Roboguru

Perhatikan peran tokoh di bawah ini ! Penyusun draft rurnusan dasar negara. Bersikap nonkooperatif kepada Jepang. Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930. Dikenal sebagai penggali Pancasila. Bersikap kooperatif dengan Jepang. Salah satu pemimpin gerakan bawah tanah pada masa Jepang. Peran Sukarno ditunjukkan oleh nomor...

Pertanyaan

Perhatikan peran tokoh di bawah ini !

  1. Penyusun draft rurnusan dasar negara.
  2. Bersikap nonkooperatif kepada Jepang.
  3. Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930.
  4. Dikenal sebagai penggali Pancasila.
  5. Bersikap kooperatif dengan Jepang.
  6. Salah satu pemimpin gerakan bawah tanah pada masa Jepang.

Peran Sukarno ditunjukkan oleh nomor...

  1. 1), 3), 4), dan 5)

  2. 2), 3), 4), dan 6)

  3. 1), 2), 4), dan 5)

  4. 1), 2), 3), dan 4)

  5. 3), 4), 5), dan 6)

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Soekarno merupakan bapak proklamator yang memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Peran beliau dapat dilihat dari masa kolonial Belanda hingga Jepang.  Pada masa Pergerakan Nasional, Soekarno terkenal aktif di bidang pergerakan. Dari bidang pergerakan itulah, Soekarno dapat memperjuangkan kemerdekaan. Beberapa organisasi yang diikuti oleh beliau seperti Tri Koro Dharmo, Sarekat Islam, dan PNI. Ir. Soekarno adalah pendiri sekaligus pemimpin dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang berdiri sejak 4 Juli 1927. PNI bertujuan untuk memperjuangkan Indonesia agar mencapai kemerdekaannya. Namun, menjelang akhir 1929, Ir. Soekarno dan tiga rekan lainnya seperti Gatot Mangkupraja, Maskun, dan Supriadinata ditangkap oleh pemerintahan kolonial Belanda karena desas desus pemberontakan yang akan dilakukan oleh PNI. Hal ini membuat keempat tokoh PNI tersebut ditahan atas tuduhan penggulingan kekuasaan pemerintahan Belanda. Pada persidangan di Landraad, Bandung, Soekarno menyangkal segala tuduhan dan menyampaikan pidato pembelaan berjudul “Indonesia Menggugat” yang berisi tentang kerusakan masyarakat Indonesia yang disebabkan penjajahan.

Pada masa Jepang sikap Soekarno lebih kooperatif. Ia ditunjuk oleh pemerintah Jepang untuk tergabung dalam berbagai lembaga bentukan Jepang seperti Putera, BPUPKI, dan PPKI. Dalam BPUPKI tersebut, Soekarno banyak menyuarakan pendapatnya mengenai rumusan dasar negara yang dikenal dengan Pancasila yang diusulkan pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato di hadapan para anggota BPUPKI, tercetuslah kata 'Pancasila' dari mulut Sukarno. Di sinilah peran penting Sukarno dalam kelahiran Pancasila bersama kolega-koleganya di BPUPKI, hingga dirinya dianggap penggali Pancasila. Soekarno bersama Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat menerima janji kemerdekaan Jepang dari Marsekal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 di Dalat, Vietnam setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II. Atas berbagai desakan dari golongan muda, akhirnya Soekarno yang merupakan golongan tua berusaha untuk memerdekakan Indonesia walaupun tidak mendapatkan restu dari pemerintah Jepang. Soekarno adalah orang yang menulis teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ketika para tokoh proklamator berada di rumah Laksamana Maeda. Ia juga orang yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan di halaman rumahnya sendiri, yaitu Jalan Pegangsaan Timur No. 56 pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka jawabat yang tepat adalah A.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 23 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan nama organisasi berikut ini ! PUTERA Chuo Sangi In BPUPKI PPKI Berdasarkan  data diatas, yang termasuk dalam organisasi yang diikuti dan di dirikan oleh Ir.Soekarno adalah….

Pembahasan Soal:

Bung Karno terlibat aktif dalam beberapa organisasi bentukan Jepang seperti PUTERA, dan Chuo Sangi In (Dewan Penasihat bagi pemerintahan Jepang). Bung Karno membantu propaganda Jepang dengan merayu rakyat Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam perang yang sedang berlangsung melawan pihak Sekutu. Pada akhirnya, Jepang mendirikan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia) agar Indonesia bisa mempersiapkan kemerdekaannya. Bisa kita katakan, bahwa berdirinya BPUPKI ini adalah berkat peranan penting yang sudah Bung Karno lakukan pada masa Jepang. Setelah merumuskan Undang-Undang Dasar, BPUPKI dibubarkan. Kemudian pada 7 Agustus 1945 Jepang membentuk PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), dan  Bung Karno terpilih menjadi ketua badan tersebut. PPKI mulai terlibat aktif untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, tepatnya setelah mendengar berita kekalahan Jepang pada 15 Agustus 1945.

0

Roboguru

Pembahasan Soal:

Ir. Sukarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur. Awalnya, ia lahir dengan nama Kusno Sosrodiharjo. Namun karena ia sering sakit-sakitan, kemudian namanya diganti menjadi Sukarno. Sukarno yang lebih akrab sapa Bung Karno ini memiliki peran yang banyak, terlebih dalam bidang politik sejak masa pergerakan nasional hingga Orde Lama. Perannya yang paling terkenal adalah menjadi pendiri negara Indonesia.

Sukarno pernah menempuh sekolah ELS (Europeesche Lagere School), kemudian dilanjutkan di HBS (Hogere Burger School) di Surabaya. Pada masa mudanya ia aktif dalam organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang kemudian berganti nama menjadi Jong Java. Selain itu, Sukarno juga ikut aktif menulis di harian Oetoesan Hindia (Utusan Hindia) yang dipimpin oleh H.O.S. Cokroaminoto.

Sukarno muda merupakan pencetus ajaran Marhaenisme. Oleh karena itu, ia kemudian membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927. Tujuan dari ajaran Marhaenisme dan pembentukan PNI adalah untuk menentang penjajahan Belanda dan memerdekakan Indonesia. Karena aktivitasnya menggugah semangat kemerdekaan ini, Sukarno pun kembali ditangkap pada Agustus 1933 lalu diasingkan ke Flores.

Pada kondisi diasingkan di Ende, Flores, Sukarno pun hampir dilupakan para tokoh nasional karena lokasinya yang jauh dan terasing. Selama di Ende, Bung Karno dan Istrinya (Inggit), menempati rumah milik Abdullah Ambuwaru. Di rumah sederhana ini, Bung Karno mengalami suka duka selama empat tahun. Bung Karno bahkan sempat merasa kalah, merasa menyerah dengan keadaannya. 

Perlahan-lahan ia mulai memikirkan bangsa Indonesia lagi meski rasanya sangat sulit. Setiap hari, Bung Karno banyak menghabiskan diri di dalam kamar sholat. Sukarno menenangkan pikiran dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Setiap hari Bung Karno berjalan ke pantai yang berjarak sekitar 1 km dari rumah pengasingannya. Bung Karno kerap duduk di bawah pohon sukun. Di bawah pohon sukun inilah Bung Karno mulai memikirkan ideologi bangsa ini. Inspirasinya datang dari batang pohon sukun tempat Bung Karno merenung yang mempunyai lima cabang yang mirip dengan jumlah sila dari Pancasila. Dari sinilah muncul pemikiran mengenai Pancasila.

Setelah masa pengasingan empat tahun penuh di Ende dan mampu bangkit, Ir. Sukarno dipindahkan dan diasingkan kembali oleh Belanda ke Bengkulu. Belanda berharap dengan diasingkannya Bung Karno ke Bengkulu, tempat yang masih primitif, membuat semangat menurun. Nyatanya, semangat Bung Karno menjadi semakin meluap-luap tak bisa dibendung lagi. Sikap berapi-apinya dianggap aneh oleh warga sekitar tempat pengasinganya. Bung Karno mendirikan masjid, kemudian menarik masyarakat untuk berdikusi tentang kemerdekaan dengan rapi dan halus sehingga Belanda tak sempat menyadarinya. Bung Karno telah menyulut semangat masyarakat Bengkulu untuk merdeka. Akhirnya Bung Karno dibebaskan pada tahun 1942. 

Berbeda dari masa sebelumnya, pada masa pendudukan Jepang, perjuangan kemerdekaan dilakukan secara kooperatif melalui keikutsertaan dalam organisasi-organisasi buatan Jepang seperti BPUPKI. Peran Sukarno cukup besar dalam organisasi BPUPKI dengan mencetuskan gagasannya, yaitu Pancasila. Sukarno juga menyusun naskah proklamasi bersama dengan Moh. Hatta dan Ahmad Subardjo di kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Sukarno dan Hatta juga menandatangani teks proklamasi, kemudian membacakannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah Indonesia merdeka, sidang PPKI dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 yang secara aklamasi memilih Sukarno sebagai Presiden pertama. Sukarno wafat pada tanggal 21 Juni 1970. Beliau dikukuhkan sebagai Pahlawan Proklamator berdasarkan Keputusan Presiden No. 081/TK/1986 tanggal 23 Oktober 1986. Di tahun 2012 Sukarno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 83/2012.

Ir. Sukarno merupakan sosok yang mempunyai semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme tinggi. Hal ini diwujudkan dalam bentuk mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan sehingga menjadi bentuk semangat dan komitmen Ir. Sukarno. Selain itu Ir. Sukarno selalu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam dunia berpolitiknya demi kemaslahatan bangsanya, jiwa yang menggelora untuk mencapai kemerdekaan bangsanya juga adalah sesuatu semangat yang perlu kita teladani. 


Berdasarkan penjelasan di atas maka nama pendiri negara adalah Ir. Sukarno, bentuk semangatnya adalah mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Sejarah perjuangan Ir. Sukarno di mulai dari zaman Belanda, zaman Jepang hingga akhirnya berhasil mencapai kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus 1945 hingga ditetapkan menjadi presiden pertama Indonesia. Tetapi perjuangan tak berakhir begitu saja, Ir. Sukarno dan para pejuang lainnya harus berjibaku pula mempertahankan kemerdekaan di masa awal kemerdekaan Indonesia. 

0

Roboguru

Perhatikan peran tokoh dibawah ini!   Penyusun draft rumusan dasar Negara Bersikap nonkooperatif kepada Jepang Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930 Dikenal sebagai penggali ...

Pembahasan Soal:

Soekarno merupakan bapak proklamator yang memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Peran beliau dapat dilihat dari masa kolonial Belanda hingga Jepang. Pada masa kolonial sikap Soekarno lebih menunjukkan non kooperatif sehingga seringkali diasingkan oleh Belanda. Namun, pada masa Jepang sikapnya lebih kooperatif hingga terjadi peristiwa Rengasdengklok. Berikut ini beberapa peran Soekarno antara lain : penyusun draft rumusan dasar Negara, menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930, dikenal sebagai penggali Pancasila, dan bersikap Kooperatif dengan Jepang.

Dengan demikian, peran Soekarno sesuai point diatas ditunjukkan oleh nomer 1, 3, 4 dan 5.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Perhatikan tokoh-tokoh berikut. Soekarno. Soeharto. Amien Rais. Achmad Subardjo. A.H.Nasution Tokoh yang paling berperan pada masa Orde Lama adalah ..

Pembahasan Soal:

Indonesia sudah mengalami beberapa periode pemerintah setelah kemerdekaan sampai saat ini. Periode pemerintahan itu dibagi menjadi tiga yakni Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi.  Era ini berlangsung dari tahun 1945-1966 dibawah kepemimpinan Presiden Soekarno. Tokoh tokoh yang berperan pada masa ini adalah sebagai berikut : Muhammad Hatta menjabat sebagai Wakil Presiden dari tahun 1945-1956, Amir Sjarifoeddin menjabat sebagai perdana menteri tahun 1947-1948, Ali Sastroamidjojo menjabat perdana menteri 1953-1957, Achmad Soebardjo menjabat sebagai menteri Luar negeri pada tahun 1945, 1951-1952, A.H. Nasution menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat tahun 1950 dan banyak lagi tokoh lainnya.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Tuliskan tokoh-tokoh yang berperan dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan! Tuliskan juga peran mereka masing-masing!

Pembahasan Soal:

Peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh yang berjuang untuk memproklamirkan kemerdekaan. Berikut ini tokoh-tokoh yang terlibat dalam persitiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia. 

  1. Soekarno, atau Bung Karno, lahir di Surabaya tanggal 6 Juni 1901 dalam kaitannya dengan proklamasi, beliau merupakan sosok perumus teks proklamasi dan juga bersama Moh. Hatta, diberi kepercayaan membacakan teks proklamasi sebagai pernyataan Kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, Sukarno dikenal sebagai pahlawan proklamator
  2. Moh. Hatta, melibatkan diri secara langsung dan ikut andil dalam perumusan teks proklamasi. la juga ikut menandatangani teks proklamasi. Pada peristiwa detik-detik proklamasi, Moh. Hatta tampil sebagai tokoh nomor dua dan mendampingi Bung Karno dalam pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  3. Ahmad Subarjo, boleh dikatakan sebagai tokoh yang mengakhiri peristiwa Rengasdengklok. Sebab dengan jaminan nyawa Ahmad Subarjo, akhirnya Ir. Sukarno, Moh.Hatta, dan rombongan diperbolehkan kembali ke Jakarta. Ahmad Subarjo secara langsung berperan aktif dan memberikan andil pemikiran tentang rumusan teks proklamasi.
  4. Sukarni, merupakan pelopor penculikan Sukarno dan Moh. Hatta ke Rengasdengklok. Ia juga tokoh yang mengusulkan agar teks proklamasi ditandatangani oleh Sukarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Ia ikut memimpin pertemuan untuk membahas strategi penyebarluasan teks proklamasi dan berita tentang proklamasi/
  5. Sayuti Melik, menyaksikan penyusunan teks proklamasi di ruang makan rumah Maeda. Bahkan akhirnya ia dipercaya untuk mengetik teks proklamasi yang ditulis tangan oleh Sukarno.
  6. B.M Diah, sangat berperan dalam upaya penyebarluasan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
  7. Latief Hendraningrat. Pada saat pelaksanaan proklamasi, setelah menyiapkan barisan, ia mempersilakan Sukarno membacakan teks proklamasi. Kemudian, Latief Hendraningrat dengan dibantu S. Suhud mengibarkan Sang Saka Merah Putih
  8. Sutan Sjahrir. Pada masa akhir pendudukan Jepang dan menjelang proklamasi termasuk pemuda yang aktif untuk ikut mendesak Bung Hatta dan Bung Karno agar segera memerdekakan Indonesia, karena ia dapat mendengarkan radio bahwa Jepang telah menyerah. Setelah merdeka, pada awal perjuangan mempertahankan kemerdekaan Syahrir diangkat sebagai Perdana Menteri RI
  9. S. Suhud adalah pemuda yang ditugasi mencari tiang bendera dan mengusahakan bendera Merah Putih yang akan dikibarkan. Oleh karena gugup dan tegang, tiang yang digunakan adalah sebatang bambu, padahal tidak terlalu jauh dari rumah Sukarno ada tiang bendera dari besi. S. Suhud bersama Latif Hendraningrat adalah pengibar bendera Merah Putih di halaman rumah Sukarno pada saat Proklamasi 17 Agustus 1945.

Dengan demikian, beberapa tokoh yang terlibat dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah Sukarno yang berperan membacakan teks proklamasi hingga S. Suhud yang bertugas untuk mencari tiang bendera. 

2

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved