di sekitarnya. Sehingga semakin dekat dengan sumber air, maka sumber makanan juga semakin berlimpah.

Dengan demikian alasan manusia purba tinggal di tepi sungai disebabkan oleh fungsi air yang merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup dan sumber kehidupan.

7

Roboguru

Pembukaan lahan yang dilakukan oleh nenek moyang kita dengan penebangan pohon sebenarnya termasuk kearifan lokal yang perlu dijadikan pelajaran. Bagaimana pendapat dan sikap kamu tentang pernyataan te...

Pembahasan Soal:

Pembukaan lahan yang dilakukan dengan penebangan pohon tidak masalah untuk dilakukan, asalkan tetap memperhatikan ekosistem yang ada. Pembukaan lahan akan menjadi masalah apabila dalam prosesnya dilakukan sembarangan, seperti wilayah hutan yang ditebang terlalu luas sehingga berdampak buruk pada lingkungan. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar juga sangat membahayakan karena api yang membakar hutan akan menjadi tidak terkendali. Kemudian dampak polusi yang ditimbulkan juga tidak baik bagi lingkungan. Hal tersebut juga mengancam keberadaan makhluk hidup yang tinggal di habitatnya.

Dengan demikian, pembakaran hutan untuk ladang baru boleh dilakukan asalkan tetap memperhatikan ekosistem dan pembakaran dilakukan dengan cara yang benar agar tidak membawa dampak yag buruk bagi kehidupan.space

3

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved