Roboguru

Mengapa kristal senyawa ion dapat pecah jika dikenai tekanan (dipukul)?

Pertanyaan

Mengapa kristal senyawa ion dapat pecah jika dikenai tekanan (dipukul)?space

Pembahasan Soal:

Kristal ion dapat pecah jika dipukul karena kristal senyawa ion bersifat keras dan rapuh, apabila senyawa ion dipukul maka akan menyebabkan pergeseran posisi ikatan ion positif dengan ion negatif yang berikatan dan tersusun selang-seling. Pergeseran ini menyebabkan pertemuan sesama ion positif dan sesama ion negatif, akibatnya muncul gaya tolak menolak sehingga struktur kristalnya pecah.space

Maka, kristal senyawa ion dapat pecah jika dikenai tekanan (dipukul) dikarenakan adanya pergeseran posisi ikatan ion positif dengan ion negatif yang berikatan dan tersusun selang-seling.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Lubis

Mahasiswa/Alumni Universitas Sumatera Utara

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Carilah contoh-contoh senyawa ion, senyawa kovalen dan logam, kemudian buatlah tabel berdasarkan sifat fisisnya.

Pembahasan Soal:

Senyawa Ion Senyawa Kovalen Logam
Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi Mempunyai titik leleh dan titik didih yang rendah Mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi
Keras tetapi rapuh Bersifat lunak dan tidak rapuh Bersifat keras tetapi lentur/tidak mudah patah jika ditempa
Berupa padatan pada suhu ruang Berupa gas, cairan, atau padatan lunak pada suhu ruang Berupa padatan pada suhu ruang
Larut dalam pelarut air, tetapi umumnya tidak larut dalam pelarut organik Umumnya tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik Mempunyai permukaan yang mengkilap
Tidak menghantarkan listrik dalam fasa padat, tetapi menghantarkan listrik dalam
fasa cair
Pada umumnya tidak menghantarkan listrik
  • Penghantar listrik yang baik
  • Memberi efek foto listrik dan efek termionik
Contoh: Na ClK BrMg Cl subscript 2 Contoh: H ClC O subscript 2 Contoh:Fe, Au, Ni

Jadi, jawaban sesuai dengan tabel di atas.

0

Roboguru

Senyawa X dan Y mempunyai sifat seperti ditunjukan dalam tabel berikut.     Keterangan : (+) = menghantarkan arus listrik (-). = tidak menghantarkan arus listrik Berdasarkan data tersebut, jenis i...

Pembahasan Soal:

Identifikasi Senyawa X

Senyawa X tidak larut dalam air yang merupakan pelarut polar. Pada fase padat, lelehan, dan larutan senyawa X tidak dapat menghantarkan listrik, ini berarti pada fase larutan dan lelehan tidak ada ion yang terurai dari senyawa X (tidak memiliki ikatan ion) . Kesimpulan : Senyawa X memiliki ikatan kovalen nonpolar.

Identifkasi Senyawa Y

Senyawa Y larut dalam air artinya senyawa Y mengalami penguraian dan ionisasi membentuk kation dan anion di dalam pelarut air. Pada fase larutan dan lelehan senyawa Y dapat menghantarkan listrik karena ada ion-ion yang bergerak bebas sehingga dapat mengalirkanan elektron. Arus listrik merupakan aliran elektron, oleh karena itu senyawa Y dapat menghantarkan listrik. Kesimpulan : Senyawa Y memiliki ikatan ion.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah D.undefined 

1

Roboguru

Tabel berikut ini memperlihatkan sifat fisika dari lima senyawa. Senyawa ionic terdapat pada nomor ... Zat yang termasuk senyawa ion adalah ...

Pembahasan Soal:

Beberapa sifat senyawa ion, antara lain:

  1. Memiliki Titik Didih dan Titik Leleh yang Tinggi
  2. Keras Tetapi Rapuh
  3. Berupa Padatan pada Suhu Ruang
  4. Larut Dalam Pelarut Air, Tetapi Umumnya Tidak Larut Dalam Pelarut Organik
  5. Tidak Menghantarkan Listrik Dalam Fasa Padat, Tetapi Menghantarkan Listrik Pada Fasa Cair

Dari data diketahui zat C memiliki titik leleh yang tinggi, dapat menghantarkan listrik dalam bentuk larutan, dan dapat larut dalam air. 

Jadi, Zat yang termasuk senyawa ion adalah zat C.

0

Roboguru

Mengapa padatan NaCl tidak dapat menghantarkan arus listrik dan mempunyai titik leleh sangat tinggi?

Pembahasan Soal:

Padatan NaCl tidak dapat menghantarkan listrik karena pada padatan, tidak dapat membentuk ion-ion yang dapat memfasilitasi hantaran arus listrik. Ion-ion tersebut tersusun membentuk kisi dengan gaya yang cukup kuat. Adanya gaya yang cukup kuat menyebabkan senyawa NaCl memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi. 

0

Roboguru

Percobaan berikut digunakan untuk menguji kristal kalium bromida. Lampu tidak menyala. Kemudian ditambahkan air suling ke dalam gelas kimia dan lampu menjadi menyala. Berikut ini pernyataan yang be...

Pembahasan Soal:

Perhatikan bahwa di dalam gelas kimia terdapat padatan kalium bromida. Kalium bromida merupakan senyawa ion yang terbentuk dari ion kalium dan ion bromida.

K to the power of plus sign and Br to the power of minus sign yields K Br 

Ketika diuji daya hantar listriknya, ternyata lampu tidak menyala. Hal ini karena tidak adanya medium untuk mengalirkan listrik tersebut.

Hasil yang berbeda ditunjukkan jika pada gelas kimia ditambahkan air suling. Ketika ditambahkan air, padatan kalium bromida akan terlarut dan mengionkan kation kalium dan anion bromida. Ion-ion tersebut akan bergerak ke elektrode yang berlawanan muatan. Adanya ion-ion tersebut membantu dalam menghantarkan listrik dan menyebabkan lampu menyala.


Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved