Roboguru

Mengapa pemerintah kolonial Belanda menerapkan kebijakan Politik Etis?

Pertanyaan

Mengapa pemerintah kolonial Belanda menerapkan kebijakan Politik Etis?undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Politik Etis merupakan suatu kebijakan yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial Belanda mempunyai tanggung jawab moral demi kehormatan mereka untuk membalas hutang budi atas kekayaan dan kemakmuran yang diterima Belanda dari tanah jajahannya, yakni Indonesia. Alasan kolonial Belanda menerapkan kebijakan politik etis di tanah jajahan adalah karena banyaknya kritik dari dalam negeri kerajaan Belanda atas pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia. Kritik tersebut menyatakan bahwa Belanda sudah mendapat kekayaan yang melimpah dari eksploitasi sumber daya alam tanah jajahan sehingga Belanda menjadi negara yang makmur dan sejahtera, sementara tanah jajahan yang menjadi sumber kekayaannya hidup memprihatinkan dengan kemiskinan dan keterbelakangan.

Kebijakan politik etis disusun berdasarkan tulisan – tulisan atas penelitian dan pengalaman di lapangan oleh seorang politikus sekaligus ahli hukum Belanda yang bernama Conrad Theodore van Deventer. Tulisan yang bernada kritik tersebut berjudul Een Eereschuld (Hutang kehormatan) dan dimuat pada majalah De Gids di Belanda. Selain bernama Conrad Theodore van Deventer, tokoh dari kau metis yang mengkritik pemerintah Belanda tersebut adalah Pieter Brooshooft yang merupakan seorang wartawan pada koran De Locomotief.

Kebijakan politik etis pemerintah colonial Belanda ini dirangkum dalam program kerja Trias van Deventer yang terdiri atas sebagai berikut.

  1. Program irigasi atau pengairan. Program ini dijalankan dengan cara membangun dan memperbaiki saluran – saluran pengairan dan bendungan yang berguna untuk usaha pertanian di Indonesia.
  2. Program migrasi. Program ini dijalankan dengan menghimbau para penduduk untuk bertransmigrasi ke daerah lain.
  3. Program edukasi atau pendidikan. Program ini dijalankan dengan membuka dan memperluas sarana dan prasarana pendidikan di Indonesia sehingga rakyat Indonesia memperoleh pendidikan yang baik dan terbebas dari segala bentuk keterbelakangan.

Pelaksanaan program politik etis yang dicetuskan oleh pemerintah kolonial Belanda ternyata tidak dijalankan dengan baik karena dilakukannya berbagai penyimpangan atas program tersebut.

Dengan demikian, latar belakang pemerintah kolonial Belanda menerapkan kebijakan Politik Etis adalah banyaknya kritikan dan tuntutan agar Belanda memberikan sebuah balas jasa kepada Indonesia yang telah banyak memberikan keuntungan besar bagi Belanda.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 23 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kebangkitan Nasional Indonesia merupakan dampak positif dari kebijakan pemerintah Hindia Belanda yaitu....

Pembahasan Soal:

Kebangkitan nasional terjadi pada awal abad ke-20 dan dipelopori oleh golongan terpelajar yang selanjutnya mendirikan organisasi pergerakan nasional. Golongan terpelajar di Indonesia muncul akibat dari kebijakan pendidikan yang termuat dalam politik etis atau politik balas budi. Politik etis sendiri merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1901 sebagai utang budi terhadap bangsa Indonesia dan bertujuan untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat.  Di masa politik etislah sekolah yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda disesuaikan dengan status sosial yang ada dalam masyarakat dan jauh dari kepentingan Pemerintah Hindia Belanda. Para pelajar yang berhasil mengenyam pendidikan yang lebih baik memperoleh banyak wawasan, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Wawasan tentang situasi dan kondisi di berbagai negara dan membandingkannya dengan negara sendiri
  2. Wawasan tentang berbagai paham yang tumbuh dan berkembang di Eropa dan Asia Afrika seperti nasisonalisme, liberalisme, sosialisme, dan demokrasi
  3. Wawasan tentang pergerakan nasionalisme di berbagai negara

Pengetahuan atau wawasan terutama yang berkaitan dengan paham baru nasionalisme dan pergerakan nasional kemudian coba diterapkan saat itu. Paham nasionalisme atau paham kebangsaan yang menitikberatkan pada cara pandang masyarakat terhadap negara dan bangsa sebagai satu kesatuan mulai dikenalkan oleh para pelajar kepada masyarakat.

Hal ini merupakan upaya para pelajar untuk mengubah cara pandang masyarakat sebelumnya bersifat kedaerahan menjadi bersifat nasional serta menumbuhkembangkan semangat persatuan dan kesatuan sebagai upaya mencapai keberhasilan cita-cita Indonesia yang merdeka. Para pelajar kemudian mewujudkan upaya-upaya tersebut ke dalam bentuk Pergerakan Nasional yang ditandai oleh berdirinya berbagai organisasi kepemudaan, salah satunya Budi Utomo yang merupakan perintis kebangkitan nasional di Indonesia. Adapun tokoh-tokoh kebangkita nasional Indonesia yang juga tokoh pendiri Budi Utomo antara lain dr. Wahidin Soedirohusodo, dr. Soetomo, dan Goenawan Mangoenkoesoemo.

Dengan demikian, kebangkitan nasional merupakan dampak positif dari politik etis di bidang pendidikan. 

0

Roboguru

Dampak paling besar pelaksanaan Politik Etis dirasakan di bidang pendidikan karena....

Pembahasan Soal:

Pelaksanaan politik etis oleh pemerintah Kolonal Belanda, pada tahun 1900 bidang edukasi Pemerintah Kolonial Belanda menunjuk J.H. Abendanon sebagai direktur pendidikan. Ia dan istrinya berusaha menyelenggarakan pendidikan demi mendorong kesadaran golongan muda untuk memperdulikan nasib bangsanya.

0

Roboguru

Sistem politik Balas Budi atau (Ethische Politiek) dicetuskan oleh tokoh Belanda yang bernama...

Pembahasan Soal:

Pada tahun 1830 Gubernur Jenderal Johannesvan den Bosch menerapkan sebuah kebijakan yaitu Sistem Tanam Paksa di Indonesia. Kebijakan ini sangat menyengsarakan rakyat, penderitaan tidak berujung bagi bangsa bumiputra. Maka mulai muncul kritikan dan kecaman atas pelaksanaan tanam paksa, bahkan dari kalangan orang Belanda sendiri. Sehingga muncul gagasan politik etis atau balas budi. Politik etis atau balas budi merupakan suatu pemikiran yang menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan bumiputera. Digagas oleh C.Th. van Deventer dan resmi diterapkan di Indonesia pada tahun 1901. Tiga program pokok disebut dengan Trias van Devebter yaitu Irigasi, Edukasi dan Emigrasi. 

Dengan demikian sistem politik Balas Budi atau (Ethische Politiek) dicetuskan oleh tokoh Belanda yang bernama Van Deventer.

0

Roboguru

Perhatikan tabel berikut: No A B 1 Bandung Surabaya 2 Makassar Bogor 3 Surakarta Denpasar Perguruan tinggi pertama yang dibentuk pem...

Pembahasan Soal:

Sejarah perguruan tinggi di Indonesia bermula sejak pemerintah Hindia Belanda memberlakukan Politik Etis, yang salah satu programnya adalah pendidikan. Program pendidikan mendorong timbulnya sekolah-sekolah yang semula hanya sekolah dasar untuk belajar membaca, menulis, dan menghitung, kemudian diperluas pada sekolah menengah dan perguruan tinggi. Perguruan tinggi ini yang kemudian menjadi cikal bakal berkembangnya Universitas dan Fakultas di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Pada tahun 1902 di Batavia didirikan School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (School Tot Opleiding van Inlandsche Artsen atau dikenal sebagai Sekolah Dokter Bumi Putera) kemudian NIAS (Nerderlandsch Indische Artsen School) tahun 1913 di Surabaya . Ketika STOVIA tidak menerima murid lagi, didirikanlah sekolah tabib tinggi GHS (Geneeskundige Hooge School) pada tahun 1927. Perguruan inilah yang sebenarnya merupakan embrio kedokteran Universitas Indonesia. Di Bandung tahun 1920 didirikan Technische Hooge School (THS) yang pada tahun itu juga dijadikan perguruan tinggi negeri. THS ini adalah embrio Institut Teknologi Bandung. Pada tahun 1922 didirikan Textil Inrichting Bandoeng (TIB) ini lah embrio Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Bandung. Pada tahun 1922 kemudian berdiri sekolah hukum (Rechts School) yang kemudian ditingkatkan menjadi sekolah tinggi hukum (Recht hooge School) pada tahun 1924. Sekolah tinggi inilah embrio Fakultas Hukum di Indonesia. Di Jakarta tahun 1940 didirikan Faculteit de Letterenen Wijsbegeste[2] yang kemudian menjadi Fakultas Sastra dan Filsafat di Indonesia. Di Bogor didirikan sekolah tinggi pertanian (Landsbouwkundige Faculteit) pada tahun 1941 yang sekarang disebut Institut Pertanian Bogor (IPB). Pada zaman Jepang sampai awal kemerdekaan, GHS ditutup dan atas inisiatif pemerintahan militer, GHS dan NIAS dijadikan satu dan diberikan nama Ika Dai Gakko (Sekolah Tinggi Kedokteran). Dua hari setelah proklamasi, tanggal 19 Agustus 1945, pemerintah Indonesia mendirikan Balai Pergoeroean Tinggi RI yang memiliki Pergoeroean Tinggi Kedokteran. Sekolah tinggi ini dibuka secara resmi pada tanggal 1 Oktober 1945.space

Dengan demikian, perguruan tinggi pertama yang dibentuk pemerintah Indonesia terletak dikota yang ditunjukkan pada nomor A1,B1, dan B2.

Jadi, jawaban yang benar jika sesuai naskah soal, tidak ditemukan  jawaban. Maka dipilihlah opsi multiple choice dimana perguruan tinggi yang tertua di Indonesia sesuai tabel diatas adalah Bandung, Surabaya dan Bogor ( A, B dan D benar sedangkan C dan E salah ).

0

Roboguru

Isi politik Etis adalah...

Pembahasan Soal:

Politik Etis adalah kebijakan Belanda yang dilakukan sebagai dampak dari Sistem Tanam Paksa. Penduduk asli Indonesia harus menderita karena harus bekerja dengan gaji kecil dan kondisi berat dalam Sistem Tanam Paksa, sementara belanda memperoleh keuntungan. Politik Etis juga didorong desakan kelompok Liberal di Belanda pada akhir abad ke-19 M, seperti Conrad Theodore van Deventer. Pemerintah Belanda menjalankan Politik Etis atau Politik Balas Budi ini dalam tiga kebijakan yang disebut dengan “Trias van Deventer”, yaitu Edukasi (pendidikan), Irigasi (pembangunan saluran pengairan), dan Migrasi (perpindahan penduduk).undefined

Dengan demikian, isi dari politik etis meliputi 3 hal yaitu :  Edukasi (pendidikan), Irigasi (pembangunan saluran pengairan), dan Migrasi (perpindahan penduduk).

Jadi , jawaban yang tepat adalah D.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved