Roboguru

Larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika ke dalam setiap larutan ditambahkan 50 g air adalah .... (Kf = 1,86 °C m-1)

Pertanyaan

Larutan berikut yang memiliki titik beku paling rendah jika ke dalam setiap larutan ditambahkan 50 g air adalah .... (Kf = 1,86 °C m-1)space 

  1. KOH 0,3 mspace 

  2. CuSO4 0,4 mspace 

  3. Na2CO3 0,2 mspace 

  4. CO(NH2)2 0,1 mspace 

  5. CH3COOH 0,5 m left parenthesis alpha equals 0 comma 03 right parenthesis 

Pembahasan Soal:

Penambahan zat terlarut yang tidak mudah menguap menyebabkan titik beku larutan lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut murninya. Penurunan titik beku tersebut dapat dirumuskan dengan persamaan berikut.
 

Tf=Kf×m
 

Sementara untuk zat terlarut yang bersifat elektrolit sebagai berikut.
 

Tf=Kf×m×i
 

Berdasarkan persamaan diatas penurunan titik beku berbanding lurus dengan Kf, molalitas zat dan faktor van't Hoff. Karena Kf merupakan tetapan, maka besarnya penurunan titik beku bergantung pada konsentrasi zat. Semakin besar konsentrasi zat maka penurunan titik bekunya akan semakin besar dan titik beku larutan akan semakin rendah. Maka, larutan dengan titik beku paling rendah adalah larutan dengan konsentrasi paling besar.

Konsentrasi larutan-larutan tersebut sebagai berikut.
 

KOH0,3m(nm×iCuSO40,4m(nm×iNa2CO30,2m(nm×iCO(NH2)20,1m(nonelektrolit,nmCH3COOH0,5m(αm×i===============2)0,3×20,6m2)0,4×20,8m3)0,2×30,6m1)0,1m0,03)0,5×(1+(21)0,03)0,5×1,030,515m
 

Berdasarkan hasil diatas, larutan yang memiliki konsentrasi paling besar adalah CuSO4 0,4 m. Maka, larutan yang memiliki titik didih paling rendah adalah CuSO4 0,4 m.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Khikmatun

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Diketahui larutan KOH, CO(NH2)2 (urea), MgCl2, dan NaBr, masing-masing mempunyai konsentrasi 1 m. larutan yang mempunyai titik beku yang sama adalah ...

Pembahasan Soal:

menentukan kelompok larutan elektrolit :

Dari empat larutan yang merupakan larutan elektrolit adalah  KOH, MgCl2, dan NaBr karena urea termasuk ke dalam larutan non elektrolit :

menentukan jumlah ion dalam larutan :

rumus titik didih larutan elektrolit yaitu :

increment T subscript b double bond m cross times K subscript b cross times i 

(i) merupakan Faktor van 't Hoff dengan rumus :

left parenthesis 1 plus left parenthesis n minus sign 1 right parenthesis cross times alpha right parenthesis 

n merupakan jumlah ion dalam larutan elektrolit. Karena konsentrasi larutan sama sehingga untuk menentukan titik didih yang sama bisa ditentukan melalui jumlah ion :

reaksi ionisasi KOH :

K O H yields K to the power of plus sign and O H to the power of minus sign space left parenthesis n equals 2 right parenthesis 

reaksi ionisasi MgCl2 :

Mg Cl subscript 2 yields Mg to the power of 2 plus sign and 2 Cl to the power of minus sign space left parenthesis n equals 3 right parenthesis 

reaksi ionisasi  :

Na Br yields Na to the power of plus sign and Br to the power of minus sign space left parenthesis n equals 2 right parenthesis 

jumlah ion KOH dan NaBr sama sehingga akan memiliki titik didih yang sama.

Jadi, jawaban benar adalah C.

0

Roboguru

Di antara kelima macam larutan di bawah ini, yang membeku paling cepat adalah larutan ....

Pembahasan Soal:

Larutan yang membeku paling cepat adalah larutan yang memiliki titik beku larutan paling tinggi. Berikut adalah rumus penurunan titik beku:
 

increment T subscript f double bond T subscript f space pelarut bond T subscript f space larutan


Berdasarkan rumus tersebut, maka bila titik beku larutan tinggi, maka penurunan titik beku rendah. Penurunan titik beku ini sebanding dengan konsentrasi zat terlarut. Bila konsentrasi zat terlarut semakin besar, maka penurunan titik beku juga semakin besar, dan bila konsentrasi zat terlarut semakin kecil, maka penurunan titik beku juga semakin kecil. Artinya untuk menentukan larutan yang cepat beku adalah larutan yang memiliki titik beku paling tinggi, penurunan titik beku paling rendah dan konsentrasi larutan yang paling rendah.

Selain dipengaruhi konsentrasi, pada larutan elektrolit penurunan titik beku juga dipengaruhi oleh faktor van't hoff. Sesuai dengan rumus penuruna titik beku:


italic increment italic T subscript italic f italic equals italic m italic cross times K subscript italic f italic cross times italic i


terlihat bahwa penurunan titik beku berbanding lurus dengan konsentrasi zat dan faktor van't hoff yang dalam hal ini adalah sama dengan jumlah ion. Artinya semakin tinggi konsentrasi dan faktor van't hoff (jumlah ion) maka semakin tinggi penurunan titik bekunya dan semakin rendah konsentrasi dan faktor van't hoff (jumlah ion) maka semakin rendah penurunan titik bekunya.


Dengan demikian, yang larutan yang cepat membeku adalah larutan yang memiliki titik beku paling tinggi, penurunan titik beku paling rendah, konsentrasi larutan yang paling rendah, dan faktor van't hoff (jumlah ion) yang kecil. Larutan yang memiliki konsentrasi terendah adalah Zn S O subscript 4 space 0 comma 2 space M dan Ba open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 space 0 comma 2 space M. Dari kedua larutan ini yang memiliki faktor van't hoff (jumlah ion) yang kecil adalah:

  • Zn S O subscript 4 yields Zn to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent
    Garam zink sulfat terbentuk dari asam kuat H subscript 2 S O subscript 4 dan basa lemah Zn open parentheses O H close parentheses subscript 2, sehingga terionisasi sebagian. Jumlah ion = 2 
  • Ba open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 yields Ba to the power of 2 plus sign plus 2 N O subscript 3 to the power of minus sign
    Garam barium nitrat terbentuk dari asam kuat H N O subscript 3 dan basa kuat Ba open parentheses O H close parentheses subscript 2 sehingga terionisasi sempurna. Jumlah ion = 3 


Jadi, larutan yang memiliki titik beku paling tinggi, penurunan titik beku paling rendah, konsentrasi larutan yang paling rendah, dan faktor van't hoff (jumlah ion) yang kecil sehingga dapat membeku lebih cepat adalah larutan Zn S O subscript 4.


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Larutan yang titik bekunya paling tinggi adalah...

Pembahasan Soal:

Titik beku larutan dapat ditentukan dengan persamaan berikut:


T subscript f double bond T subscript f degree minus sign increment T subscript f space space space space space space open angle brackets table row cell dengan comma space T subscript f double bond titik space beku space larutan end cell row cell space space space space space space space space space space space space space T subscript f degree equals titik space beku space pelarut end cell end table close angle brackets T subscript f equals left square bracket 0 minus sign left parenthesis K subscript f middle dot m middle dot i right parenthesis right square bracket space degree C T subscript f equals minus sign left parenthesis K subscript f middle dot m middle dot i right parenthesis space degree C


Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa titik beku larutannya bertanda negatif (pelarut dianggap sama yaitu air) semakin besar m cross times i maka titik beku semain kecil, dan sebaliknya jika m cross times i kecil maka titik beku akan besar. Karena pelarutnya dianggap sama maka tetapan K subscript f bisa diabaikan untuk sementara dan i digunakan untuk larutan elektrolit. Dari larutan di atas maka yang memiliki titik beku terbesar adalah larutan Cu S O subscript 4 space 0 comma 2 space M ketika nilai molaritas (M) dianggap sama dengan molalitas (m), Sehingga didapat:


Cu S O subscript 4 yields Cu to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent space space open angle brackets anggap comma space alpha equals 1 close angle brackets space space space space space space space space space space space space space space space n equals 1 plus 1 equals 2 space space space space space space space space space space space space space space space space i equals 1 plus left parenthesis n minus sign 1 right parenthesis middle dot alpha equals 1 plus left parenthesis 2 minus sign 1 right parenthesis middle dot 1 equals 2 didapat comma space space space space space space space space space space m cross times i equals 0 comma 2 space m middle dot 2 equals 0 comma 4 space m


Dari hitungan diatas, nilai m cross times i larutan Cu S O subscript 4 sebesar 0 comma 4 space m terkecil dari larutan-larutan yang lain sehingga titik bekunya yang paling tinggi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Dengan molaritas yang sama, larutan berikut yang mempunyai titik beku terendah adalah ....

Pembahasan Soal:

Penurunan titik beku pada larutan disebabkan adanya penambahan zat terlarut yang bersifat non-volatil sehingga membuat pelarut membeku di bawah titik beku normalnya. Selain itu, jumlah zat sangat berpengaruh terhadap penurunan titik beku larutan, ini dikenal dengan faktor Van't Hoff (i). Dengan molaritas yang sama, titik beku terendah dimiliki oleh penurunan titik beku yang besar. Sehingga dapat ditentukan oleh besarnya faktor Van't Hoff (i).

Pilihan A dan B merupakan larutan non elektrolit.
Pilihan C : Na Cl memiliki nilai i = 2
Pilihan D : K O H memiliki nilai i = 2
Pilihan E : Ca Cl subscript 2 memiliki nilai i = 3

Jadi, jawaban yang benar adalah E.space 

0

Roboguru

Perhatikan data hasil percobaan berikut ini!     Kesimpulan dari data hasil percobaan di atas adalah?

Pembahasan Soal:

Pada tabel didapatkan hasil nilai titik beku urea lebih kecil dibandingkan dengan H subscript 2 S O subscript 4, hal ini dikarenakan urea merupakan senyawa nonelektrolit sedangkan H subscript 2 S O subscript 4 merupakan senyawa elektrolit. Pada sifat koligatif terdapat faktor van't Hoff yang merupakan suatu perbandingan yang terdapat pada sifat koligatif larutan elektrolit dengan larutan non elektrolit. Faktor tersebut dilambangkan dengan i (ionization). Rumus penurunan titik beku pada larutan elektrolit adalah:

increment T subscript f double bond K subscript f cross times m cross times i 

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa urea merupakan senyawa nonelektrolit sedangkan H subscript 2 S O subscript 4 merupakan senyawa elektrolit sehingga nilai Tf urea < Tf H subscript 2 S O subscript 4.

Jadi, kesimpulan yang benar adalah urea merupakan senyawa nonelektrolit sedangkan H subscript 2 S O subscript 4 merupakan senyawa elektrolit.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved