Roboguru

Pada kondisi aerob, asam piruvat akan dioksidasi secara sempurna menjadi ... dan ... melalui siklus asam sitrat.

Pertanyaan

Pada kondisi aerob, asam piruvat akan dioksidasi secara sempurna menjadi ... dan ... melalui siklus asam sitrat.space 

Pembahasan Soal:

Glikolisis adalah proses penguraian glukosa (beratom 6 C) menjadi 2 molekul asam piruvat (beratom 3 C). Reaksi ini terjadi di dalam sitoplasma sel. Pada kondisi memerlukan oksigen (aerob), glukosa yang telah diubah menjadi asam piruvat melalui glikolisis akan dioksidasi secara sempurna menjadi air dan karbon dioksida melalui siklus Krebs (siklus asam sitrat). Reaksi siklus asam sitrat terjadi di dalam matriks mitokondria.space space 

Dengan demikian, pada kondisi aerob, asam piruvat akan dioksidasi secara sempurna menjadi air dan karbon dioksida melalui siklus asam sitrat.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nurazizah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Terakhir diupdate 13 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apakah yang dimaksud dengan siklus Krebs?

Pembahasan Soal:

Siklus asam sitrat atau siklus asam trikarboksilat disebut juga siklus Krebs sesuai dengan nama penemunya, yaitu Sir Hans Krebs. Pada kondisi aerob, glukosa yang telah diubah menjadi asam piruvat melalui glikolisis akan dioksidasi secara sempurna menjadi air dan karbon dioksida melalui siklus asam sitrat. Reaksi siklus asam sitrat terjadi di dalam matriks mitokondria. Sebelum memasuki siklus asam sitrat, asam piruvat (3 atom karbon) harus dioksidasi terlgbih dahulu menjadi asetil koenzim A atau asetil KOA (2 atom karbon). Reaksi ini terjadi di dalam mitokondria dan dikatalisis oleh enzim piruvat dehidrogenase.  

0

Roboguru

Respirasi seluler terdiri dari respirasi aerob dan anaerob.  Jelaskan tahapan respirasi aerob dari glikolisis sampai transfer elektron lengkap dengan reaksi kimia dan energi ATP yang dihasilkan dar...

Pembahasan Soal:

Metabolisme adalah reaksi biokima yang terdapat pada mahluk hidup. Reaksi yang terjadi pada metabolisme terdapat dua macam yakni katabolisme dan anabolisme. Katabolisme adalah reaksi penguraian sedangkan anabolisme reaksi penyusunan. Katabolisme karbohidrat adalah reaksi penguraian atau pemecahan molekul glukosa (C6H12O6) menjadi unit molekul yang lebih sederhana serta menghasilkan energi. Tahapan reaksi tersebut adalah sebagai berikut:  
space C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 space plus space 6 space O subscript 2 space space ➡ space space 6 space C O subscript 2 space plus space 6 space H subscript 2 O space plus space ATP space space

Katabolisme karbohidrat (respirasi aerob) terdiri dari 4 tahap, yakni: (1) glikolisis, (2) dekarboksilasi oksidatif, (3) siklus kreb, dan (4) transpor elektron.undefined 

  1. Glikolisisundefined 
    Glikolisis adalah reaksi pemecahan molekul karbohidrat yang memiliki 6 karbon menjadi dua bagian. Tahapannya adalah sebagai berikut.undefined 
    Tahapan memerlukan energi. Urutannya yakni glukosa begin mathsize 14px style rightwards arrow end style glukosa-6 fosfat begin mathsize 14px style rightwards arrow end style fruktosa-6 fosfat  begin mathsize 14px style rightwards arrow end stylefruktosa 1,6 fosfat. Pada tahapan ini terdapat dua kali penambahan fosfat (P) yang berasar dari ATP.undefined 
    Tahapan pemecahan atom karbon / lisis. Urutannya adalah fruktosa 1,6 fosfat begin mathsize 14px style rightwards arrow end style fosfogliseraldehid (PGA). Pada langkah ini atom karbon yang semula berjumlah 6 dipecah menjadi dua sehingga masing-masing menjadi senyawa dengan 3 karbon.undefined 
    Tahapan pelepasan energi. Pada tahapan ini terjadi pelepasan energi berupa ATP. Kunci penting disini dimulai dari Fosfogliseraldehid terjadi penambahan fosfat anorganik dan menghasilkan NADH. Fosfogliresaldehid diubah menjadi 1,3 fosfogliserat yang memiliki dua fosfat. Ketika kedua fosfat tersebut dilepaskan, maka akan membentuk energi ATP.undefined 
    Tempat terjadinya glikolisis yakni di sitoplasma. Hasil glikolisis berupa 2 ATP (aslinya 4 namun dikurangi 2 untuk tahapan memerlukan energi) dan 2 senyawa NADH.undefined 
  2. Dekarboksilasi Oksidatifundefined 
    Dekarboksilasi Oksidatif adalah reaksi perantara antara glikolisis dengan siklus krebs. Proses dekarboksilasi oksidatif terbaru yakni dimulai dari sitoplasma menuju mitokondria. Langkah reaksi dekarboksilasi cukup mudah karena hanya mengubah asam piruvat yang memiliki 3 atom karbon menjadi asam sitrat yang memiliki 2 atom karbon. Tempat terjadinya dekarboksilasi oksidatif di matriks mitokondria. Tempat terjadinya dekarboksilasi oksidatif yakni di matriks mitokondria. Hasil dekarboksilasi oksidatif berupa 2 senyawa NADH, 2 begin mathsize 14px style C O subscript bold 2 end style dan asetil ko-A.undefined 
  3. Siklus krebsundefined 
    Siklus krebs adalah tahapan ketiga yang paling banyak menghasilkan begin mathsize 14px style C O subscript 2 end style. Diberi nama sesuai dengan penemunya yakni Hans Krebs. Siklus krebs juga disebut siklus asam sitrat. Ciri siklus krebs yakni berlangsung secara aerob. Fungsi siklus krebs adalah menghasilkan elektron dalam jumlah besar. Tempat terjadinya siklus krebs yakni di matriks mitokondria. Hasil dari siklus krebs yakni dihitung dua siklus karena ada dua asetil ko-A dari reaksi sebelumnya, sehingga hasil dua siklus krebs yakni 6 NADH, 2 FADH, 2 ATP, dan 4 undefined.undefined 
  4. Transpor elektronundefined 
    Transpor elektron adalah proses panen energi ATP yang berasal dari NADH dan begin mathsize 14px style FADH subscript 2 end style yang berasal dari reaksi sebelumnya. Tahapan ini merupakan tingkat respirasi yang paling banyak menghasilkan ATP. Senyawa NADH dan begin mathsize 14px style FADH subscript 2 end style mengandung elektron H+ yang akan ditransfer atau ditranspor keluar dari membran dalam mitokondria. Selama proses transpor tersebut, elektron akan melewati serangkaian reaksi untuk membentuk ATP melalui mekanisme fosforilasi oksidatif. Fosforilasi oksidatif adalah proses menghasilkan ATP secara aerob di dalam krista mitokondria dengan menggunakan sistem transpor elektron. Pada tahapan akhir dari perjalanan elektron (H+), maka elektron akan bereaksi dengan begin mathsize 14px style O subscript 2 end style membentuk air. Tempat terjadinya transfer elektron yakni di krista mitokondria. Jumlah total NADH dari reaksi pertama hingga ketiga ada 10 buah sedangkan begin mathsize 14px style bold FADH subscript bold 2 end style ada dua buah. Hasil dari transfer elektron yakni 34 ATP dan 6 begin mathsize 14px style H subscript bold 2 O end style.undefined 
    Konsep Penting: 1 NADH = 3 ATP; 1 begin mathsize 14px style F italic A italic D H subscript italic 2 end style = 2 ATP.undefined 

Respirasi anaerob adalah suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam bahan bakar organik (misalnya karbohidrat) melalui serangkaian reaksi tanpa menggunakan oksigen. Reaksi pada respirasi anaerob tidak melibatkan oksigen sehingga digunakan senyawa tertentu, seperti asam piruvat (3 C) atau asetaldehida (2 C) sebagai akseptor (penerima) elektron akhir dan mengikat H+. Respirasi anaerob disebut juga fermentasi. Respirasi anaerob terdiri atas dua tahapan reaksi, yaitu glikolisis dan transpor elektron. Proses glikolisis respirasi anaerob sama dengan respirasi aerob, yaitu setiap satu molekul glukosa diubah menjadi 2 asam piruvat, 2 NADH, dan 2 ATP. Sementara iru, transfer elektron terjadi dari NADH ke asam piruvat atau turunan asam piruvat sehingga dihasilkan NAD+. Kemudian NAD+ akan masuk kembali ke glikolisis. Berdasarkan produknya, jenis fermentasi yang umum, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.undefined 

  1. Fermentasi alkoholundefined 
    Fermentasi alkohol dilakukan oleh bakteri anaerob dan ragi (yeast). Fermentasi alkohol dapat terjadi pada proses pembuatan minuman anggur (bir) dan tapai. Jamur yang melakukan fermentasi, contohnya Saccharomyces cerevisiae yang digunakan dalam pembuatan tapai. Dalam pembuatan tapai, wadah harus ditutup rapat agar tidak ada oksigen sehingga jamur dapat melakukan respirasi anaerob secara sempurna. Jika wadah terbuka, proses fermentasi akan terganggu dan memungkinkan tumbuhnya mikroorganisme lain sehingga rasa tapai asam dan tidak manis. Mekanisme reaksi fermentasi alkohol adalah sebagai berikut.undefined 
    - Bahan baku glukosa (6 C) diubah menjadi asam piruvat (3 C) melalui rentetan reaksi glikolisis.undefined 
    - Asam piruvat (3 C) melepaskan C02 menjadi asetaldehida (2 C).undefined 
    - Asetaldehida direduksi oleh NADH menghasilkan etanol dan melepaskan NAD+.undefined 
    - NAD+ masuk kembali ke dalam reaksi glikolisis. Sementara itu, asetaldehida berperan sebagai akseptor elektron.undefined 
    Hasil fermentasi alkohol setiap 1 molekul glukosa, yaitu 2 etanol, 2 undefined dan 2 ATP.undefined 
  2. Fermentasi asam laktatundefined 
    Fermentasi asam laktat terjadi pada sel otot hewan dan manusia ketika kekurangan oksigen. Hal ini terjadi jika katabolisme gula untuk membentuk ATP melebihi dari pasokan oksigen dalam darah. Eritrosit bersifat anaerob dan menghasilkan asam laktat karena tidak memiliki mitokondria. Fermentasi asam laktat juga dilakukan oleh jamur atau bakteri yang sering digunakan dalam pembuatan keju dan yoghurt, misalnya Streptococcus sp. Mekanisme reaksi fermentasi asam laktat adalah sebagai berikut.undefined 
    - Glikolisis mengubah glukosa (6 C) menjadi asam piruvat (3 C).undefined 
    - Asam piruvat langsung direduksi oleh NADH sehingga membentuk asam laktat (3 C) dan melepaskan NAD+.undefined 
    - NAD+ masuk kembali ke glikolisis. Asam piruvat berperan sebagai akseptor elektron.undefined 
    Hasil fermentasi asam laktat, yaitu 2 asa.m laktat dan 2 ATP. Reaksi sederhana fermentasi asam laktat adalah sebagai berikut.undefined 
    begin mathsize 14px style C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 space open parentheses glukosa close parentheses space rightwards arrow space 2 space C subscript 3 H subscript 6 O subscript 3 space left parenthesis asam space laktat right parenthesis space plus space 2 space ATP space open parentheses energi close parentheses end style. Penimbunan asam laktat pada sel otot menyebabkan berkurangnya elastisitas otot sehingga menimbulkan kelelahan dan nyeri. Namun, secara berangsur-angsur asam laktat akan diangkut oleh darah menuju ke hati untuk diubah kembali menjadi asam piruvat.undefined 

2

Roboguru

Apa yang dimaksud dengan siklus Krebs?

Pembahasan Soal:

Siklus Krebs adalah salah satu proses respirasi aerobik yang terjadi setelah glikolisis. Pada siklus Krebs, Asetil CoA akan bereaksi dengan asam oksaloasetat menjadi asam sitrat. Selanjutnya, asam sitrat secara bertahap akan melepaskan 2 atom C sehingga menjadi asam oksaloasetat. Peristiwa pelepasan atom C diikuti dengan pelepasan energi yang berupa ATP yang dapat digunakan langsung oleh sel. Selain ATP, hidrogen juga dilepaskan, kemudian bergabung dengan NAD dan FAD menjadi NADH2 dan FADH2. Keduanya akan menuju sistem transpor yang direaksikan dengan oksigen dan menghasilkan air. Jadi, siklus Krebs adalah salah satu tahapan respirasi aerobik yang menghasilkan 4 CO2, 6 NADH2, 2 FADH2, dan 2 ATP.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan skema respirasi aerob di bawah ini! Berdasarkan skema di atas, tuliskan nama tahap/reaksi pada nomor 2!

Pembahasan Soal:

Berdasarkan skema pada soal, nama tahap/reaksi pada nomor 2 adalah siklus Krebs. Siklus Krebs adalah tahap lanjutan dari glikolisis yang terjadi di matriks mitokondria. Bahan yang digunakan dalam siklus Krebs adalah Asetil Ko-A. Hasil akhir siklus Krebs adalah 2 ATP, 6 NADH, 2 FADH2, dan 4 CO2.  

Dengan demikian, nama tahap/reaksi pada nomor 2 adalah siklus Krebs.

1

Roboguru

Senyawa kimia yang dihasilkan oleh katabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang selanjutnya memasuki rangkaian reaksi dalam siklus Krebs adalah ...

Pembahasan Soal:

Karbohidrat, lemak dan protein, pada dasarnya akan dirombak menjadi senyawa yang sama yaitu asetil Koenzim A (KoA). Hasil pencernaan lemak berupa asam lemak dan gliserol, protein berupa asam amino, dan pemecahan glukosa menjadi asam piruvat, semua senyawa hasil pencernaan tersebut akan diubah menjadi asetil KoA. Asetil KoA selanjutnya akan memasuki siklus krebs untuk membentuk ATP, air, dan karbon dioksida. Alur katabolisme tersebut ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved