Roboguru

Perhatikan senyawa-senyawa berikut! Fosfor triklorida Bismut (III) iodida Magnesium oksalat Kromium (III) oksida Timbal (IV) hidroksida Tembaga (II) karbonat Kelompok senyawa yang termasuk senyawa poliatom ditunjukkan oleh angka....

Pertanyaan

Perhatikan senyawa-senyawa berikut!

  1. Fosfor triklorida
  2. Bismut (III) iodida
  3. Magnesium oksalat
  4. Kromium (III) oksida
  5. Timbal (IV) hidroksida
  6. Tembaga (II) karbonat

Kelompok senyawa yang termasuk senyawa poliatom ditunjukkan oleh angka....space

  1. 1,3,4space

  2. 2,4,5space

  3. 3, 5, 6space

  4. 4,5,6space

  5. 1,2,3space

Pembahasan Soal:

Senyawa poliatom merupakan senyawa yang dibentuk dari ion poliatomik, yaitu ion yang terdiri dari dua atau lebih atom yang terikat secara kovalen atau kompleks logam yang dapat dianggap berperan sebagai satu unit tunggal. Awalan poli – berarti “banyak”  dalam bahasa Yunani.

Untuk mengetahui senyawa poliatomik, ditentukan dari rumus senyawanya :

  1. Fosfor triklorida : P Cl subscript 3 (biner)
  2. Bismut (III) iodida : Bi I subscript 3 (biner)
  3. Magnesium oksalat :Mg C subscript 2 O subscript 4 (poliatom)
  4. Kromium (III) oksida : Cr subscript 2 O subscript 3 (biner)
  5. Timbal (IV) hidroksida : Pb open parentheses O H close parentheses subscript 4 (poliatom)
  6. Tembaga (II) karbonat : Cu C O subscript 3 (poliatom)

Senyawa yang termasuk senyawa poliatom ditunjukkan oleh angka 3,5 dan 6.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Lubis

Mahasiswa/Alumni Universitas Sumatera Utara

Terakhir diupdate 21 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Lengkapi tabel berikut!

Pembahasan Soal:

Senyawa ionik terbentuk dari gaya tarik menarik antara kation (ion positif) dan anion (ion negatif). Kebanyakan senyawa ionik merupakan senyawa biner, yaitu senyawa yang terbentuk dari hanya dua unsur. Untuk senyawa ionik biner, penamaan dimulai dari kation logam kemudian diikuti anion nonlogam dan diberi akhiran "-ida". Untuk kation yang memiliki lebih dari 1 muatan (bilangan oksidasi), diberi keterangan angka romawi di tengahnya sesuai besarnya muatan.
 

Seng klorida dapat dirumuskan dengan Zn Cl subscript 2. Seng klorida dapat teroin menjadi:
 

Zn Cl subscript 2 yields Zn to the power of 2 plus sign and 2 Cl to the power of minus sign
 

Kalsium iodida dapat dirumuskan dengan Ca I subscript 2. Kalsium iodida dapat teroin menjadi:
 

Ca I subscript 2 yields Ca to the power of 2 plus sign and 2 I to the power of minus sign
 

Natrium oksida dapat dirumuskan dengan Na subscript 2 O. Natrium oksida dapat teroin menjadi:
 

Na subscript 2 O yields 2 Na to the power of plus sign and O to the power of 2 minus sign
 

Aluminium nitrat dapat dirumuskan dengan Al open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3. Aluminium nitrat dapat teroin menjadi:
 

Al open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3 yields Al to the power of 3 plus sign plus 3 N O subscript 3 to the power of minus sign
 

Besi(II) klorat dapat dirumuskan dengan Fe open parentheses Cl O subscript 3 close parentheses subscript 2.Besi(II) klorat dapat teroin menjadi:
 

Fe open parentheses Cl O subscript 3 close parentheses subscript 2 yields Fe to the power of 2 plus sign plus 2 Cl O subscript 3 to the power of minus sign
 

Kalsium fosfat dapat dirumuskan dengan Ca subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2. Kalsium fosfat dapat teroin menjadi:
 

Ca subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2 yields 3 Ca to the power of 2 plus sign plus 2 P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent
 

Amonium fosfit dapat dirumuskan dengan open parentheses N H subscript 4 close parentheses subscript 3 P O subscript 3. Amonium fosfit dapat teroin menjadi:
 

open parentheses N H subscript 4 close parentheses subscript 3 P O subscript 3 yields 3 N H subscript 4 to the power of plus plus P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent
 

Tembaga(II) sulfat dapat dirumuskan dengan Cu S O subscript 4. Tembaga(II) sulfat dapat teroin menjadi:
 

Cu S O subscript 4 yields Cu to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent
 

Maka, informasi untuk melengkapi tabel tersebut sebagai berikut.

  1. Kation: Zn to the power of 2 plus sign; Anoim: Cl to the power of minus sign; Rumus senyawa: Zn Cl subscript 2
  2. Kation: Ca to the power of 2 plus sign; Anoim: I to the power of minus sign; Rumus senyawa: Ca I subscript 2
  3. Kation: Na to the power of plus sign; Anoim: O to the power of 2 minus sign; Rumus senyawa: Na subscript 2 O
  4. Kation: Al to the power of 3 plus sign; Anoim: N O subscript 3 to the power of minus sign; Rumus senyawa: Al open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3
  5. Kation: Fe to the power of 2 plus sign; Anoim: Cl O subscript 3 to the power of minus sign; Rumus senyawa: Fe open parentheses Cl O subscript 3 close parentheses subscript 2
  6. Kation: Ca to the power of 2 plus sign; Anoim: P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent; Rumus senyawa: Ca subscript 3 open parentheses P O subscript 4 close parentheses subscript 2
  7. Kation: N H subscript 4 to the power of plus; Anoim: P O subscript 3 to the power of 3 minus sign end exponent; Rumus senyawa: open parentheses N H subscript 4 close parentheses subscript 3 P O subscript 3
  8. Kation: Cu to the power of 2 plus sign; Anoim: S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent; Rumus senyawa: Cu S O subscript 4

0

Roboguru

Tulislah rumus senyawa di bawah ini

Pembahasan Soal:

Rumus umum penulisan senyawa biner dari kation dan anion adalah

A to the power of x plus end exponent plus B to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y B subscript x

Sedangkan rumus umum penggabungan kation dan anion pada senyawa poliatom adalah

A to the power of x plus end exponent plus B C to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y open parentheses B C close parentheses subscript x

  1. Alumunium bromide
    ion alumunium = Al to the power of 3 plus sign 
    ion bromide = Br to the power of minus sign
    Rumus kimia = Al to the power of 3 plus sign and Br to the power of minus sign yields Al Br subscript 3
     
  2. Alumunium karbonat
    Ion alumunium = Al to the power of 3 plus sign
    ion karbonat = C O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent
    Rumus kimia = Al to the power of 3 plus sign plus C O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent yields Al subscript 2 open parentheses C O subscript 3 close parentheses subscript 3
     
  3. Alumunium arsenit
    Ion alumunium = Al to the power of 3 plus sign
    ion arsenit = As O subscript 3 to the power of 3 minus sign end exponent
    Rumus kimia = Al to the power of 3 plus sign plus As O subscript 3 to the power of 3 minus sign end exponent yields Al As O subscript 3
     
  4. Rubidium klorida
    ion kalsium = Rb to the power of plus sign
    ion klorida = Cl to the power of minus sign
    Rumus kimia = Rb to the power of plus sign and Cl to the power of minus sign yields Rb Cl
     
  5. Fransium sulfite
    Ion fransium = Fr to the power of plus sign
    Ion sulfite = S O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent
    Rumus kimia = Fr to the power of plus sign plus S O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent yields Fr subscript 2 S O subscript 3

Dengan demikian, tabel rumus kimianya adalah 

0

Roboguru

Lengkapi tabel berikut:

Pembahasan Soal:

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion nonlogam atau suatu anion poliatom. Pembentukan rumus kimia dari senyawa ion adalah :

begin mathsize 14px style A subscript x B subscript y yields xA to the power of y plus end exponent plus yB to the power of x minus sign end exponent end style

Rumus kimia/ senyawa yang terbentuk dari kation dan anion pada tabel di atas, sebagai berikut :

begin mathsize 14px style a right parenthesis space Na to the power of plus sign space space space space right parenthesis cross times 1 space space space space N O subscript 3 to the power of minus sign space right parenthesis cross times 1 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Na N O subscript 3 end style

begin mathsize 14px style b right parenthesis space Fe to the power of 2 plus sign space space space right parenthesis cross times 1 space space space space N O subscript 3 to the power of minus sign space space right parenthesis cross times 2 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Fe open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style

begin mathsize 14px style c right parenthesis space Al to the power of 3 plus sign space space space space right parenthesis cross times 1 space space space space N O subscript 3 to the power of minus sign space space right parenthesis cross times 3 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Al open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3 end style

begin mathsize 14px style d right parenthesis space Na to the power of plus sign space space space space right parenthesis cross times 2 space space space space S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent space right parenthesis cross times 1 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Na subscript 2 S O subscript 4 end style

begin mathsize 14px style e right parenthesis space Fe to the power of 2 plus sign space space space space right parenthesis cross times 1 space space space space S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent space space right parenthesis cross times 1 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Fe S O subscript 4 end style 

begin mathsize 14px style f right parenthesis space Na to the power of plus sign space space space space space right parenthesis cross times 3 space space space space P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent space right parenthesis cross times 1 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Na subscript 3 P O subscript 4 end style

begin mathsize 14px style g right parenthesis space Al to the power of 3 plus sign space space space space right parenthesis cross times 1 space space space space P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent space right parenthesis cross times 1 end style membentuk rumus senyawa : begin mathsize 14px style Al P O subscript 4 end style

Berdasarkan penjelasan di atas, maka rumus kimia pada tabel di atas adalah :

 

0

Roboguru

Lengkapi tabel berikut!

Pembahasan Soal:

Senyawa ionik terbentuk dari gaya tarik menarik antara kation (ion positif) dan anion (ion negatif). Kebanyakan senyawa ionik merupakan senyawa biner, yaitu senyawa yang terbentuk dari hanya dua unsur. Untuk senyawa ionik biner, penamaan dimulai dari kation logam kemudian diikuti anion nonlogam dan diberi akhiran "-ida". Untuk kation yang memiliki lebih dari 1 muatan (bilangan oksidasi), diberi keterangan angka romawi di tengahnya sesuai besarnya muatan.

Na subscript 2 S O subscript 4 merupakan natrium sulfat, yang dapat diuraikan sebagai berikut.
 

Na subscript 2 S O subscript 4 yields 2 Na to the power of plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent
 

Barium bromida dapat dirumuskan dengan Ba Br subscript 2. Barium bromida dapat uraikan menjadi:
 

Ba Br subscript 2 yields Ba to the power of 2 plus sign and 2 Br to the power of minus sign
 

Ion Mg to the power of 2 plus sign dan ion I to the power of minus sign dapat membentuk senyawa Mg I subscript 2 (magnesium iodida) sesuai persamaan berikut.
 

Mg to the power of 2 plus sign and 2 I to the power of minus sign yields Mg I subscript 2
 

Senyawa Fe open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3 (besi(III) nitrat) dapat terion menjadi:
 

Fe open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 3 yields Fe to the power of 3 plus sign plus 3 N O subscript 3 to the power of minus sign
 

Senyawa Zn S O subscript 4 (seng sulfat) dapat teroin menjadi:
 

Zn S O subscript 4 yields Zn to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent
 

Kalsium arsenat dapat dirumuskan dengan Ca subscript 3 open parentheses As O subscript 4 close parentheses subscript 2. Kalsium arsenat dapat teroin menjadi:
 

Ca subscript 3 open parentheses As O subscript 4 close parentheses subscript 2 yields 3 Ca to the power of 2 plus sign plus 2 As O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent
 

Maka, tabel tersebut dapat dilengkapi dengan data berikut.

  1. Anion: S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent; Nama senyawa: natrium sulfat
  2. Kation: Ba to the power of 2 plus sign; Rumus senyawa: Ba Br subscript 2
  3. Rumus senyawa: Mg I subscript 2; Nama senyawa: magnesium iodida
  4. Kation: Fe to the power of 3 plus sign; Anion: N O subscript 3 to the power of minus sign; Nama senyawa: besi(III) nitrat
  5. Kation: Zn to the power of 2 plus sign; Anion: S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent; Nama senyawa: seng sulfat
  6. Kation: Ca to the power of 2 plus sign; Anion: As O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent; Rumus senyawa: Ca subscript 3 open parentheses As O subscript 4 close parentheses subscript 2

0

Roboguru

Nama senyawa dengan rumus , , dan  berturut-turut adalah ....

Pembahasan Soal:

Pada senyawa ion, penamaan sesuai IUPAC mengikuti format: nama kation + nama anion.


begin mathsize 14px style Cu subscript 2 Si O subscript 3 yields 2 Cu to the power of plus sign and Si O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent end style 

Nama kation = tembaga(I) dan nama anion = silikat sehingga nama senyawa tersebut adalah tembaga(I) silikat.


begin mathsize 14px style open parentheses N H subscript 4 close parentheses subscript 3 P O subscript 4 end subscript yields 3 N H subscript 4 to the power of plus plus P O subscript 4 to the power of 3 minus sign end exponent end style 

Nama kation = amonium dan nama anion = fosfat sehingga nama senyawa tersebut adalah amonium fosfat.


begin mathsize 14px style H subscript 2 S subscript 2 O subscript 3 yields 2 H to the power of plus sign and S subscript 2 O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent end style 

Senyawa tersebut merupakan senyawa asam dan nama anion = tiosulfat sehingga nama senyawa tersebut adalah asam tiosulfat.


Jadi, nama senyawa begin mathsize 14px style bottom enclose Cu subscript bold 2 Si O subscript bold 3 bold comma bold space bold open parentheses N H subscript bold 4 bold close parentheses subscript bold 3 P O subscript bold 4 bold comma end enclose end style dan begin mathsize 14px style bottom enclose H subscript bold 2 S subscript bold 2 O subscript bold 3 end enclose end styleberturut-turut adalah tembaga(I) silikat, amonium fosfat, dan asam tiosulfat.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved