Roboguru

Mengapa Kerajaan Sriwijaya disebut sebagai kerajaan maritim?

Pertanyaan

Mengapa Kerajaan Sriwijaya disebut sebagai kerajaan maritim?undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Kerajaan maritim adalah sebutan untuk kerajaan yang terletak di wilayah pesisir pantai dan masyarakatnya menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan laut, perikanan, perdagangan dan pelayaran. Kerajaan Sriwijaya disebut sebagai kerajaan maritim karena didukung oleh berbagai bukti yang ada, yaitu letak Kerajaan Sriwijaya yang terletak di wilayah tepi Sungai Musi sebagai sungai terpanjang di Indonesia sehingga dekat dengan air dan transportasi perairan, sudah mengenal teknologi pembuatan perahu, mengandalkan perdagangan antar pulau bahkan antar negara dalam perekonomian, hal ini dibuktikan dengan dikuasainya Selat Malaka dan Selat Sunda, serta memiliki angkatan laut yang kuat sehingga dengan kekuatan mereka, lokasi-lokasi perdagangan strategis berhasil ditaklukan.

Dengan demikian alasan mengapa Kerajaan Sriwijaya disebut sebagai kerajaan maritim karena letak geografisnya yang strategis serta potensi-potensi yang dimiliki oleh Kerajaan Sriwijaya dalam hal perairan dan kelautan, dibuktikan dengan sudah mengenal teknologi pembuatan perahu dan memiliki angkatan laut yang kuat.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Susilo

Terakhir diupdate 05 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengapa Selat Malaka mempunyai peranan penting pada masa Kerajaan Sriwijaya?

Pembahasan Soal:

Selat Malaka merupakan kawasan yang sangat strategis karena menghubungkan jalur pelayaran antara Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan. Hal ini menjadikan Selat Malaka sebagai jalur transportasi perdagangan dunia, sehingga banyak kapal-kapal melintasi dan singgah di Selat Malaka. Banyak para pedagang dari berbagai wilayah khususnya Arab, Persia, India dan Tiongkok yang melakukan bongkar muat barang dagangan di Selat Malaka. Bahkan sejumlah penguasa pada masa Hindu-Buddha jatuh bangun untuk menduduki kawasan pesisir di sekitar perairan ini. Sebagai kerajaan yang sempat menguasai Selat Malaka, hal ini menyebabkan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan dan mampu menguasai perdagangan nasional serta internasional. Selain itu sebagai penguasa selat, Kerajaan Sriwijaya juga menarik pajak dari pedagang-pedagang yang melintasi Selat Malaka.

Dengan demikian, alasan mengapa Selat Malaka mempunyai peranan penting pada masa Kerajaan Sriwijaya karena letaknya yang strategis sebagai jalur perdagangan dunia sehingga menyebabkan Kerajaan Sriwijaya mampu menguasai perdagangan nasional serta internasional. Selain itu, tentunya menguntungkan Kerajaan Sriwijaya karena penarikan pajak yang diberlakukan.

0

Roboguru

Unsur-unsur apa saja yang harus dikuasai, agar sebuah kerajaan mampu menjadi kerajaan maritim?

Pembahasan Soal:

Kerajaan maritim adalah sebuah kerajaan yang mayoritas aktifitasnya berasal dari laut, seperti perdagangan, pelayaran dan kegiatan maritim yang bertujuan untuk mengantarkan atau mendapatkan komoditas dari laut. Unsur-unsur yang harus dikuasai sebuah kerajaan agar dapat menjadi kerajaan maritim, yaitu unsur wilayah kekuasaan yang mayoritas wilayahnya dikelilingi laut dan perairan, negara mendapatkan hasil signifikan dari perdagangan atau pelayaran dari wilayah perairan tersebut. Juga unsur armada laut yang kuat agar wilayahnya bisa bertahan dari serangan kerajaan lain.

Dengan demikian, unsur-unsur yang harus dikuasai suatu kerajaan agar mampu menjadi kerajaaan maritim adalah unsur wilayah kekuasaan perairan, unsur perekonomian yang mengandalkan wilayah perairan serta unsur armada laut yang kuat sebagai garda terdepan dalam mempertahankan wilayahnya.

0

Roboguru

Salah satu sumber asing yang berasal dari Arab memuat informasi mengenai Kepulauan Indonesia. Sumber tersebut menyebutkan tentang ...

Pembahasan Soal:

Pada Masa Hindu Buddha di Nusantara, pernah berdiri suatu kerajaan maritim besar bercorak Buddha bahkan menjadi salah satu pusat penyebaran agama Buddha, yaitu Kerajaan Sriwijaya.  Kerajaan sriwijaya diperkirakan berdiri pada abad ke-7 masehi dan runtuh pada abad ke-15 masehi. Kerajaan ini terletak di sekitar Kota Palembang sekarang. Letaknya yang strategis sebagai bagian dari aktivitas perdagangan menjadikan kerajaan ini sebagai salah satu kerajaan yang berbasis pada ekonomi perdagangan. 

Adapun bukti pendirikan kerajaan ini, bersumber dari catatan tertulis berupa prasasti baik dalam ataupun luar negeri, dan berbagai berita (informasi) asing. Salah satu sumber berita yang menyebutkan bahwa telah ada kerajaan Sriwijaya adalah berita dari Arab yang ditulis oleh tokoh bernama Al Beruni dan Hordadheh. Dalam sumber tersebut berisi mengenai kemakmuran kerajaan Sriwijaya "Zabag". Lebih lanjut dikatakan, bahwa Kerajaan Zabag mampu menghasilkan emas yang sangat banyak setiap tahunnya. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah A.

0

Roboguru

Mengapa Kerajaan Sriwijaya dikatakan sebagai pusat pembelajaran agama Buddha Mahayana di seluruh Asia Tenggara?

Pembahasan Soal:

Catatan mengenai Sriwijaya telah ditulis oleh I Tsing, seorang musafir Cina yang pernah bermukim selama tujuh tahun di ibukota Sriwijaya untuk mendalami pengetahuan agama Budha, dari catatan tersebut dikatakan bahwa Sriwijaya telah menjadi pusat pengajaran agama Budha di Asia dan telah mnempunyai hubungan dengan pusat-pusat pengajaran agama Budha di India.  Pengajaran Budha yang ada di Sriwijaya adalah Budha Mahayana.

Pengajaran agama Budha di Sriwijaya juga tidak lepas dari peran biksu Dharmaktri atau Sakyakirti yang merupakan biksu tertinggi di Sriwijaya dengan pengetahuan pengajaran agama Budha yang luas. Selain itu, kerajaan Sriwijaya terkenal dengan kerajaan maritim yang hebat, sehingga ini memudahkan untuk orang-orang dari negara lain yang ingin belajar agama Budha ke Sriwijaya melalui jalur pelayaran.

Banyak pelajar asing datang untuk belajar Sansekerta, bahkan antara tahun 1011-1023 datang seorang pendeta agama Budha Tibet bernama Atisa untuk lebih mendalami pengetahuan agama Budha di Sriwijaya. Salah satu peninggalan tentang perkembangan agama Budha dapat dilihat dari Candi Muara Takus.   

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Sriwijaya dikatakan menjadi pusat pembelajaran agama Budha Mahayana di Asia Tenggara dikarenakan pada saat itu Sriwijaya sudah memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pusat-pusat pengajaran agama Budha dari negara lain, selain itu Sriwijaya telah memiliki sistem pengajaran agama Budha yang baik dengan adanya Biksu Dharmaktri.space 

 

1

Roboguru

Kerajaan Sriwijaya berdiri pada ....

Pembahasan Soal:

Menurut fakta sejarah, Kerajaan Sriwijaya didirikan sekitar abad ke-7 Masehi. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan Buddha yang berada di wilayah Sumatera. Daerah kekuasaan Sriwijaya membentang luas dari daerah Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, hingga Jawa. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.undefined 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved