Roboguru

kenapa BKR diganti menjadi TNI?

Pertanyaan

kenapa BKR diganti menjadi TNI?

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

BKR atau Badan Keamanan Rakyat adalah badan bentukan pemerintah pada tanggal 23 Agustus 1945 dan menjadi cikal bakal terbentuknya TNI. Anggota BKR adalah para pemuda dari Indonesia yang dididik secara militer oleh tentara Heiho, KNIL, atau Pembela Tanah Air. BKR ini dibentuk oleh Presiden Soekarno. Namun ternyata pembentukan BKR ini tidak diketahui semua daerah di Indonesia sehingga banyak daerah membentuk badan perjuangan sendiri karena tidak setuju dengan BKR. BKR ini dibagi menjadi tiga, yaitu BKR darat, laut, dan udara, seperti pembagian TNI pada masa sekarang. Pangkalan-pangkalan yang pernah digunakan Belanda kini beralih fungsi sebagai markas besar para BKR. Kemudian, pada BKR ini diubah namanya menjadi Tentara Keamanan Rakyat, dan terakhir diubah namanya menjadi TNI.

Dengan demikian, karena pada saat itu BKR bukanlah tentara, namun hanya sebagai badan keamanan setelah awal kemerdekaan. sekutu mulai mendarat ke indonesia untuk melucuti senjata jepang, sering bentrok dengan rakyat indonesia, maka dibentuklah suatu ketentaraan, Tentara Keamanan Rakyat, berepa lama, sekutu diboncengi oleh NICA yang ingin menancapkan kekuasaannya di indonesia, maka dibentuklah TKR Tentara Keselamatan Rakyat. Selang beberapa hari yang mana baru saja dilantik panglima soedirman sebagai panglima tentara republik, beliau memiliki gagasan untuk menjadikan TKR dan menseleksi ulang, maka dibentuklah TRI yaitu tentara republik indonesia. maka diubah lagi menjadi TNI hingga sekarang.
 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bagaimana proses pembentukan TKR sampai TNI

Pembahasan Soal:

Tentara Keamanan Rakyat (TKR) adalah angkatan perang yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 5 Oktober 1945. Pembentukan TKR didasarkan pada maklumat yang dikeluarkan Pemerintahan Republik Indonesia dengan Oerip Soemohardjo sebagai Kepala Staf TKR. TKR merupakan hasil dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) dengan fungsi yang lebih ditingkatkan dengan tentara intinya berasal dari anggota bekas PETA.

Namun, TKR tidak berdiri lama karena harus dibubarkan pada tanggal 26 Januari 1946. Pengganti dari TKR adalah Tentara Republik Indonesia (TRI). Pembentukan TRI didasarkan pada Penetapan Pemerintah No.4/SD tahun 1946. TRI dibentuk dengan tujuan memperbaiki susunan dasar dan bentuk ketentaraan yang lebih sempurna. Lagi-lagi, TRI tidak berlangsung lama. Pada tanggal 3 Juni 1947, Presiden Soekarno meresmikan pembentukan Tentara Nasional Indonesia (TNI). TNI dibentuk sebagai wadah perjuangan antara TRI dan juga badan-badan perjuangan rakyat lainnya.

Jadi, proses pembentukan TNI berawal dengan dibentuknya TKR pada tanggal 5 Oktober 1945 sebagai angkatan perang Indonesia setelah kemerdekaan. Namun, TKR dibubarkan pada tanggal 26 Januari 1946 dan digantikan oleh TRI. TRI pun tidak berdiri lama karena segera digantikan dengan TNI pada tanggal 3 Juni 1947. space

0

Roboguru

Selain mengesahkan pembentukan Tentara Republik Indonesia (TRI), Presiden Soekarno membentuk Panitia Pembentukan Organisasi Tentara Nasional. Mengapa demikian? Jelaskan !

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 5 Mei 1947, Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit yang berisi tentang pembentukan panitia yang disebut Panitia Pembentukan Organisasi Tentara Nasional. Panitia itu dipimpin sendiri oleh Presiden Sukarno. Setelah panitia itu bekerja, akhirnya keluar Penetapan Presiden tentang pembentukan organisasi TNI (Tentara Nasional Indonesia). Mulai tanggal 3 Juni 1947, secara resmi telah diakui berdirinya TNI sebagai penyempurnaan dari TRI. Segenap anggota angkatan perang yang tergabung dalam TRI dan anggota kelaskaran dimasukkan ke dalam TNI. Dalam organisasi ini telah dimiliki TNI Angkatan Darat (TNI AD), TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Dengan demikian, tujuan pembentukan dari Panitia Pembentukan Organisasi Tentara Nasional, tidak lain untuk menyempurnakan organisasi kemiliteran Indonesia.

0

Roboguru

Pada awal terbentuknya Negera Indonesia organisasi kemiliteran belum terbentuk secara sempurna. Jelaskan perkembangan kemiliteran Indonesia dimulai dari awal kemerdekaan hingga era modern!

Pembahasan Soal:

Pembentukan badan kemiliteran di Indonesia diawali dengan pembentukan Badan Keamanan Rakyat atau BKR pada tanggal 22 Agustus 1945. Dalam perkembangannya, BKR menuai pro-kontra di tengah masyarakat hingga akhirnya dikeluarkan Maklumat Pemerintah pada tanggal 5 Oktober 1945. Isi dari Maklumat Pemerintah 5 Oktober 1945 adalah tentang pembentukan Tentara Keamanan Rakyat atau TKR. Pada tanggal 1 Januari 1946, nama Tentara Keamanan Rakyat diubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat. Belum genap satu bulan, tepatnya pada 26 Januari 1946, nama Tentara Keselamatan Rakyat diubah lagi menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI). Namun, situasi Revolusi Nasional mengakibatkan erjadinya perubahan dalam TRI. Akhirnya pada tanggal 3 Juni 1947, secara resmi didirikan TNI sebagai bentuk penyempurnaan dari TRI. Akan tetapi, pada tahun 1949 Indonesia berubah menjadi negara federasi dengans sebutan Republik Indonesia Serikat. Secara otomatis dibentuk Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan TNI dan KNIL. Pada tahun 1950, RIS dibubarkan sehingga APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).  Ketika Presiden Soeharto berkuasa, angkatan perang dan kepolisian disatukan  dalam satu wadah bernama Angkatan Bersenjata RI (ABRI). Pada tahun 1999, Polri dipisahkan dari ABRI. Sejak saat itu nama ABRI tidak lagi digunakan dan dikembalikan menjadi TNI yang terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Laut.

Dengan demikian, organisasi kemiliteran di Indonesia berawal dari pembentukan BKR hingga mengalami beberapa proses penyempurnaan yang ditandai dengan  berdirinya TNI.

0

Roboguru

Apa sejarah tentang dibentuknya TNI?

Pembahasan Soal:

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan organisasi yang dibentuk pada awal kemerdekaan untuk mempertahankan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa dengan kekerasan bersenjata. Pada awalnya TNI bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk pada 22 Agustus 1945. Tanggal 5 Oktober 1945 BKR berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Tanggal 26 Januari 1946 TKR berubah menjadi Tentara Republik Indinesia (TRI).
Pada awal kemerdekaan banyak rakyat Indonesia membentuk laskar perjuangan sendiri, bersamaan dengan hal tersebut pemerintah Indonesia terus meninyempurnakan pembentukan tentara. TNI merupakan upaya pemerintah dalam menggabungkan dua kekuatan bersenjata yakni TRI dan badan-badan perjuangan rakyat. Pada 3 Juni 1947 Presiden Soekarno secara resmi mengesahkan terbentuknya TNI. 
Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) pada Desember 1949, Indonesia menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Sejalan dengan hal tersebut dibentuklah Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL (Koninklijke Nederlandsch Indische Leger/ Tentara Kerajaan Hindia Belanda). Pada 17 Agustus 1950 RIS dibubarkan dan APRIS berganti menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi, pada 1962 dilakukan penyatuan angkatan perang dan kepolisian negara menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Namun, pada 1 April 1999 TNI dan Polri kembali dipisah menjadi institusi yang berdiri sendiri karena adanya perubahan situasi politik di Indonesia. ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI dan Panglima ABRI menjadi Panglima TNI.

Dengan demikian, TNI telah mengalami berbagai perubahan mulai dari BKR, TRI, dan TNI yang secara resmi disahkan oleh Presiden Soekarno. Namun, setelah KMB TNI berganti menjadi APRIS, sebagai upaya peningkatan efekstifitas dan efisiensi pada 1964 TNI dan Polri digabung menjadi ABRI. Kondisi politik yang tidak stabil menjadi pemicu pada 1999 TNI dan Polri kembali dipisah, akhirnya ABRI kembali menjadi TNI. 

0

Roboguru

Penggantian kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer pada awal kemerdekaan pada hakikatnya merupakan....

Pembahasan Soal:

Setelah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, pada 12 September 1945 dibentuklah pemerintah pertama di Indonesia, dengan dibentuknya Kabinet Presidensial, yang dipimpin oleh Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta. Situasi ini ditentang oleh kalangan Sosialis di KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat), yang dipimpin oleh Sutan Syahrir. Mereka menganggap bahwa sistem ini mengarah ke autokrasi dan diktatorisme oleh Presiden. Akhirnya pada bulan Oktober 1945, kelompok Sosialis ini berhasil menyusun kekuatan dan mendorong dibentuknya Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia (BP-KNIP) untuk merubah sistem pemerintahan menjadi Sistem Parlementer, dengan Perdana Menteri sebagai pemegang kekuasaan kepala pemerintahan, dan menteri dalam kabinet yang ditunjuk oleh parlemen. Hal tersebut merupakan salah satu tindakan yang menyimpang dari UUD 1945.undefined


Berdasarkan keterangan tersebut, maka jawaban yang tepat adalah E.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved