Roboguru

Pada tahun 2017, Badan Litbangkes Kemenkes mengungkapkan data tentang kelainan bawaan bayi sejak dalam kandungan di 19 RS yang kerap menangani pasien dari daerah dengan resiko pencemaran lingkungan dan penggunaan pestisida yang tinggi. Data menunjukan terdapat 494 kasus yang memenuhi kriteria. Kasus-kasus tersebut mengartkan bahwa limbah B3 bersifat...

Pertanyaan

Pada tahun 2017, Badan Litbangkes Kemenkes mengungkapkan data tentang kelainan bawaan bayi sejak dalam kandungan di 19 RS yang kerap menangani pasien dari daerah dengan resiko pencemaran lingkungan dan penggunaan pestisida yang tinggi. Data menunjukan terdapat 494 kasus yang memenuhi kriteria. Kasus-kasus tersebut mengartkan bahwa limbah B3 bersifat...

Pembahasan Soal:

Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah bahan yang karena sifat, konsentrasi, atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemari lingkungan hidup serta membahayakan kesehatn dan kelangsungan hidup hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Limbah B3 mengandung bahan anorganik berbahaya bersifat tertogenik. Teratogenik merupakan sebuah bahan berbahaya yang dapat membuat perkembangan menjadi tidak normal. Seperti misalnya dalam medis, perkembangan sel selama kehamilan yang dapat merusak embrio. Peptisida merupakan salah satu limbah B3 yang berasal dari kegiatan pertanian. Peptisida dengan penggunaan yang tidak tepat akan berdampak negatif pada lingkungan dan membahayakan pada manusia. 

Dengan demikian berdasarkan kasus pada soal menunjukkan bahwa limbah B3 berdifat teratogenik. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Terakhir diupdate 04 April 2021

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved