Roboguru

Perhatikan senyawa-senyawa berikut!   1)    2)    3)    4)    Urutan senyawa dari bilangan oksidasi  terendah adalah ....

Pertanyaan

Perhatikan senyawa-senyawa berikut!
 

1)  begin mathsize 14px style Mn O subscript 2 end style 

2)  begin mathsize 14px style Mn O end style 

3)  begin mathsize 14px style K Mn O subscript 4 end style 

4)  begin mathsize 14px style K subscript 2 Mn O subscript 4 end style 


Urutan senyawa dari bilangan oksidasi begin mathsize 14px style Mn end style terendah adalah ....undefined 

  1. 1) - 2) - 3) - 4)undefined 

  2. 2) - 1) - 4) - 3)undefined 

  3. 2) - 4) - 1) - 3)undefined 

  4. 3) - 4) - 1) - 2)undefined 

  5. 4) - 2) - 1) - 3)undefined 

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi Mn pada senyawa no:

1. Mn = +4

2. Mn = +2

3. Mn = +7

4. Mn = +6

Jadi, jawaban yang benar adalah B.undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 29 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tentukan nilai P dalam !

Pembahasan Soal:

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  2. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  3. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Untuk menentukan nilai bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style, kita dapat menggunakan ketiga aturan diatas. 

begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah senyawa netral dengan jumlah total biloks semua atom = 0.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 3 cross times biloks space H and biloks space P plus 4 cross times biloks space O end cell equals 0 row cell 3 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus biloks space P plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 3 right parenthesis plus biloks space P plus left parenthesis minus sign 8 right parenthesis end cell equals 0 row cell 3 plus biloks space P minus sign 8 end cell equals 0 row cell biloks space P end cell equals cell 0 minus sign 3 plus 8 end cell row cell biloks space P end cell equals cell plus 5 end cell end table 
 

Jadi, bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah +5.undefined 

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi dari unsur yang digaris bawahi berikut!

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah penentuan jumlah muatan negatif atau positif dari suatu atom.

Aturan bilangan oksidasi 

 Na presubscript 11 space equals space 2 comma 8 comma 1 

elektron valensi 1 artinya melepaskan 1e sehingga nilai bilangan oksidasinya +1

O presubscript 8 space equals space 2 comma 6 

elektron valensi 6 artinya menerima 2e sehingga nilai bilangan oksidasinya -2. Jika O merupakan nonperoksida.

Sekarang. tentukan nilai bilangan oksidasi dari S.

begin mathsize 14px style 2 left parenthesis biloks space Na right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis biloks space O right parenthesis equals 0 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis equals 0 2 space plus space biloks space S space minus sign space 8 equals 0 biloks space S equals plus 6 end style 


Jadi, bilangan oksidasi unsur yang digaris bawahi adalah +6.undefined  

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi tiap unsur dalam materi-materi berikutini:

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah suatu bilangan yang menunjukkan ukuran kemampuan suatu atom untuk melepas atau menangkap elektron dalam pembentukan suatu senyawa. Aturan penentuan bilangan oksidasi unsurspaceadalah:

  1. Unsur bebas mempunyai bilangan oksidasi = 0.
  2. Umumnya unsur H mempunyai bilangan oksidasi = +1, kecuali dalam senyawa hidrida, bilangan oksidasi H = –1.
  3. Umumnya unsur O mempunyai bilangan oksidasi = –2, kecuali dalam senyawa peroksida, bilangan oksidasi O = –1
  4. Unsur logam mempunyai bilangan oksidasi selalu bertanda positif. Contoh: golongan IA bilangan oksidasinya = +1, Golongan IIA bilangan oksidasinya = +2
  5. Bilangan oksidasi ion tunggal = muatannya.
  6. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa = 0.
  7. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam ion poliatom = muatan ion. 
  • Biloks N subscript 2 adalah 0 karena N subscript 2 merupakan unsur bebas.
  • Fe dapat membentuk 2 kation dengan muatan yang berbeda yaitu : Fe to the power of 2 plus sign dan Fe to the power of 3 plus sign. Jadi, tidak ada ion Fe to the power of 5 plus sign. Oleh karena itu, kemungkinan ion Fe yang dimaksud adalah Fe to the power of 2 plus sign dan Fe to the power of 3 plus sign. Ion Fe to the power of 2 plus sign dan Fe to the power of 3 plus sign memiliki biloks sama dengan muatannya yaitu +2 dan +3.

Jadi, biloks N subscript 2 adalah 0 dan ion Fe to the power of 5 plus sign tidak ada.

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi dari unsur yang digaris bawah berikut.

Pembahasan Soal:

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol (0).
  2. Bilangan oksidasi atom F yaitu -1.
  3. Atom logam selalu mempunyai bilangan oksidasi positif dengan harga yang sesuai pada nomor golongannya, kecuali dengan logam transisi yang mempunyai biloks lebih dari satu.
    - Bilangan oksidasi logam golongan I A seperti Li, Na, K yaitu +1.
    - Bilangan oksidasi logam golongan II A seperti Mg, Ca, Ba yaitu +2.
    - Bilangan oksidasi logam Al yaitu +3.
  4. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan dengan unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  5. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  6. Jumlah seluruh bilangan oksidasi atom-atom penyusun ion poliatomik sama dengan muatan ion tersebut.
  7. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Untuk menentukan bilangan oksidasi atom S dalam senyawa begin mathsize 14px style Na subscript 2 bottom enclose S O subscript 4 end style menggunakan aturan pada poin 3, 5, dan 7.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 2 cross times biloks space Na plus 1 cross times biloks space S plus 4 cross times biloks space O end cell equals 0 row cell 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus 1 cross times biloks space S plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell 2 plus biloks space S minus sign 8 end cell equals 0 row cell biloks space S end cell equals cell 0 minus sign 2 plus 8 end cell row cell biloks space S end cell equals cell plus 6 end cell end table end style 


Jadi, bilangan oksidasi atom S dalam senyawa begin mathsize 14px style Na subscript 2 bottom enclose S O subscript 4 end style adalah +6.undefined 

0

Roboguru

Tentukan biloks Fe dalam FeO!

Pembahasan Soal:

Dalam menentukan bilangan oksidasi (biloks) suatu atom, ada beberapa aturan yang harus diketahui, antara lain sebagai berikut:

  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa adalah 0
  • Bilangan oksidasi oksigen (begin mathsize 14px style O end style) dalam senyawa non-peroksida adalah -2

Sehingga,

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell open parentheses 1 cross times biloks space Fe close parentheses plus open parentheses 1 cross times biloks space O close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell open parentheses 1 cross times biloks space Fe close parentheses plus open parentheses 1 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell biloks space Fe space end cell equals cell space plus 2 end cell end table end style 

Jadi, biloks Fe dalam Fe O adalah +2.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved