Roboguru

Minuman yoghurt yang dibuat dari air susu adalah hasil kerja dari organisme ....

Pertanyaan

Minuman yoghurt yang dibuat dari air susu adalah hasil kerja dari organisme ....space space 

  1. Rizhopus oryzaespace space 

  2. Streptococcus thermophilusspace space 

  3. Neurospora sitophilaspace space 

  4. Aspergillus wentiispace space 

  5. Endomycopsis fibuligerspace space 

Pembahasan Soal:

Minuman yoghurt yang dibuat dari air susu adalah hasil kerja dari organisme Streptococcus thermophilus. Yoghurt  merupakan minuman probiotik yang dibuat dengan teknik fermentasi dibantu oleh bakteri asam laktat berupa Streptococcus thermophilus​​​​​​​ dan Lactobacillus bulgaricus. Yoghurt yang dikonsumsi secara rutin dapat melindungi kesehatan pencernaan.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.space space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 30 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan tabel berikut   Produk Makanan   Mikroorganisme 1 Keju A Rhizopus oligosporus 2 Tofu B Aspergillus sojae 3 Tauco C P...

Pembahasan Soal:

Bioteknologi merupakan cabang ilmu biologi yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup maupun produk makhluk hidup untuk menghasilkan barang dan jasa yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Berdasarkan prinsip yang digunakan, bioteknologi dapat dibedakan menjadi bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern. Bioteknologi konvensional memanfaatkan makhluk hidup atau produk makhluk hidup secara langsung melalui teknik fermentasi. Produk bioteknologi konvensional dibuat dengan bantuan mikroorganisme. Contoh produk bioteknologi konvensional beserta mikroorganismenya yaitu sebagai berikut.

  Produk Makanan Mikroorganisme
1 Keju Penicillium camembertii
2 Tofu Mucor silvaticus
3 Tauco Aspergillus oryzae
4 Tempe Rhizopus oryzae, Rhizopus oligosporus
5 Kecap Aspergillus wentii, Aspergillus sojae

Berdasarkan tabel, maka dapat diketahui hubungan produk bioteknologi dengan mikroorganisme pada soal yaitu 1-C, 2-E, 3-D, 4-A, 5-B.undefined 

0

Roboguru

Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan tape adalah . . . .

Pembahasan Soal:

Tape merupakan hasil dari proses bioteknologi. Tape dihasilkan dari proses fermentasi bahan pangan seperti beras atau singkong. Proses fermentasi tape dibantu oleh ragi yang merupakan campuran dari beberapa mikroorganisme. Mikroorganisme yang terlibat dalam pembuatan tape adalah Saccharomyces cereviceae, Saccharomyces elipsoides, dan Endomycopsis fibulegera.undefined 

0

Roboguru

Tempe merupakan makanan bergizi tinggi hasil fermentasi. Ceritakan cara pembuatan tempe!

Pembahasan Soal:

Salah satu contoh produk makanan bergizi tinggi hasil bioteknologi adalah tempe. Tempe dibuat dengan memanfaatkan jamur genus Rhizopus, seperti R. stoloniferus, R. oligosporus dan R. oryzae. Tempe memiliki beberapa keunggulan, yaitu bergizi tinggi dan mudah dicerna. Hal itu disebabkan selama proses fermentasi, jamur Rhizopus menghasilkan enzim protease yang mampu mendegradasi protein menjadi asam amino dan juga menghasilkan enzim lipase yang menguraikan lemak menjadi asam lemak. Baik asam amino maupun asam lemak merupakan senyawa sederhana yang langsung dapat diserap. oleh tubuh.

Proses pembuatan tempe

  • Penyortiran biji kedelai kemudian biji kedelai dicuci dengan air yang mengalir.
  • Biji kedelai yang sudah bersih ke dalam panci berisi air, kemudian direbus selama 30 menit atau sampai mendekati setengah matang.
  • Kedelai yang sudah direbus direndam selama semalam hingga menghasilkan kondisi asam.
  • melepaskan kulit biji kedelai yang telah lunak, kemudian dicuci atau dibilas dengan menggunakan air bersih.
  • Biji kedelai dikukus atau direbus hingga empuk
  • Setelah matang, diangkat, lalu dihamparkan tipis-tipis di atas tampah. Ditunggu sampai dingin, airnya menetes habis, dan keping kedelai mengering.
  • Proses selanjutnya adalah menambahkan ragi. Pemberian ragi pada kedelai dicampurkan sambil diaduk hingga merata. 
  • Bungkus kedelai yang sudah bercampur rata dengan ragi menggunakan daun pisang atau plastik. Kemudian dilakukan pemeraman.
  • Sesudah diperam semalaman, dilakukan penusukan dengan lidi. Tujuannya agar udara segar dapat masuk ke dalam bahan tempe.
  • Peram lagi semalaman, keesokan harinya tempe yang dibuat telah jadi dan siap dikonsumsi.

0

Roboguru

Pada proses bioteknologi konvensional, bahan baku kacang kedelai yang difermentasi dapat dibuat berbagai jenis makanan, seperti tempe, tauco, dan kecap. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Pembahasan Soal:

Tempe, tauco, dan kecap adalah makanan fermentasi khas Indonesia yang difermentasi oleh jenis mikroorganisme yang berbeda. Tempe difermentasi oleh Rhizopus olygosporus, kecap oleh Aspergillus wentii, tauco oleh A. oryzae, R. olygosporus, R.
oryzae. Jenis-jenis mikroba tersebut termasuk ke dalam kelompok cendawan (fungi). Setiap mikroorganisme memiliki kemampuan untuk menghasilkan metabolit spesifik, misalnya adalah enzim. Oleh karena itu, setiap mikroorganisme memiliki potensi yang berbeda-beda untuk digunakan dalam pemanfaatannya masing-masing.

0

Roboguru

Jika kita bandingkan makanan produk bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional manakah menurutmu yang paling aman di konsumsi? Jelaskan alasanmu!

Pembahasan Soal:

Produk bioteknologi mudah dijumpai pada kehidupan sehari. Salah satu produk bioteknologi yang mudah dijumpai adalah makanan. Produk makanan dari bioteknologi konvensional sudah ada dari dahulu dan telah dikonsumsi sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Meski proses pembuatannya sederhana dan tidak memerlukan keterampilan khusus, produk bioteknologi konvensional telah terbukti aman dikonsumsi karena konsumsinya dalam jangka panjang pada umumnya tidak menimbulkan efek samping. Teknologi yang sederhana dan pemanfaatan organisme secara utuh (tanpa rekayasa genetika) juga membuat produk pangan bioteknologi konvensional menjadi lebih aman.

Pada produk-produk makanan yang memanfaatkan bioteknologi modern pada umumnya diproduksi melalui proses rekayasa genetika, sehingga disebut produk rekayasa genetik (PRG). PRG mencakup pangan olahan yang diproduksi, bahan baku pangan, bahan tambahan pangan, dan/atau bahan lain yang dihasilkan dari proses rekayasa genetik. Meski demikian, pemanfaatan pangan PRG mengundang kekhawatiran terkait kemungkinan risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan manusia seperti alergi, adanya transfer gen, dan timbulnya beberapa penyakit seperti kanker. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengkajian secara hati-hati terhadap PRG sebelum disebarluaskan kepada masyarakat. Beberapa negara sudah mengatur kebijakan tentang peredaran pangan PRG, termasuk Indonesia untuk menurunkan risiko yang dapat ditumbulkan dari konsumsi produk pangan PRG. Di Indonesia peredaran pangan PRG diatur dalam undang-undang dan diawasi oleh BPOM.

Dengan demikian, produk bioteknologi konvensional lebih aman dikonsumsi dibandingkan dengan produk bioteknologi modern.space

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved