Roboguru

Pelaksanaan Revolusi Hijau pada masa Orde baru dapat dikatakan menuai keberhasilan. Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan...

Pertanyaan

Pelaksanaan Revolusi Hijau pada masa Orde baru dapat dikatakan menuai keberhasilan. Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan...

  1. Perubahan peralatan pertanian yang digunakan masyarakat

  2. Peningkatan jumlah pendapatan negara

  3. Peningkatan hasil pertanian dan nilai eksport tanaman perkebunan

  4. Peningkatan hasil perindustrian dan perdagangan

  5. Penunjukkan Indonesia sebagai negara percontohan

Pembahasan Soal:

Revolusi Hijau merupakan perubahan-perubahan cara bercocok tanam  dari tradisional menjadi modern. Hal ini menyebabkan berkurangnya ketergantungan petani pada cuaca dan alam dengan  adanya peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya meningkatkan produksi  pangan. Revolusi Hijau sering pula disebut sebagai Revolusi Agraria di mana agraria  meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Revolusi Hijau lahir sebagai dampak dari penelitian  Thomas Robert Malthus yang menyampaikan hasil penelitiannya bahwa  Malthus menyatakan bahwa kemiskinan merupakan suatu masalah yang tidak dapat dihindari yang terjadi karena tidak seimbangnya pertumbuhan  penduduk dengan peningkatan produksi pangan. Revolusi  Hijau kemudian menjadi proyek penelitian dalam usaha menigkatkan produksi pangan di  seluruh dunia. Penelitian tersebut dilakukan di Meksiko, Filipina, India, dan Pakistan.  Hasil dari Revolusi Hijau pada tanaman pangan adalah hasil persilangan padi yang dikenal sebagai IR-8 atau lebih dikenal sebagai PB-8. Keberhasilan Revolusi Hijau ini ditandai dengan keberhasilan dalam  melakukan persilangan (breeding) antarjenis tanaman tertentu yang menghasilkan jenis tanaman unggul tertentu yang dapat meningkatkan produksi bahan  pangan. Tanaman unggul yang dihasilkan memiliki ciri antara lain:

  1. Berumur pendek
  2. Hasil produksi panen berlipat ganda
  3. Mudah beradaptasi dalam kondisi lingkungan apapun yang memenuhi syarat, antara lain:  memiliki persediaan air yang cukup, pemupukan yang teratur, memiliki persediaan bahan kimia pemberantas hama dan penyakit yang cukup, memiliki persediaan bahan kimia untuk memberantas rumput pengganggu.

Revolusi Hijau di Indonesia diterapkan dalam program pemerintah "Panca Usaha Tani"  yaitu:

  1. Pemilihan dan penggunaan bibit unggul
  2. Melakukan pemupukan yang teratur
  3. Pengairan yang cukup
  4. Pemberantasan hama yang intensif
  5. Teknik penanaman yang lebih teratur

Sedangkan peningkatan produksi pangan dan produksi pertanian dapat dilakukan melalui empat usaha pokok, yaitu

  1. Intensifikasi pertanian yaitu usaha peningkatan produksi pertanian dengan  menerapkan Panca Usaha Tani.
  2. Ekstensifikasi pertanian yaitu usaha peningkatkan produksi pertanian dengan  membuka lahan baru.
  3. Diversifikasi pertanian yaitu usaha peningkatan produksi pertanian melalui keanekaragaman usaha tani.
  4. Rehabilitasi pertanian yaitu usaha peningkatan produksi pertanian dengan memulihkan daya produkstivitas sumber pertanian yang telah kritis.

Revolusi Hijau memiliki beberapa dampak positif, antara lain.

  1. Ditemukannya tanaman jenis unggul sehingga dapat meningkatkan hasil produksi tanpa membutuhkan tenaga  kerja yang banyak.
  2. Meningkatkan pendapatan petani karena meningkatnya hasil produksi.
  3. Meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya teknologi.
  4. Meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

Selain dampak positif, Revolusi Hijau juga menimbulkan dampak negatif, antara lain.

  1. Perubahan sistem bagi hasil.
  2. Ekonomi uang di pedesaan memiliki pengaruh besar dalam hubungan sosial.
  3. Peningkatan biaya produksi karena ketergantungan akan kebutuhan pupuk kimia dan zat kimia pembasmi hama.
  4. Penggunaan teknologi modern hanya terbatas pada petani kaya saja sehingga peningkatan produksi pangan dan pendapatan tidak dapat dirasakan oleh seluruh petani.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pelaksanaan Revolusi Hijau pada masa Orde Baru dapat dikatakan menuai keberhasilan. Keberhasilan tersebut dibuktikan dengan . . . .

Pembahasan Soal:

Revolusi Hijau merupakan upaya peningkatan hasil produksi dari yang tadinya menggunakan tenaga manusia atau hewan kemudian diubah menggunakan tenaga mesin atau mekanisasi. Dalam perkembangannya, Revolusi Hijau diterapkan di sejumlah kawasan atau negara-negara berkembang, tak terkecuali di Indonesia. Revolusi Hijau di Indonesia ditandai dengan ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian. Ekstensifikasi dilakukan dengan perluasan lahan pertanian. Sedangkan intensifikasi dilakukan dengan Panca Usaha Tani, yakni pengolahan lahan, irigasi, pemupukan, pemberantasan hama, dan penggunaan bibit unggul. Pelaksanaan Revolusi Hijau di Indonesia terbilang berhasil pada tahun 1980-an. Hal tersebut ditandai dengan berhasilnya Indonesia menjadi negara swasembada beras serta peningkatan hasil pertanian dan nilai ekspor tanaman perkebunan.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Pengaruh positif dan pengaruh negatif dari IPTEK dapat dilihat dari berbagai bidang, bukan hanya ekonomi, sosial budaya dan pendidikan. Sekarang identifikasi pengaruh positif dan negatif dari bidang b...

Pembahasan Soal:

Perkembangan IPTEK di bidang pertanian disebut dengan Revolusi Hijau. Revolusi Hijau merupakan sebuah usaha dalam mengembangkan teknologi pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan. Revolusi ini dengan kata lain mengubah pertanian yang sebelumnya menggunakan teknologi tradisional, menjadi pertanian dengan teknologi mesin yang modern. Revolusi Hijau ini berfokus pada penemuan varietas bibit unggul biji-bijian seperti gandum, padi, dan jagung. Upaya tersebut turut didorong dengan penggunaan pupuk kimia, agrokimia, pasokan air yang terkontrol (yang umumnya melibatkan irigasi), dan metode penanaman yang lebih baru, yang lebih modern. Penemuan varietas bibit unggul dan keterlibatan penggunaan produk-produk teknologi modern ini merupakan satu paket yang harus dilakukan dalam Revolusi Hijau.

Di Indonesia, gerakan Revolusi Hijau ini terjadi pada zaman Orde Baru. Saat itu pemerintah memasukkan program tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian melalui kebijakan modernisasi pertanian. Sekalipun program ini dilaksanakan secara nasional dan intens di masa Orde Baru, tapi ternyata ide mengenai gerakan Revolusi Hijau ini sudah ada di Indonesia sejak tahun 1950-an.  Ide modernisasi pertanian pertama kali digemakan pada tahun 1960 oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Indonesia, dalam sebuah kegiatan yang dinamakan Demonstrasi Massal atau yang disingkat Demas. Demas merupakan usaha untuk memaksimalkan hasil pertanian, agar bisa mendapatkan keuntungan yang tinggi dengan cara menerapkan prinsip-prinsip bertani yang modern di sekelompok petani tradisional. Demas pada saat itu menerapkan penggunaan varietas bibit unggul, pupuk kimia, pestisida, perbaikan tata cara bertanam, dan penyediaan sarana irigasi yang baik. Kegiatan ini kemudian berkembang dan dikenal dengan nama Panca Usaha Tani. Pemerintah Orde Baru kemudian pada tahun 1964 memformulasikan program tersebut menjadi program pembangunan pertanian, dengan nama Bimbingan Massal atau Bimas.

Pemerintah Orde Baru kemudian mengembangkan program Bimas menjadi Inmas atau Intensifikasi Massal. Program ini dilaksanakan pada tahun 1969. Format program ini sebenarnya hampir sama dengan Bimas, yang berbeda adalah Inmas memiliki target pengoptimalan produktivitas lahan dan kualitas hasil pertanian, terutama padi. Pemerintah pada saat itu juga memberikan subsidi varietas bibit unggul, pupuk, pestisida, dan teknologi pertanian lainnya. Program Inmas menerapkan sistem intensifikasi pertanian, yaitu pengelolaan lahan pertanian dengan sebaik-baiknya, terutama di lahan pertanian yang sempit. Program ini dilakukan melalui Panca Usaha Tani dan dilanjutkan dengan program Sapta Usaha Tani, yaitu dengan melakukan pengolahan tanah yang baik, pengairan yang teratur, pemilihan bibit unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit tanaman serta pengolahan pascapanen. 
 

Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah D.

Roboguru

Petani mampu meningkatkan pendapatannya dengan menggunakan mesin dalam kegiatan pertanian. Pernyataan tersebut menunjukkan perkembangan teknologi pertanian dapat ....

Pembahasan Soal:

Dampak positif dari penggunaan atau pemanfaatan teknologi pertanian bagi petani adalah peningkatan pendapatan petani itu sendiri. Hal tersebut disebabkan oleh proses produksi yang cepat serta hasil produksi yang lebih banyak dibandingkan proses produksi menggunakan tenaga manusia atau hewan. Perubahan proses produksi pertanian dari tenaga manusia atau hewan ke tenaga mesin disebut dengan Revolusi Hijau. Di Indonesia, Revolusi Hijau ditandai dengan ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian. Ekstensifikasi dilakukan dengan cara membuka lahan baru. Sedangkan intensifikasi dilakukan dengan cara optimalisasi pengolahan lahan (Panca Usaha Tani).

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah D.

Roboguru

Sebutkan dampak positif dengan adanya Revolusi Hijau ...

Pembahasan Soal:

Revolusi Hijau merupakan sebuah upaya dalam mengembangkan teknologi pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan, atau dengan kata lain mengubah sistem pertanian yang sebelumnya menggunakan teknologi tradisional menjadi teknologi modern.
Penerapan Revolusi Hijau di Indonesia, terjadi pada Masa Orde Baru pada tepatnya tahun 1969 dengan fokus pada hasil pertanian (beras). Pada pelaksanaanya, Revolusi Hijau di Indonesia berfokus pada 4 program, yaitu intensifikasi pertanian dalam bentuk pemilhan pupuk dan pemberantasan hama, kemudian ekstensifkasi pertanian dalam bentuk perluasan lahan pertanian, diversifikasi pertanian dalam bentuk pengalokasian sumber daya pertanian ke aktivitas lain yang menguntungkan dan rehabilitasi yang merupakan segala bentuk usaha dalam meningkatkan hasil pertanian dengan memperbaharui segala hal terkait pertanian.
Sejalan dengan penerapannya, dampak yang ditimbulkan dari Revolusi Hijau di Indonesia, terutama terletak pada posisi negara Indonesia yang merupakan negara swasembada beras di tahun 1980-an. Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya adaptasi teknologi terhadap pertanian adalah dampak lain pemberlakuan Revolusi Hijau di Indonesia.
Dengan begitu, dampak positif penerapan Revolusi Hijau adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya adaptasi teknologi terhadap pertanian, selain secara hasil produksi tentu mengalami peningkatan.

Roboguru

Pengaruh positif dari perkembangan teknologi di Indonesia adalah ...

Pembahasan Soal:

Perkembangan teknologi di Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak zaman pra-aksara. Bukti paling tua bisa kita lihat dari adanya lukisan gua berumur 44 ribu tahun di daerah Sulawesi. Kemudian ketika masuk era kerajaan Hindu-Buddha, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kembali terjadi berkat pengaruh kebudayaan dari India. Memasuki era modern, masyarakat Indonesia banyak melakukan adopsi teknologi dari luar negeri. Mulai dari gadget, internet, hingga sejumlah inovasi yang mampu memudahkan aktivitas sehari-hari. Adopsi teknologi pun harus disesuaikan dengan dasar negara, Pancasila, agar penggunaannya tidak merugikan masyarakat Indonesia.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved