Roboguru

Pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha dalam bidang pemerintahan adalah ...

Pertanyaan

Pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha dalam bidang pemerintahan adalah ...

Pembahasan Soal:

Pengaruh kebudayaan Hindu Buddha di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Adapun perwujudan akulturasi antara kebudayaan Hindu Buddha dengan kebudayaan Indonesia terlihat dari seni bangunan, kesusastraan, bahasa dan tulisan, kepercayaan dan filsafat, juga sistem pemerintahan.
Pengaruh kebudayaan Hindu Buddha di Indonesia mengubah sistem pemerintahan yang ada di nusantara. Awalnya, sistem pemerintahan bercorak kesukuan dan kerakyatan menjadi monarki dengan hirarki (tingkatan) yang jelas. Struktur pemerintahan monarki berlaku umum di semua kerajaan Hindu Buddha yang pernah muncul di Indonesia mulai dari Kutai sampai Majapahit, artinya pemimpin tertinggi pemerintahan adalah raja, di mana raja dipilih berdasarkan faktor keturunan dari dinasti yang berkuasa dan dikukuhkan oleh kasta Brahmana atau kasta yang paling disegani dalam masyarakat Hindu. Selain itu, untuk mengukuhkan eksistensi raja, biasanya sistem pemerintahan pada Masa Hindu Buddha, juga mulai menerapkan sistem dewa-raja, yakni raja mengkultuskan diri sebagai bagian dari dewa. Hal ini dilakukan agar eksistensi raja dan pengakuan terhadapnya akan semakin meninggi sebab raja adalah bagian dari dewa.

Dengan demikian, pengaruh Hindu-Buddha dalam bidang pemerintahan yaitu ditandai dengan adanya kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu Buddha di Indonesia. Awalnya, sistem pemerintahan bercorak kesukuan dan kerakyatan menjadi monarki dengan hirarki (tingkatan) yang jelas

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Menurut anda faktor apa sajakah yang diperlukan seorang pemimpin agar dapat memimpin kerajaan dengan baik!

Pembahasan Soal:

Dalam sistem pemerintahan Hindu, seorang raja akan dianggap sebagai titisan dari Dewa. Hal ini berkaitan dengan konsep Dewa-Raja. Tentunya seorang raja pasti memiliki legitimasi yang kuat didalam pandangan masyarakat. Namun, seorang raja/ pemimpin yang bijak tidak hanya mengandalkan struktur hierarki di masyarakat. Mereka pun harus memahami konsep-konsep kepemimpinan termasuk etika dan moral. Salah satu sumber pedoman mengenai kepemimpinan ini terdapat di dalam Kitab Niti Sastra. Pemikiran dalam Kitab Niti Sastra dapat memberi masukan penting berupa konsep dan nilai positif dalam pengembangan, pembaharuan, penyusunan kembali konsep-konsep politik, ketatanegaraan, ekonomi, peraturan hukum era kini.

Dengan demikian, maka faktor yang diperlukan seorang pemimpin agar dapat memimpin kerajaan dengan baik yaitu harus menguasai konsep-konsep politik, ketatanegaraan, ekonomi, peraturan hukum dan paradigma sosial yang ada di masyarakat saat ini.

Roboguru

Perubahan lain yang menyangkut sistem pemerintahan adalah mulai dikenalnya sistem kerajaan, yang didasari konsepsi tentang kepemimpinan yang disebut...

Pembahasan Soal:

Sebelum kebudayaan India masuk, pemerintahan desa dipimpin oleh seorang kepala suku yang dipilih oleh anggota masyarakat. Ia harus dapat melindungi keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya. Karena itulah larangan dan perintahnya dipatuhi oleh warganya. Setelah masuknya budaya India, terjadi perubahan. Kedudukan kepala suku digantikan oleh raja seperti halnya di India. Raja memiliki kekuasaan yang sangat besar. Kedudukan raja tidak lagi dipilih oleh rakyatnya, akan tetapi diturunkan secara turun temurun. Raja merupakan penjelmaan dewa yang seringkali disembah oleh rakyatnya.

Dengan demikian, konsep kepemimpinan yang mendasari sistem kerajaan adalah konsep Dewa-Raja.

Roboguru

Masuknya agama dan kebudayaan Hindu telah memperkenalkan konsep dewaraja dalam hubungan antara raja dan masyarakatnya. Adapun yang dimaksud dengan konsep dewaraja adalah ...

Pembahasan Soal:

"Dewaraja" adalah konsep Hindu-Buddha yang memuja dan menganggap raja memiliki sifat kedewaan. Bentuk pemujaan ini berkembang di Asia Tenggara. Konsep ini terkait dengan sistem monarki yang menganggap raja memiliki sifat illahiah, yaitu sebagai dewa yang hidup di atas bumi. Sebagai titisan dewa tertinggi, biasanya dikaitkan dengan Siwa atau Wishnu. Konsep ini terkait dengan gagasan India mengenai raja jagat cakrawartin. Secara politik, gagasan ini dilihat sebagai suatu upaya pengesahan atau justifikasi kekuasaan raja dengan memanfaatkan sistem keagamaan. Konsep ini mencapai bentuk dan wujudnya yang paling canggih di Jawa dan Kamboja dimana monumen-monumen agung seperti Prambanan dan Angkor Wat dibangun untuk memuliakan raja di atas bumi. Dalam bahasa Sanskerta istilah dewa-raja dapat bermakna "raja para dewa" atau "raja yang juga (titisan) dewa". Dalam masyarakat dewa Hindu, jabatan dewa tertinggi biasanya disandang oleh Siwa, terkadang Wisnu, atau sebelumnya Indra. Kerajaan langit tempat para dewa bersemayam di swargaloka merupakan bayangan kerajaan fana di atas bumi, konsep ini memandang raja sebagai dewa yang hidup di muka bumi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Bersamaan dengan masuknya ajaran agama Hindu dan Buddha di Indonesia, berbagai unsur budaya dari India juga masuk ke Indonesia seperti pendidikan, agama, pekerjaan, sistem sosial dan politik. Salah sa...

Pembahasan Soal:

Sebelum Hindu dan Buddha masuk, sistem politik di Indonesia menggunakan sistem primus inter pares, yang artinya yang pertama diantara sesama. Namun, setelah Hindu dan Buddha masuk, pengaruhnya dalam aspek politik yaitu mengenalkan sistem kultus Dewa-Raja. Kultus Dewa-Raja dalam ajaran Hindu berarti Raja dikenal sebagai titisan dewa di muka bumi. Maka sabda atau titah Raja itu sakti dan harus dituruti oleh seluruh masyarakat kerajaan. Contohnya seperti :

  • Raja Purnawarman, yang dianggap sebagai titisan Dewa Wisnu. Hal ini tertulis dalam Prasasti Ciaruteun,
  • Raja Sanjaya, yang dianggap sebagai titisan Dewa Siwa. Hal ini disimbolkan dengan Lingga di Candi Gunung Wukir,
  • Raja Airlangga, yang dianggap sebagai titisan Dewa Wisnu. Hal ini terlihat dari arca yang manggambarkan dirinya sedang menaiki Garuda

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah A.

Roboguru

Upacara penobatan seorang kepala suku menjadi seorang raja dikenal dengan istilah ….

Pembahasan Soal:

Penobatan seorang kepala suku menjadi raja dilakukan dengan kegiatan yang megah. Dalam prosesnya, para kepala suku biasanya mendatangkan brahmana dari India untuk melakukan upacara bagi para penguasa lokal di Nusantara, upacara untuk menobatkan seorang kepala suku menjadi raja disebut upacara abhiseka. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.undefined  

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved