Roboguru

Kapan peristiwa KMB terjadi?

Pertanyaan

Kapan peristiwa KMB terjadi?
 

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO, yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

Dengan demikian, peristiwa KMB terjadi dari 23 Agustus hingga 2 November 1949,

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Konferensi Meja Bundar (KMB) merupakan salah satu upaya Indonesia mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Akan tetapi, pada 1956 Indonesia secara sepihak membatalkan hasil KMB. Salah satu penyebab Indon...

Pembahasan Soal:

Salah satu penyebab Indonesia membatalkan hasil KMB adalah karena semua hutang bekas Hindia-Belanda akan dipikul RIS. Saat Indonesia membatalkan KMB pada 1956 Indonesia telah membayar 4 Milyar Gulden.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Kapan peristiwa KMB terjadi?

Pembahasan Soal:

Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia. Sebelum konferensi ini, berlangsung tiga pertemuan tingkat tinggi antara Belanda dan Indonesia, yaitu Perjanjian Linggarjati (1947), Perjanjian Renville (1948), dan Perjanjian Roem-Royen (1949). Konferensi ini berakhir dengan kesediaan Belanda untuk menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

Dengan demikian, Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO, yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

Roboguru

Kapan Konferensi Meja Bundar diadakan?

Pembahasan Soal:

Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan antara pemerintah Republik Indonesia dan Belanda yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda dari 23 Agustus hingga 2 November 1949. Konferensi ini digelar antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg). Adapun Hasil konferensi Meja Bundar adalah sebagai berikut.

  1. Belanda mengakui kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir bulan Desember 1949.
  2. Mengenai Irian Barat penyelesaiannya ditunda satu tahun setelah pengakuan kedaulatan.
  3. Antara RIS dan kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia-Belanda yang akan diketuai Ratu Belanda.
  4. Segera akan dilakukan penarikan mundur seluruh tentara Belanda.
  5. Pembentukan Angkatan Perang RIS (APRIS) dengan TNI sebagai intinya.

Dengan demikian, Konferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949.

Roboguru

Sebutkanlah Waktu, tempat dan isinya (hasilnya ) Konferensi Meja Bundar!

Pembahasan Soal:

Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah sebuah pertemuan yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia. Sebelum konferensi ini, berlangsung tiga pertemuan tingkat tinggi antara Belanda dan Indonesia, yaitu Perjanjian Linggarjati (1947), Perjanjian Renville (1948), dan Perjanjian Roem-Royen (1949). Konferensi ini berakhir dengan kesediaan Belanda untuk menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat.

Hasil KMB antara lain:

  1. Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat pada akhir Desember 1949.
  2. akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda. Dalam uni itu, Indonesia dan Belanda akan bekerja sama. Kedudukan Indonesia dan Belanda sederajat.
  3. Indonesia akan mengembalikan semua milik Belanda dan memabayar utang-utang Hindia Belanda sebelum tahun 1949.
  4. masalah Irian Barat akan dibahas satu tahun kemudian.

Dengan demikian, KMB merupakan salah satu perjuangan diplomasi dari bangsa Indonesia untuk mendapatkan pengakuan kemerdekaan, yang dilakukan di Den Haag, Belanda, dari 23 Agustus hingga 2 November 1949 antara perwakilan Republik Indonesia, Belanda, dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), yang mewakili berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia. Hasil dari KMB tersebut menunjukkan bahwa Belanda mengakui kedaulatan RI, walaupun pada hakikatnya isi dari perjanjian tersebut masih banyak merugikan bagi bangsa Indonesia.

Roboguru

Konferensi Meja Bundar merupakan perjanjian yang dilaksanakan di Den Haag dan ditandatangani pada tanggal 2 November 1949. Dalam perundingan ini, delegasi Indonesia diketuai oleh Moh. Hatta dan delega...

Pembahasan Soal:

Konferensi Meja Bundar adalah pertemuan antara perwakilan Indonesia, Belanda dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg), pada tanggal 23 Agustus hingga 2 November tahun 1949 di Den Haag, Belanda. KMB menjadi cikal bakal penyerahan kekuasaan penuh kepada NKRI atas kekuasaan Belanda. Isi Perjanjian KMB adalah sebagai berikut:

  1. Belanda menyerahkan kedaulatan atas Indonesia secara penuh kepada RIS dengan tanpa syarat lagi, dan tidak dapat dicabut, serta mengakui Republik Indonesia Serikat sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat.
  2. RIS menerima kedaulatan itu atas dasar ketentuan-ketentuan pada Rancangan Konstitusi yang telah dipermaklumkan kepada pihak belanda.
  3. Kedaulatan akan diserahkan selambat-lambatnya pada tanggal 30 Desember 1949

Hasil KMB menimbulkan beberapa dampak positif dan negatif bagi Indonesia, yaitu:

  • Dampak Positif
  1. Seluruh tentara Belanda di Indonesia ditarik ke negaranya secara keseluruhan
  2. Penarikan tersebut menjadikan perang antara Indonesia dan Belanda menjadi berakhir
  3. Kemudian, Belanda secara terbuka mengakui kemerdekaan Indonesia
  4. Sejak saat itu, Indonesia mulai melakukan pembenahan besar-besaran, seperti pembangunan dan perbaikan.
  5. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
  • Dampak Negatif
  1. Seluruh hutang dari tahun 1942 beralih tanggung jawab, sepenuhnya menjadi milik Indonesia
  2. Dengan dibentuknya RIS, maka demokrasi yang di cita-citakan tidak terlaksana.
  3. Penyelesaian masalah Irian Barat menjadi tertunda, sehingga belum diakui milik Indonesia
  4. Republik Indonesia menjadi terpecah-pecah menjadi negara bagian yang terdiri dari Negara Indonesia Timur, Negara Jawa Timur, Negara Pasundan dan Jakarta, Negara Sumatera Timur, Negara Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan lain-lain
  5. Terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS) membuat Indonesia menjadi sebuah negara bagian dari pemerintah Belanda.

 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved