Roboguru

Perang Puputan Margarana dilatarbelakangi oleh adanya kesepakatan yang tercapai dalam ...

Pertanyaan

Perang Puputan Margarana dilatarbelakangi oleh adanya kesepakatan yang tercapai dalam ...

  1. Perundingan Renville

  2. Perundingan Tiga Negara

  3. Perundingan Kalijati

  4. Perundingan Linggajati

Pembahasan Soal:

Latar belakang munculnya puputan Margarana sendiri bermula dari Perundingan Linggarjati. Pada tanggal 10 November 1946, Belanda melakukan perundingan linggarjati dengan pemerintah Indonesia. Salah satu isi dari perundingan Linggajati adalah Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura. Selanjutnya Belanda diharuskan sudah meninggalkan daerah de facto paling lambat tanggal 1 Januari 1949.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perlawanan raja-raja Bali terhadap Belanda dikenal dengan sebutan Perang Puputan yang maknanya ....

Pembahasan Soal:

Puputan Margarana adalah peristiwa pertempuran habis-habisan pasukan Resimen Sunda Kecil pimpinan I Gusti Ngurah Rai melawan Belanda. Pertempuran itu berpusat di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Bali, pada 20 November 1946  istilah puputan muncul ketika I Gusti Ngurah Rai menyerukan "Puputan!', yang berarti habis-habisan. Dalam pertempuran ini Gusti Ngurah Rai dan 1372 pejuang Dewan Perjuangan Republik Indonesia Sunda Kecil gugur dalam Puputan Margarana.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adala E.

Roboguru

Kapan dan bagaimana latar belakang dari peristiwa Pertempuran Puputan Margarana?

Pembahasan Soal:

Pertempuran Margarana atau Puputan Margarana merupakan pertempuran yang terjadi di sebelah utara Kota Tabanan, Bali, tepatnya di Margarana. Pertempuran ini dipicu atas hasil Perundingan Linggajati dimana Bali tidak termasuk ke dalam wilayah Republik Indonesia yang memicu kekecewaan rakyat Bali. Pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949, Belanda mendaratkan kurang lebih 2.000 pasukannya di Bali. Belanda bermaksud untuk mendirikan sebuah Negara Indonesia Timur (NIT) disana. Untuk mencapai maksudnya tersebut, pihak Belanda membujuk Letkol I Gusti Ngurah Rai untuk bekerja sama dalam membentuk NIT. Namun, Ngurah Rai menolak dan memilih bergabung dengan Indonesia.

Peristiwa Pertempuran Puputan Margarana ini bermula dari perintah Ngurah Rai pada bulan November 1946 kepada pasukannya yang bernama Ciung Wanara untuk melucuti persenjataan polisi NICA yang menduduki Kota Tabanan. Perintah ini terlaksana pada tanggal 18 November 1946. Tentu saja penyerangan ini memicu amarah dari pihak Belanda sehingga dua hari kemudian Belanda mengerahkan seluruh pasukannya untuk menyerang seluruh Bali dan Lombok.

Jadi, Pertempuran Puputan Margarana terjadi pada tanggal 20 November 1946 yang dipicu atas Belanda yang ingin memasukkan Bali dalam Negara Indonesia Timur sebagai hasil dari Perjanjian Linggajati. Selain itu, peristiwa ini juga dilatarbelakangi oleh pelucutan senjata oleh pasukan I Gusti Ngurah Rai, yaitu Ciung Wanara, terhadap polisi NICA pada tanggal 18 November 1946. space

Roboguru

Jelaskan penyebab Perang Puputan Margarana!

Pembahasan Soal:

Puputan Margarana merupakan pertempuran antara pejuang republik di Bali menghadapi Belanda. Pertempuran tersebut dilatarbelakangi oleh kedatangan Belanda yang membonceng Sekutu pada Maret 1946 di Bali, ambisi Belanda mendirikan Negara Indonesia Timur serta kekecewaan rakyat Bali pasca Perjanjian Linggarjati yang menyatakan wilayah Indonesia meliputi Jawa, Sumatra, dan Madura. Perlawanan rakyat Bali selanjutnya dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai dan pasukannya yang bernama Ciung Wanara. 

Dengan demikian, Puputan Margarana dilatarbelakangi oleh kedatangan Belanda yang membonceng sekutu, ambisi Belanda mendirikan Negara Indonesia Timur, dan kekecewaan rakyat Bali pasca Perjanjian Linggarjati.

Roboguru

Uraikan alur terjadinya peristiwa Puputan Margarana!

Pembahasan Soal:

Pertempuran Margarana atau Puputan Margarana merupakan pertempuran yang terjadi di sebelah utara Kota Tabanan, Bali, tepatnya di Margarana. Pertempuran ini dipicu atas hasil Perundingan Linggajati dimana Bali tidak termasuk ke dalam wilayah Republik Indonesia yang memicu kekecewaan rakyat Bali. Pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949, Belanda mendaratkan kurang lebih 2.000 pasukannya di Bali. Belanda bermaksud untuk mendirikan sebuah Negara Indonesia Timur (NIT) disana. Untuk mencapai maksudnya tersebut, pihak Belanda membujuk Letkol I Gusti Ngurah Rai untuk bekerja sama dalam membentuk NIT. Namun, Ngurah Rai menolak dan memilih bergabung dengan Indonesia.

Peristiwa Pertempuran Puputan Margarana ini bermula dari perintah Ngurah Rai pada bulan November 1946 kepada pasukannya yang bernama Ciung Wanara untuk melucuti persenjataan polisi NICA yang menduduki Kota Tabanan. Perintah ini terlaksana pada tanggal 18 November 1946. Tentu saja penyerangan ini memicu amarah dari pihak Belanda sehingga dua hari kemudian Belanda mengerahkan seluruh pasukannya untuk menyerang seluruh Bali dan Lombok.

Jadi, Pertempuran Puputan Margarana terjadi pada tanggal 20 November 1946 yang dipicu atas Belanda yang ingin memasukkan Bali dalam Negara Indonesia Timur sebagai hasil dari Perjanjian Linggajati. Selain itu, peristiwa ini juga dilatarbelakangi oleh pelucutan senjata oleh pasukan I Gusti Ngurah Rai, yaitu Ciung Wanara, terhadap polisi NICA pada tanggal 18 November 1946. space

Roboguru

Perang Puputan Margarana di Bali terjadi antara Belanda dengan I Gusti Ngurah Rai beserta pasukannya. Perang tersebut dilatarbelakangi kedatangan Belanda ke Bali dengan tujuan menguasai Pulau Dewata s...

Pembahasan Soal:

Latar belakang munculnya Puputan Margarana sendiri bermula dari Perjanjian Linggarjati. Pada tanggal 10 November 1946, Belanda melakukan Perjanjian Linggarjati dengan pemerintah Indonesia. Muncul rasa kekecewaan rakyat Bali terhadap isi dari Perjanjian Linggarjati, yang menyatakan bahwa hanya ada beberapa daerah saja di Indonesia yang diakui secara de facto. Tujuan dari pendaratan Belanda ke Bali sendiri adalah untuk menegakkan berdirinya Negara Indonesia Timur.
Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved