Roboguru

Jika di dalam ion kompleks terdiri atas Cr3+,H2​O,danCN−, maka ion kompleks yang mungkin adalah ...

Pertanyaan

Jika di dalam ion kompleks terdiri atas Cr3+,H2O,danCN, maka ion kompleks yang mungkin adalah ...

Pembahasan Soal:

Ion kompleks merupakan senyawa ion yang terdiri atas logam transisi sebagai logam pusat yang berikatan dengan ligan-ligan. Dalam meramalkan suatu ion kompleks, kita gunakan biloks atom pusat sebagai acuan muatan dari ion kompleksnya.

H2O merupakan ligan netral bermuatan 0, sedangkan CN merupakan ligan bermuatan 1. Jumlah ligan yang terikat pada logam pusat kita buat sembarang, misalkan terdapat 6 ligan. Oleh karena H2O bermuatan 0, maka kita tentukan dahulu jumlah ligan CN 

Biloks space Cr plus open parentheses a cross times muatan space H subscript 2 O close parentheses plus open parentheses b cross times muatan space Br to the power of minus sign close parentheses equals x open parentheses plus 3 close parentheses plus open parentheses a cross times 0 close parentheses plus open parentheses b cross times open parentheses negative sign 1 close parentheses close parentheses equals x plus 3 equals x plus b  misal x equals 1 comma space maka space b equals 2  


Jumlahligan=a+bmisaljumlahligan=66=a+b6=a+2a=4 

Rumus kimia ion kompleks yang mungkin adalah:

[Cr(H2O)4(CN)2]+  


Jadi, ion kompleks yang mungkin adalah [Cr(H2O)4(CN)2]+.space space space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Agnia

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan rumus kimia dari senyawa kompleks berikut. a. Kalium heksasianoferat(III) b. Ion disianoargentat(I) c. Heksasianokrom(III) klorida d. Ion heksahidroksoaluminat(III) e. Natrium tetrasianokupr...

Pembahasan Soal:

Penamaan senyawa kompleks menurut IUPAC mengikuti aturan berikut :

  • Nama kation disebut lebih dahulu, diikuti nama ion negatif
  • pada ion kompleks, urutan penyebutan : jumlah ligan - nama ligan - nama atom pusat (biloks atom pusat)
  • jumlah ligan disebut dalam bahasa latin
  • nama ligan diberi akhiran -o
  • ligan netral diberi nama sesuai nama latin molekulnya

Contoh  :

 

Penentuan muatan : ion heksasianoferat (III)
                                  table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left square bracket Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 right square bracket to the power of x end exponent end cell equals cell open parentheses Fe close parentheses and 6 open parentheses C N close parentheses end cell row x equals cell left parenthesis plus 3 right parenthesis plus 6 left parenthesis minus sign 1 right parenthesis end cell row x equals cell negative sign 3 end cell end table 

                                 table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row blank blank cell left square bracket Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 right square bracket to the power of 3 minus sign end exponent end cell end table 

Maka rumus kimia dari senyawa kompleks tersebut adalah

a. K subscript 3 left square bracket Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 right square bracket 

b. left square bracket Ag open parentheses C N close parentheses subscript 2 right square bracket to the power of negative sign end exponent 

c. left square bracket Cr open parentheses C N close parentheses subscript 6 right square bracket Cl subscript 3 

d. left square bracket Al open parentheses O H close parentheses subscript 6 right square bracket to the power of 3 minus sign end exponent 

e. Na subscript 2 left square bracket Cu open parentheses C N close parentheses subscript 4 right square bracket 

0

Roboguru

Jelaskan pembentukan ion kompleks berikut dan gambarkangeometrinya!  bersifat paramagnetik dan bergeometrioktahedral

Pembahasan Soal:

Ion kompleks terbentuk dengan ikatan kovalen. koordinasi antara ligan (mempunyai pasangan elektron bebas) dengan ion pusat (mempunyai orbital kosong, umumnya orbital d). Sifat kemagnetan ion kompleks dipengaruhi oleh ada tidaknya elektron tak berpasangan pada ion pusatnya (elektron pada orbital d). Makin banyak elektron tak berpasangan, makin kuat pula sifat paramagnetiknya. Geometri ion kompleks ditentukan secara eksperimen dengan difraksi sinar X pada kristalspacegaramnya.

Ion open square brackets Co F subscript 6 close square brackets to the power of 3 minus sign end exponent bersifat paramagnetik, ini menunjukkan ion pusat  mengandung elektron tak berpasangan. Co to the power of 3 plus sign harus menyediakan 6 orbital yang kosong (sebagai ion pusat) untuk menerima 4 ion F to the power of minus sign (sebagai ligan). Keenam orbital tersebut adalah 1 orbitai 4s, 3 orbitalspace4p, dan 2 orbital 3d.

Jadi, pembentukan ion kompleks open square brackets Co F subscript 6 close square brackets to the power of 3 minus sign end exponent seperti yang dijelaskan dispaceatas.

0

Roboguru

Jelaskan dengan contoh, yang dimaksud dengan istilah berikut! lon pusat

Pembahasan Soal:

Ion pusat adalah unsur-unsur yang berada pada golongan transisi (B) pada sistem periodik, dan penerima PEB dari ligan.

contoh :

begin mathsize 14px style Sc to the power of 3 plus sign comma space Ti to the power of 2 plus sign comma space Fe to the power of 2 plus sign comma Fe to the power of 3 plus sign comma space dll end style

0

Roboguru

Tentukan atom pusat, ligan, bilangan koordinasi, dan nama dari senyawa kompleks berikut. a.   b.    c.   d.   e.

Pembahasan Soal:

Senyawa kompleks merupakan senyawa yang tersusun atas :

  • Atom pusat adalah logam transisi yang memiliki orbital kosong sehingga dapat menerima pasangan elektron dari ligan.
  • Ligan adalah anion/molekul netral yang diikat oleh atom pusat.
  • Bilangan koordinasi merupakan jumlah ligan yang terikat.

a. open square brackets Ni open parentheses C O close parentheses subscript 4 close square brackets to the power of 2 plus end exponent

  • Atom pusat adalah nikel Ni.
  • Ligan adalah molekul netral yaitu CO (karbonil).
  • Jumlah ligan = 4 (tetra).
  • Muatan atom pusat Ni adalah = +2.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell muatan space ion space kompleks end cell equals cell muatan space Ni plus 4 cross times muatan space C O end cell row cell plus 2 end cell equals cell muatan space Ni plus 4 cross times 0 end cell row cell muatan space Ni end cell equals cell plus 2 minus sign 0 end cell row cell muatan space Ni end cell equals cell plus 2 end cell end table 

  • Ion kompleks bermuatan positif sehingga atom menggunakan bahasa Indonesia. Nama latin Ni adalah nikel, sehingga nama ion kompleks tersebut adalah ion tetrakarbonilnikel(II).

b. open square brackets Cr open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 3 plus end exponent 

  • Atom pusat adalah Cr.
  • Ligan adalah molekul netral yaitu N H subscript 3 (amina).
  • Jumlah ligan = 6 (heksa).
  • Muatan atom pusat Cr adalah = +3

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell muatan space ion space kompleks end cell equals cell muatan space Cr plus 4 cross times muatan space N H subscript 3 end cell row cell plus 3 end cell equals cell muatan space Cr plus 6 cross times 0 end cell row cell muatan space Cr end cell equals cell plus 3 minus sign 0 end cell row cell muatan space Cr end cell equals cell plus 3 end cell end table  

  • Ion kompleks bermuatan positif sehingga atom pusat menggunakan bahasa Indonesia. Nama latin Cr adalah kromium, sehingga nama ion kompleks tersebut adalah ion heksaaminokroium(III).

c. K subscript 4 open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets 

Reaksi : K subscript 4 open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets yields 4 K to the power of plus sign plus open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 4 minus sign end exponent 

  • Kation utama adalah kalium
  • Anion kompleks adalah open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 4 minus sign end exponent, ligan adalah anion yaitu C N to the power of minus sign (siano) yang berjumlah 6 (heksa).
  • Atom pusat adalah Fe dengan muatah = +2.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell muatan space ion space kompleks end cell equals cell muatan space Fe plus 6 cross times muatan space C N to the power of minus sign end cell row cell negative sign 4 end cell equals cell muatan space Fe plus 6 cross times left parenthesis minus sign 1 right parenthesis end cell row cell muatan space Fe end cell equals cell negative sign 4 plus 6 end cell row cell muatan space Fe end cell equals cell plus 2 end cell end table    

  • Ion kompleks bermuatan negatif sehingga atom pusat menggunakan bahasa latin ditambah akhiran -at. Nama atom pusat Fe menjadi ferrat (II), sehingga nama ion kompleks tersebut adalah ion heksasianoferrat(II).
  • Oleh karena itu, nama senyawa kompleks K subscript 4 open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets adalah kalium heksasianoferrat(II).

d. open square brackets Ag open parentheses S subscript 2 O subscript 3 close parentheses subscript 2 close square brackets to the power of 3 minus sign end exponent 

  • Atom pusat adalah Ag.
  • Ligan adalah anion yaitu Error converting from MathML to accessible text. (tiosulfato).
  • Jumlah ligan = 2 (di).
  • Muatan atom pusat Ag adalah = +1

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell muatan space ion space kompleks end cell equals cell muatan space Ag plus 2 cross times muatan space S subscript 2 O subscript 3 to the power of 2 minus sign end cell row cell negative sign 3 end cell equals cell muatan space Cr plus 2 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell row cell muatan space Ag end cell equals cell negative sign 3 plus 4 end cell row cell muatan space Ag end cell equals cell plus 1 end cell end table   

  • Ion kompleks bermuatan negatif sehingga atom pusat menggunakan bahasa latin ditambah akhiran -at. Nama atom pusat Ag menjadi argentat (I), sehingga nama ion kompleks tersebut adalah ion ditiosulfatoargentat(I).

e. open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets Cl subscript 3 

Reaksi : open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets Cl subscript 3 yields open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 3 plus end exponent plus 3 Cl to the power of minus sign  

  • Kation kompleks adalah open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 3 plus end exponent.
  • Anion adalah Cl to the power of minus sign (klorida), ligan adalah molekul netral yaitu N H subscript 3 (amino) yang berjumlah 6 (heksa).
  • Atom pusat adalah Co dengan muatah = +3.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell muatan space ion space kompleks end cell equals cell muatan space Co plus 6 cross times muatan space N H subscript 3 end cell row cell plus 3 end cell equals cell muatan space Co plus 6 cross times 0 end cell row cell muatan space Co end cell equals cell plus 3 plus 0 end cell row cell muatan space Co end cell equals cell plus 3 end cell end table     

  • Ion kompleks bermuatan positif sehingga atom pusat menggunakan bahasa Indonesia. Nama atom pusat Co adalah kobalt (III), sehingga nama ion kompleks tersebut adalah ion heksaaminokobalt(III).
  • Nama senyawa kompleks ditulis dengan urutan kation kompleks + anion sehingga nama senyawa open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets Cl subscript 3adalah heksaaminokobalt(III) klorida.

Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa:

a. open square brackets Ni open parentheses C O close parentheses subscript 4 close square brackets to the power of 2 plus end exponent, atom pusat = Ni, ligan = CO, bilangan koordinasi = 4, nama :  ion tetrakarbonilnikel(II).

b. open square brackets Cr open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets to the power of 3 plus end exponent, atom pusat = Cr, ligan = N H subscript 3, bilangan koordinasi = 6, nama :  ion heksaaminokroium(III).

c. K subscript 4 open square brackets Fe open parentheses C N close parentheses subscript 6 close square brackets, atom pusat = Fe, ligan = C N to the power of minus sign, bilangan koordinasi = 6, nama :  kalium heksasianoferrat(II).

d. open square brackets Ag open parentheses S subscript 2 O subscript 3 close parentheses subscript 2 close square brackets to the power of 3 minus sign end exponent,  atom pusat = Ag, ligan = Error converting from MathML to accessible text., bilangan koordinasi = 2, nama :  ion ditiosulfatoargentat(I).

e. open square brackets Co open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 6 close square brackets Cl subscript 3, atom pusat = Co, ligan = N H subscript 3, bilangan koordinasi = 6, nama :  heksaaminokobalt(III) klorida.

0

Roboguru

Tuliskan rumus ion kompleks dengan data sebagaiberikut! lon pusat , ligan molekul  dan anion , bilangan koordinasi 6, dan muatan ion kompleks +

Pembahasan Soal:

Ion kompleks adalah ion yang terbentuk dari ion unsur transisi sebagai ion atau atom pusat yang mengikat langsung dua atau lebih ligan. Ligan adalah anion atau molekul netral yang memberikan pasangan elektron bebasnya untuk berikatan dengan ionspacepusat.

Molekul netral dan anion dapat berfungsi sebagai ligan apabila memiliki minimal satu pasangan elektron bebas (PEB). Jumlah ligan yang terikat pada satu ion pusat disebut bilanganspacekoordinasi.

Pada soal ini ligan terdiri dari begin mathsize 14px style N H subscript 3 space dan space Cl to the power of minus sign end style, dan bilangan koordinasi masing-masing ligan tidak diketahui, maka caraspacemenentukannya :

Muatan ion kompleks =

Muatan ion pusat + (bilangan koordinasi ligan x muatan ligan)
 

Rumus ion kompleks : begin mathsize 14px style open square brackets Cr open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript x Cl subscript y close square brackets to the power of plus end style

      begin mathsize 14px style 1 equals 3 plus x plus left parenthesis minus sign y right parenthesis karena space muatan space N H subscript 3 equals 0 comma space maka y space equals 3 plus 0 minus sign 1 y space equals 2 Bilangan space koordinasi space left parenthesis x and y right parenthesis space equals 6 x and y equals 6 x plus 2 equals 6 x equals 4 end style

Substitusi nilai x danspacey

begin mathsize 14px style open square brackets Cr open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 4 Cl subscript 2 close square brackets to the power of plus end style


Jadi, rumus ion kompleksnyaspaceadalah begin mathsize 14px style open square brackets Cr open parentheses N H subscript 3 close parentheses subscript 4 Cl subscript 2 close square brackets to the power of plus end style.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved