Roboguru

Kebijaksanaan perekonomian Orde Baru yang menyimpang dari UUD 1945 adalah …

Pertanyaan

Kebijaksanaan perekonomian Orde Baru yang menyimpang dari UUD 1945 adalah … space

  1. Likuidasi terhadap perbankan nasional space

  2. Menumpuknya utang luar negeri space

  3. Perekonomian dikuasai oleh para konglomerat space

  4. Rakyat harus membayar pajak space

  5. Terpuruknya nilai tukar rupiah space

Pembahasan Soal:

Dalam masa pemerintahan Orde Baru, terdapat beberapa kebijaksanaan perekonomian yang menyimpang dari UUD 1945. Penyimpangan tersebut terlihat dari perekonomian yang dikuasai oleh para konglomerat. Hal ini membuat perhatian pemerintah kepada para golongan usaha wong cilik seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) rendah karena lebih memanjakan para konglomerat.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan tabel berikut! Penyebab ketidakpercayaan rakyat Indonesia terhadap pemerintah Orde Baru ditunjukkan oleh kombinasi ...

Pembahasan Soal:

Krisis Asia yang dimulai di Thailand menghantam Indonesia. Rupiah selama ini berada dalam kisaran Rp 2.500/US$, namun nilai itu segera merosot pada Juli 1997. Pada Agustus 1997, nilai rupiah turun 9 persen. Bank Indonesia mengakui tidak bisa membendung rupiah terus merosot. Pada Januari 1998, rupiah tenggelam hingga level Rp 17.000/US$ atau kehilangan 85 persen. Kondisi itu membuat hampir semua perusahaan modern di Indonesia bangkrut. Respon pertama pemerintah terhadap krisis ekonomi dengan diumumkan reformasi. Namun proyek-proyek para kroni dan keluarga masih dilindungi. Perjanjian dengan IMF pada 1997 mengakibatkan 16 bank tutup, hanya dua bank milik keluarga dibuka kembali. Kondisi tersebut semakin meneguhkan anggapan para pengamat dalam dan luar negeri bahwa rezim Orde Baru sudah terbelit nepotisme, korupsi, dan inkompetensi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Pemerintah Orde Baru berhasil melaksanakan pembangunan dan menumbuhkan tingkat ekonomi. Meskipun demikian, praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) marak ditemukan dan tumbuh subur di kalangan peja...

Pembahasan Soal:

Praktik KKN yang terjadi pada era Orde Baru tidak terlepas dari adanya kebijakan pembangunan yang masif. Kebijakan pembangunan pada era Orde Baru sangat identik dengan sosok Widjojo Nitisastro, beliau merupakan orang dibalik kebijakan REPELITA. Corak pembangunan REPELITA sangatlah sentralistik (Top to Down), dengan tujuan adanya efek menetes ke bawah (Trickle Down Effect) pada masyarakat. Pembangunan ala REPELITA ini sering disebut juga sebaga Widjojonomics.

Dalam praktiknya ternyata efek menetas ke bawah justru tidak seperti yang diharapkan, hal ini terjadi karena munculnya para pemburu rente dan crony capatalist. Kelompok ini mendapatkan keuntungan karena kedekatannya terhadap penguasa, hal ini sangat memungkinkan terjadi karena lemahnya pengawasan. Di samping itu korupsi bisa dilakukan asalkan memiliki loyalitas terhadap penguasa. Maka dari sinilah justru pembangunan hanya dinikmati oleh segelitir kelompok pejabat yang korup dan tidak bermoral.

berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C

Roboguru

Demonstrasi mahasiswa yang berujung anarkis pada 1998 merupakan salah satu bentuk protes terhadap penyimpangan pemerintah Orde Baru. Jelaskan bentuk penyimpangan yang memicu demonstrasi tersebut!

Pembahasan Soal:

Bentuk-bentuk penyimpangan pada masa Orde Baru adalah sebagai berikut:

  1. Maraknya terjadinya Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di pemerintahan.
  2. Pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak dilakukan secara merata sehingga terjadi kesenjangan pembangunan antar daerah.
  3. Terjadinya beberapa pemberontakan diakibatkan ketidakpuasan dari tiap-tiap daerah atas kesenjangan pembangunan.
  4. Terjadinya kecemburuan sosial antara penduduk pribumi dengan para imigran yang datang karena imigran diberikan tunjangan yang lebih besar.
  5. Terjadi kesenjangan ekonomi antara penduduk kaya dan penduduk miskin.
  6. Terjadinya pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) dari berbagai etnis pendatang di Indonesia.
  7. Tidak adanya kebebasan berpendapat.
  8. Tidak adanya kebebasan dalam kebijakan pers
  9. Keamanan dan kedaulatan negara dilakukan dengan cara kekerasan, yaitu dihadirkannya penembak misterius.
  10. Tidak ada penurunan kekuasaan presiden.
  11. Terjadinya penyimpangan dalam sistem administrasi dan birokrasi pemerintah di Indonesia.

Jadi, bentuk penyumpangan yang memicu demonstrasi pada  tahun 1998 adalah maraknya KKN, pembangunan yang tidak merata, terjadinya pemberontakan di daerah-daerah, dan lain-lain.

Roboguru

Pada 1996-1997 Indonesia mengalami krisis multidimensional. Krisis tersebut menyebabkan....

Pembahasan Soal:

Krisis multidimensional adalah krisis yang terjadi dalam berbagai bidang. Krisis-krisis tersebut antara lain ekonomi, sosial budaya, agama, kepercayaan, moral, dan sebagainya. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997 membuat terjadinya krisis multidimensional. Banyak terjadi kerusuhan, pembakaran, penjarahan, pembunuhan, dan sebagainya. Peristiwa tersebut membuat stabilitas dalam negeri bangsa Indonesia menjadi kacau.

Dengan demikian, krisis yang terjadi tahun 1996-1997 menyebabkan stabilitas dalam bangsa menjadi kacau yang melahirkan berbagai gerakan reformasi.

Roboguru

Pada 1996-1997 terjadi kekacauan pemerintahan, perekonomian, serta tingginya praktik KKN. Kondisi tersebut menyebabkan  ...

Pembahasan Soal:

Ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi dunia ditambah berbagai masalah yang muncul di dalam negeri menyebabkan stabilitas bangsa Indonesia goyah. Memasuki tahun 1997, tingkat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah Orde Baru menurun. Kondisi ini terjadi karena adanya kekacauan sistem pemerintahan, kekacauan perekonomian bangsa, serta maraknya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Rakyat menganggap pemerintah tidak mampu lagi menjalankan pemerintahan dengan baik sehingga muncul gelombang unjuk rasa yang menuntut agar terjadinya suatu perubahan atau reformasi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved