Roboguru

Perhatikan tokoh di bawah!   Peran tokoh tersebut dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah ....

Pertanyaan

Perhatikan tokoh di bawah!

 

Peran tokoh tersebut dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah .... 

Pembahasan Soal:

Tokoh pada gambar soal di atas adalah Ahmad Soebardjo. Pada masa menjelang proklamasi kemerdekaan, terdapat ketegangan antara 2 golongan, yakni golongan tua dan golongan muda. Pada tanggal 16 Agustus 1945, golongan muda yang dipelopori oleh Wikana dan Soekarni menculik Soekarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok. Ahmad Soebardjo berperan dalam menjemput Soekarno dan Moh. Hatta untuk kembali ke Jakarta dan menyusun proklamasi kemerdekaan. Hal tersebut dikarenakan jabatan atau posisi Ahmad Soebardjo sebagai penasehat dalam PPKI. Pada saata penyusunan naskah proklamasi di kediaman Laksamana Maeda, Ahmad Soebardjo berperan dalam mengusulkan kalimat "Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia".

Dengan demikian, Ahmad Soebardjo berperan sebagai penasehat PPKI serta pencetus kalimat  "Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia" dalam teks proklamasi. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebutkan 5 tokoh Nasional dan masing masing perannya dalam persiapan kemerdekaan Indonesia

Pembahasan Soal:

Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia melibatkan beberapa tokoh di dalamnya.  Masing-masing dari tokoh tersebut juga memiliki peranan penting, diantaranya adalah:

  1. Ir.Soekarno dengan perannya: penyusun teks proklamasi, penulis tek proklamasi dengan tangan, pembaca teks proklamasi, menandatangi teks proklamasi bersama Drs.Moh.Hatta atas nama bangsa Indonesia.
  2. Drs.Mohammad Hatta dengan perannya: penyusun teks proklamasi Pemberi ide kalimat teks proklamasi "hal-hal tentang pemindahan kekuasaan dan lain-lain dilaksanakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya". Menandatangi teks proklamasi bersama Soekarno atas nama bangsa Indonesia
  3. Achmad Soebardjo dengan perannya: membebaskan Soekarno dan Hatta dari Rengasdengklok Penyusunan teks proklamasi Pemberi idel kalimat pada teks proklamasi "kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia".
  4. Sayuti Melik dengan perannya: berjasa mengetik naskah Proklamasi
  5. Sukarni dengan perannya: pemuda yang menjadi tokoh sentral peristiwa Rengasdengklok dan mendesak Soekarno-Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Dengan demikian, golongan tua dan golongan muda masing-masing memiliki perang dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

 

0

Roboguru

Ahmad Subardjo dalam keanggotaan PPKI berperan sebagai ....

Pembahasan Soal:

Susunan awal anggota PPKI adalah sebagai berikut.

  • Ir. Sukarno (Ketua).
  • Drs. Moh. Hatta (Wakil Ketua).
  • Prof. Mr. Dr. Supomo (anggota).
  • KRT Radjiman Wedyodiningrat (anggota).
  • R. P. Soeroso (anggota).
  • Soetardjo Kartohadikoesoemo (anggota).
  • Kiai Abdoel Wachid Hasjim (anggota).
  • Ki Bagus Hadikusumo (anggota).
  • Otto Iskandardinata (anggota).
  • Abdoel Kadir (anggota).
  • Pangeran Soerjohamidjojo (anggota).
  • Pangeran Poerbojo (anggota).
  • Dr. Mohammad Amir (anggota).
  • Mr. Abdul Abbas (anggota).
  • Teuku Mohammad Hasan (anggota).
  • Dr. GSSJ Ratulangi (anggota).
  • Andi Pangerang (anggota).
  • A.A. Hamidhan (anggota).
  • I Goesti Ketoet Poedja (anggota).
  • Mr. Johannes Latuharhary (anggota).
  • Drs. Yap Tjwan Bing (anggota).

Selanjutnya tanpa sepengetahuan Jepang, keanggotaan bertambah 6, yaitu sebagai berikut.

  1. Ahmad Subardjo (Penasihat).
  2. Sayuti Melik (anggota).
  3. Ki Hadjar Dewantara (anggota).
  4. R.A.A. Wiranatakoesoema (anggota).
  5. Kasman Singodimedjo (anggota).
  6. Iwa Koesoemasoemantri (anggota).

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Ketegangan di Rengasdengklok dapat diakhiri setelah....

Pembahasan Soal:

Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945. Peristiwa ini merujuk pada peristiwa penculikan Ir. Soekarno dan Moh. haatta ke Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Perculikan tersebut dilakukan oleh kalangan pemuda untuk mempercepat tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Penyebab utama Peristiwa Rengasdengklok adalah perbedaan sikap antara kalangan tua dan muda. Perbedaan tersebut mengenai kapan waktu yang tepat untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Perbedaan tersebut muncul atas reaksi terhadap kekalahan Jepang saat melawan Sekutu.
Akhirnya perbedaan Peristiwa Rengasdengklok bisa selesai setelah perwakilan kalangan tua yaitu Ahmad Subarjo dan perwakilan kalangan muda yaitu Wikana mencapai kesepakatan mengenai waktu pelaksanaan waktu proklamasi kemerdekaan, yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Ahmad Soebardjo adalah salah satu tokoh penting dalam peristiwa Proklamasi. Peran Soebardjo dalam peritiwa Proklamasi adalah….

Pembahasan Soal:

Ahmad Subarjo dapat dianggap sebagai salah satu orang yang dimana memiliki peranan yang sangat penting dalam masa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dan menjalankan berbagaimacam kebijakan yang dimana dilakukan olehnya disaat ia akan menjadi seorang Menteri Luar Negeri Pertama Republik Indonesia. Berikut ini 4 peran Ahmad Subarjo dalam peristiwa proklamasi

  1. Ahmad Subarjo adalah orang yang dimana dipilih sebagai anggota dari BPUPKI. Ahmad Subarjo diangkat oleh Gunseikanbu yang dimana ia mendapatkan status keanggotaan tersebut dikarenakan ia adalah orang yang memiliki sebuah pengalaman kerja yang dimana dilakukanya untuk Laksamana Muda Maeda.
  2. Ahmad Subarjo adalah orang yang menyumbangkan buah pemikirannya dalam pembentukan dari dasar negara bagi Republik Indonesia. Ahmad Subarjo sebagai orang yang dimana memiliki sebuah pengaruh yang besar, kemudian Ia juga sebagai seorang yang dimana mampu menjadi orang yang memberikan berbagai macam pemikiran yang dimana berguna untuk menyusun dasar negara. Sebagaimana contohnya adalah ketika disaat melakukan perancangan konstitusi bagi Republik Indonesia, Ahmad Subarjo memiliki sebuah pendapat untuk tidak hanya meniru konstitusi yang dimana dimiliki oleh negara lain dan diimplementasikannya di Indonesia. Tetapi sebuah kosntitusi ada baiknya untuk menjadi sesuatu yang dimana akan menjadi sebuah pandangan hidup bagi sebuah negara dan sebaiknya juga memiliki sebuah pandangan yang dimana mengenai kehidupan dan juga dunia ini. Kemudian, dari hal tersebutlah BPUPKI menjadikan pendapatan yang diberikan oleh Ahmad Subarjo sebagai sebuah bahan dari pertimbangan untuk melakukan sidang BPUPKI dalam kegiatan untuk mencari sebuah dasar negara.
  3. Membujuk Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya sebagai tempat menyusun naskah proklamasi. Dikarenakan pangkat dari Laksamana Muda Maeda yang tinggi, hal tersebut membuat pihak dari tentara Angkatan Darat Jepang sendiri tidak akan memiliki kuasa untuk masuk ke dalam rumah tersebut yang dimana kemudian membuat Soekarno dan Hatta akan lebih terjamin keselamatannya.
  4. Ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri Pertama di Indonesia. Setelah melakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia yang dimana dilakukan pada tanggal 17 Agustus 1945 membuat Ahmad Subarjo sebagai orang yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno untuk menjjadi Menteri Luar Negeri Pertama di Indonesia yang dimana tugasnya adalah untuk meyakinkan sekutu bahwa Indonesia telah merdeka dan melucuti senjata Jepang.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Peran Sukarno, Mohammad Hatta, Radjiman Widyodiningrat, dan Ahmad Subardjo di sekitar proklamasi. Namun kita juga harus menyadari bahwa selain nama-nama yang disebutkan tadi, sebenarnya ada banyak nam...

Pembahasan Soal:

Sayuti Melik adalah pemuda inspiratif yang lahir dengan nama Muhammad Ibnu Sayuti pada tanggal 22 November 1908 di Sleman. Ayahnya bernama Partoprawito yang merupakan Kepala Desa di Sleman dan Ibunya bernama Sumilah.  Sayuti Melik juga masuk dalam enam orang yang baru ditambahkan tanpa sepengetahuan Jepang pada Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk 7 Agustus 1945 dan diketuai oleh Ir. Soekarno. Sayuti Melik juga termasuk dalam kelompok Menteng 31, yang berperan dalam penculikan Sukarno dan Hatta pada 16 Agustus 1945. Dimana penculikan bertujuan agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Dalam penyusunan naskah Proklamasi, Sayuti memberi gagasan, yakni agar teks Proklamasi ditandatangani Bung Karno dan Bung Hatta saja, atas nama bangsa Indonesia. Usulnya diterima dan Bung Karno pun segera memerintahkan Sayuti untuk mengetiknya. Ia mengubah kalimat "Wakil-wakil bangsa Indonesia" menjadi "Atas nama bangsa Indonesia".

Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Maret 1896 – meninggal di Jakarta, 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun) adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, dan seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Ia adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Achmad Soebardjo memiliki gelar Meester in de Rechten, yang diperoleh di Universitas Leiden Belanda pada tahun 1933. Semasa masih menjadi mahasiswa, Soebardjo aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui beberapa organisasi seperti Jong Java dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belanda. Pada bulan Februari 1927, ia pun menjadi wakil Indonesia bersama dengan Mohammad Hatta dan para ahli gerakan-gerakan Indonesia pada persidangan antarbangsa "Liga Menentang Imperialisme dan Penindasan Penjajah" yang pertama di Brussels dan kemudiannya di Jerman. Pada persidangan pertama itu juga ada Jawaharlal Nehru dan pemimpin-pemimpin nasionalis yang terkenal dari Asia dan Afrika.[3] Sewaktu kembalinya ke Indonesia, ia aktif menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan kemudian Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Dengan demikian, Sayuti Melik adalah Panitia anggota Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dan yang mengetik teks proklamasi sedangkan Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo, ia aktif menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), dan kemudian Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved