Roboguru

Perhatikan kutipan buku kumpulan cerpen berikut!     Setelah seharian mengikuti kenato, malam itu Dirga menginap di rumah keluarga Pak Theo. "Saya masih terkesima dengan keberanian Bapak dan warga Lamalera dalam berburu paus. O, ya, tadi saya perhatikan bapak sempat terdiam lama dan memejamkan mata sebelum menghunjamkan tombak ke paus itu."      "Ya, Dirga. Tadi saya terdiam karena terkenang wajah-wajah leluhur saya. Bayang-bayang wajah mereka mendadak melintas di benak saya. Seolah merekalah yang mengirim koteklema (paus) itu untuk kami penerus mereka yang masih bertahan di Lamalera. Terkadang ada perlawanan dari koteklema saat kita tangkap. Itu berarti ia tidak ingin kami tangkap. Lalu kami lepas mereka untuk pergi. Tapi tadi pagi tidak ada perlawanan sedikit pun darinya. Saya bisa melihat sorot matanya yang teduh. la datang bagai remaja dari samudra jauh. la datang ke Lamalera untuk mempersembahkan nyawanya demi keutuhan hidup warga di sini. Tadi saya juga teringat anak saya satu-satunya. Alfonsus. la telah lama merantau di Surabaya dan tidak pernah pulang. la sudah tidak mau mewarisi tradisi leluhurnya untuk menjadi seorang lamafa (juru tombak dan pemimpin perburuan paus). Saya menjadi lamafa yang bertahan di desa ini. Akankah saya menjadi lamafa terakhir pada keluarga saya?" Air mata segera berlinang dari kedua pelupuk matanya. Dikutip dari: Puguh Harsanto, Lamalera. Kelas Cerpen KOMPAS 2016, Cerita Para Perambah, Jakarta, KOMPAS, 2017  Tentukan nilai-nilai kehidupan dan buktinya dalam kutipan cerpen tersebut!

Pertanyaan


Perhatikan kutipan buku kumpulan cerpen berikut!


    Setelah seharian mengikuti kenato, malam itu Dirga menginap di rumah keluarga Pak Theo. "Saya masih terkesima dengan keberanian Bapak dan warga Lamalera dalam berburu paus. O, ya, tadi saya perhatikan bapak sempat terdiam lama dan memejamkan mata sebelum menghunjamkan tombak ke paus itu." 
    "Ya, Dirga. Tadi saya terdiam karena terkenang wajah-wajah leluhur saya. Bayang-bayang wajah mereka mendadak melintas di benak saya. Seolah merekalah yang mengirim koteklema (paus) itu untuk kami penerus mereka yang masih bertahan di Lamalera. Terkadang ada perlawanan dari koteklema saat kita tangkap. Itu berarti ia tidak ingin kami tangkap. Lalu kami lepas mereka untuk pergi. Tapi tadi pagi tidak ada perlawanan sedikit pun darinya. Saya bisa melihat sorot matanya yang teduh. la datang bagai remaja dari samudra jauh. la datang ke Lamalera untuk mempersembahkan nyawanya demi keutuhan hidup warga di sini. Tadi saya juga teringat anak saya satu-satunya. Alfonsus. la telah lama merantau di Surabaya dan tidak pernah pulang. la sudah tidak mau mewarisi tradisi leluhurnya untuk menjadi seorang lamafa (juru tombak dan pemimpin perburuan paus). Saya menjadi lamafa yang bertahan di desa ini. Akankah saya menjadi lamafa terakhir pada keluarga saya?" Air mata segera berlinang dari kedua pelupuk matanya.


Dikutip dari: Puguh Harsanto, Lamalera. Kelas Cerpen KOMPAS 2016, Cerita Para Perambah, Jakarta, KOMPAS, 2017 


Tentukan nilai-nilai kehidupan dan buktinya dalam kutipan cerpen tersebut!space 

  1. ...undefined 

  2. ...undefined 

Pembahasan Soal:

Nilai kehidupan dalam teks tersebt adalah rasa tanggung jawab untuk meneruskan apa yang telah dikerjakan oleh orang tua sebelumnya, serta rasa tanggung jawab tentang tugas yang dimiliki.

Seperti pada kutipan berikut.

.... Tadi saya juga teringat anak saya satu-satunya. Alfonsus. la telah lama merantau di Surabaya dan tidak pernah pulang. la sudah tidak mau mewarisi tradisi leluhurnya untuk menjadi seorang lamafa (juru tombak dan pemimpin perburuan paus). Saya menjadi lamafa yang bertahan di desa ini. Akankah saya menjadi lamafa terakhir pada keluarga saya?" Air mata segera berlinang dari kedua pelupuk matanya.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 04 Februari 2021

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved