Roboguru

Perhatikan tujuan organisasi pergerakan nasional berikut! Memajukan perdagangan. Membantu para anggota yang mengalami kesulitan. Memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk pribumi. Memajukan kehidupan agama Islam. Tujuan tersebut merupakan tujuan dari organisasi...

Pertanyaan

Perhatikan tujuan organisasi pergerakan nasional berikut!

  1. Memajukan perdagangan.
  2. Membantu para anggota yang mengalami kesulitan.
  3. Memajukan kepentingan rohani dan jasmani penduduk pribumi.
  4. Memajukan kehidupan agama Islam.


Tujuan tersebut merupakan tujuan dari organisasi...undefined 

  1. Budi Utomo

  2. Sarekat Islam

  3. Perhimpunan Indonesia

  4. PNI

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 10 September 1912, Sarekat Dagang Islam di ubah namanya menjadi Sarekat Islam. Perubahan ini di pelopori oleh HOS Cokroaminoto. Sarekat Islam memiliki jangkauan yang lebih luas dan banyak di bandingkan dengan Sarekat Dagang Islam. Itu sebabnya, karena hanya berfokus pada masalah dagang semata, maka di ubahlah tujuan organisasi tersebut. Sarekat Islam sendiri di dirikan oleh H. Samanhudi di Solo. Tujuannya adalah untuk memajukan agama, dan untuk memperkuat diri bagi golongan pedagang-pedagang Indonesia terhadap pedagang-pedagang Cina.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.space space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Freelancer6

Terakhir diupdate 06 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan rangkaian kongres nasional Sarekat Islam beserta hasil yang disepakati dalam setiap kongres tersebut.

Pembahasan Soal:

Sarikat Islam merupakan organisasi yang dibentuk untuk menyatukan pera pedagang Islam di Indonesia agar bersatu sehingga dapat bersaing dengan pedagang dari negara lain karena pada waktu itu kebijakan pemerintah Belanda merugikan pedagang Islam di Indonesia. Sarikat ini didirikan oleh pengusaha bernama Haji Samanhudi pada tahun 16 oktober 1905. Sarekat Islam melakukan empat kali kongres sebagai berikut.

  1. Salah satu bentuk gerakan politik yang dilakukan oleh Sarekat Islam yaitu dilaksanakannya sebuah kongres nasional yang pertama di Bandung. Kongres tersebut diselenggarakan pada tanggal 17-24 Juni 1916 dengan dihadiri oleh sekitar 800.000 anggota SI.
    Adapun permasalahan-permasalahan yang dibahas dalam kongres nasional pertama ini diantaranya yaitu usaha pemisahan Central Sarekat Islam yang dilakukan oleh Gunawan yang juga didukung oleh Haji Samanhudi, rencana pembentukan kweekschool, pembentukan Dewan Kolonial (Koloniale Raad), particuliere landerijen (tanah pribadi), masalah pertahanan Hindia Belanda (Indie Weerbaar).
  2. Kongres nasional kedua ini diselenggarakan pada tanggal 20-27 Oktober 1917 di Batavia (Jakarta). Adapun beberapa permasalahan yang dibicarakan diantaranya yaitu permasalahan perkebunan tebu, tanah partikelir (particuliere landerijen), nasib buruh, dan masalah mengenai Volksraad (Dewan Rakyat).
  3. Kongres nasional ketiga ini dilaksanakan pada tanggal 29 September – 6 Oktober 1918 yang dihadiri oleh sekitar 87 cabang Sarekat Islam. Pada kongres nasional di Surabaya ini, permasalahan yang dibicarakan oleh para anggota dari Sarekat Islam yaitu masih bersifat sosial.
    Selain dilaksanakannya kongres nasional Central Sarekat Islam yang ketiga di Surabaya, di tahun 1918 ini pun Tjokroaminoto diangkat menjadi Dewan Rakyat (Volksraad) sebagai perwakilan dari Sarekat Islam oleh pemerintah yang ditetapkan melalui SK No. 2 pada tanggal 23 Februari 1918. Jabatan ini diterima oleh Tjokroaminoto, namun dengan meminta pendapat terlebih dahulu kepada anggota Sarekat Islam lokal Jawa dan Madura melalui pemungutan suara.
  4. Pada tahun 1919 kongres nasional diselenggarakan di Surabaya oleh Central Sarekat Islam. Kongres ini menjadi kongres nasional keempat yang dilaksanakan pada 26 Oktober – 2 November 1919. Di tahun inilah keanggotaan dari Sarekat Islam ini berada di puncaknya yaitu sekitar 2,5 juta anggota. Dalam kongres nasional yang keempat ini permasalahan pokok yang dibicarakan yaitu mengenai organisasi sentral kaum buruh yang sedikit banyaknya telah dipengaruhi oleh Sarekat Islam cabang Semarang yang termasuk ke dalam golongan sosialis-revolusioner.
    Hasil dari kongres CSI pada tahun 1919 ini bisa dilihat dari munculnya beberapa serikat sekerja diantaranya yaitu Sarekat Sekerja Pabrik Gula, Sarekat Sekerja Pegadaian, dan Sarekat Sekerja Kereta Api. Ketiga kumpulan sarekat sekerja ini tergabung dalam suatu ikatan federasi yang dinamakan Revolusioner Sosialistische Vakcentrale. Kemudian perkumpulan ini berganti nama menjadi Persatuan Pergerakan Kaum Buruh (PPKB) yang didirikan pada 15 Desember 1919.

Dengan demikian, Sarekat Islam melakukan empat kali kongres nasional yang dilaksanakan di empat tempat berbeda.

  • Kongres pertama diadakan di Bandung menghasilkan rencana pembentukan kweekschool, pembentukan Dewan Kolonial (Koloniale Raad), particuliere landerijen (tanah pribadi), masalah pertahanan Hindia Belanda (Indie Weerbaar).
  • Kongres kedua di Batavia (Jakarta) menghasilkan penanganan permasalahan perkebunan tebu, tanah partikelir (particuliere landerijen), nasib buruh, dan masalah mengenai Volksraad (Dewan Rakyat).
  • Kongres ketiga di Surabaya menghasilkan pengangkatan Tjokroaminoto menjadi Dewan Rakyat (Volksraad) sebagai perwakilan dari Sarekat Islam oleh pemerintah yang ditetapkan melalui SK No. 2 pada tanggal 23 Februari 1918.
  • Kongres keempat di Surabaya menghasilkan kemunculan beberapa serikat sekerja diantaranya yaitu Sarekat Sekerja Pabrik Gula, Sarekat Sekerja Pegadaian, dan Sarekat Sekerja Kereta Api menjadi satu dalam Persatuan Pergerakan Kaum Buruh (PPKB).

0

Roboguru

Tujuan H.O.S Cokroaminoto mengubah Sarekat Dagang Islam menjadi Sarekat Islam adalah ...

Pembahasan Soal:

Sarekat Dagang Islam merupakan organisasi dagang pribumi yang dibentuk oleh Samanhudi untuk menandingi perdagangan etnis Tionghoa. Pada tahun 1912, H.O.S. Cokroaminoto mengubah Sarekat Dagang Islam menjadi Sarekat Islam yang bertujuan agar keanggotaan organisasi tidak hanya terbatas pada golongan pedagang, namun juga terbuka bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Dalam perkembangannya, Sarekat Islam berubah menjadi organisasi politik yang turut memperjuangkan hak-hak pribumi atas penindasan Belanda. 

Dengan demikian, tujuan Cokroaminoto mengubah Sarekat Dagang Islam menjadi Sarekat Islam agar keanggotaan organisasi tidak hanya terbatas pada golongan pedagang, namun juga terbuka bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

0

Roboguru

Sarekat Islam dapat dikatakan sebagai organisasi massa pertama dengan ideologi Islam yang awalnya bernama Sarekat Dagang Islam didirikan untuk menjadi wajah bagi . . . .

Pembahasan Soal:

Tujuannya untuk menghadapi persaingan dalam bidang perdagangan, terutama dengan orang-orang Tionghoa. Organisasi yang berdiri dengan latar belakang masalah sosial dan ekonomi ini berkembang dengan pesat ketika H.0.S. Tjokroaminoto menjadi pimpinannya.

0

Roboguru

Taktik perjuangan Sarekat Islam ...

Pembahasan Soal:

Sarekat Dagang Islam (SDI) merupakan permulaan kelahiran Sarekat Islam (SI). SDI sendiri dibentuk pada 16 Oktober 1905 oleh Haji Samanhudi dengan tujuan awal adalah keseimbangan perekonomian. Pada awalnya, SDI dibentuk sebagai perlawanan terhadap para pedagang Tiongkok yang memonopoli perdagangan batik. Akan tetapi, pada tahun 1912 ketika H.O.S Cokroaminoto menjadi ketua, Sarekat Dagang Islam (SDI) berubah nama menjadi Sarekat Islam (SI). Dengan perubahan nama ini, maka berubah juga corak dari yang semula sebatas perdagangan,kemudian menjadi organisasi yang memiliki haluan anti penjajahan dan kolonialisme dengan Islam sebagai landasan.

Meskipun tidak tertera gerakan politik dalam anggaran dasarnya, pemerintah kolonial merasa khawatir dengan jumlah anggota SI yang banyak sebab terbuka untuk umum dengan tujuan ekonomi. Pemerintah kolonial merasa khawatir apabila SI ini bertindak terhadap penindasan secara ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. Dalam perkembangannya kemudian, ketika pemerintah memperbolehkan berdirinya gerakan politik pada tahun 1916, SI mulai memasuki gelanggang politik dengan cara mengirim utusan ke Volksraad (Dewan  Perwakilan Rakyat). Volksraad adalah lembaga perwakilan Belanda yang beranggotakan dari para tokoh-tokoh dari berbagai organisasi pergerakan. Ketika itu, perwakilan SI menyuarakan kepentingan politik demi kebebasan penjajahan, namun usulan tersebut ditolak.

Maka dipahami bahwa strategi Sarekat Islam adalah moderat, yakni kerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan SI dalam Volksraad sebagai lembaga buatan Belanda. 

0

Roboguru

Organisasi Sarekat Islam adalah sebuah bentuk respon dalam bidang politik terhadap kolonialisme dan imperialisme Belanda di Indonesia, namun demikian, Sarekat Islam memiliki akar organisasi yang bermo...

Pembahasan Soal:

Sarekat Dagang Islam yang kemudian menjadi Sarekat Islam (SI) berdiri. SI mulanya dibentuk untuk melawan persaingan dagang dengan China. Perannya meluas setelah dipimpin H.O.S Cokroaminoto. SI menjadi salah satu gerakan bumi putera pertama yang membangkitkan kesadaran nasional untuk melawan kolonialisme Belanda. SI pertama kali didirikan oleh saudagar Muslim kaya asal Surakarta, Haji Samanhudi. Sejak awal berdiri, SI punya tiga prinsip utama. Pertama berdasarkan asas agama Islam, kedua kerakyatan, dan ketiga ekonomi. Latar belakang asas ekonomi menjadi salah satu prioritas karena pada masa itu Belanda memberikan fasilitas dan monopoli perdagangan kepada orang China. Mereka mempunyai kedudukan sebagai warga negara kelas dua atau yang dikenal dengan istilah Vreemde Oorterlingen (golongan timur asing).  Fasilitas dan monopoli yang diterima orang-orang China tidak didapatkan para pedagang Bumiputra. Akibatnya penguasaha-pengusaha bumi putra tidak mampu bersaing dengan pengusaha-pengusaha Cina. Melihat realitas tersebut, Samanhudi dan Cokroaminoto tergerak untuk menghadapi monopoli pedagang China. Mereka merasa seluruh potensi nasional khususnya orang Islam harus dikerahkan untuk mempertahankan hak dan martabat bangsa Indonesia.  Pada tahun 1912 sempat terjadi perdebatan antara Haji Samanhudi dan Tjokroaminoto mengenai langkah selanjutnya dari SI. Namun setelah itu Samanhudi yang lebih disibukkan dengan kegiatan perdagangan  kemudian menyerahkan tampuk pimpinan kepada Cokroaminoto. Sejak saat itulah cakupan SI meluas. Cokroaminoto melihat ruang lingkup organisasi ini terlalu sempit. Oleh karenanya ia bertekad untuk merangkul seluruh kaum Bumiputra Hindia Belanda dengan tujuan menentang praktik kolonialisme Belanda, yang berlandaskan semangat Pan-Islamisme.

Dengan demikian Sarekat Islam memiliki akar organisasi yang bermotif ekonomi, karena pada masa itu Belanda memberikan fasilitas dan monopoli perdagangan kepada orang China.space space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved