Roboguru

Jika 15 gram pupuk urea, CO(NH2)2 dilarutkan ke dalam air hingga 250 ml. Tentukan tekanan osmotik larutan tersebut pada suhu !

Pertanyaan

Jika 15 gram pupuk urea, CO(NH2)dilarutkan ke dalam air hingga 250 ml. Tentukan tekanan osmotik larutan tersebut pada suhu 27 degree C!

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

R= 0,082

T= 27 degree C=300 K

menentukan Mr urea (CO(NH2)2) :

M subscript r space equals space A subscript r space C and A subscript r space O plus left parenthesis 2 cross times A subscript r space N right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times A subscript r space H right parenthesis space space space space equals 12 plus 16 plus left parenthesis 2 cross times 14 right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times 1 right parenthesis space space space space equals 12 plus 16 plus 28 plus 4 space space space space equals 60

menentukan molaritas urea (CO(NH2)2):

M equals space massa over M subscript r cross times 1000 over ml M equals space fraction numerator 15 space gram over denominator 60 end fraction cross times fraction numerator up diagonal strike 1000 over denominator up diagonal strike 250 end fraction M equals fraction numerator 1 over denominator up diagonal strike 4 end fraction cross times up diagonal strike 4 M equals 1 space M 

menentukan tekanan osmotik larutan:

pi double bond M cross times R cross times T space space equals 1 cross times 0 comma 082 cross times 300 space space equals 24 comma 6 space atm

Jadi, tekanan osmotik larutan urea adalah 24,6 atm.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada suhu 27oC, glukosa  (Mr = 180) sebanyak 8,5 g dilarutkan dalam air sampai volumenya 500 mL, R = 0,082 L atm/mol K. Tekanan osmosis larutan yang terjadi sebesar ....

Pembahasan Soal:

Larutan glukosa merupakan larutan nonelektrolit. Mula-mula tentukan molaritas larutan glukosa terlebih dahulu.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M space glukosa end cell equals cell fraction numerator massa space glukosa over denominator M subscript r space glukosa end fraction cross times fraction numerator 1.000 over denominator V space larutan end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 8 comma 5 over denominator 180 end fraction cross times fraction numerator 1.000 over denominator 500 end fraction end cell row blank equals cell 0 comma 094 space M end cell end table 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row pi equals cell M cross times R cross times T end cell row blank equals cell 0 comma 094 space M cross times 0 comma 082 space L space atm forward slash mol space K cross times left parenthesis 27 plus 273 right parenthesis space K end cell row blank equals cell 2 comma 3124 space atm end cell end table 


Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Seorang pasien yang ada di rumah sakit memerlukan infus selama perawatannya. Infus diberikan kepada pasien guna menggantikan cairan yang hilang dari tubuh pasien. Darah manusia memberikan tekanan osmo...

Pembahasan Soal:

Tekanan osmosis larutan infus tersebut agar sama dengan tekanan osmosis darah manusia (disebut isotonis) harus bernilai 7,25 atm. Jangan lupa untuk mengubah satuan suhu menjadi Kelvin. Tekanan osmosis dapat dirumuskan sebagai berikut:

π7,25MMM=====M×R×TM×0,082×(37+273)0,082×3107,2525,427,250,285M 

Jadi, molaritas larutan glukosa intravena yang dapat memberikan tekanan osmosis sama seperti tekanan darah manusia adalah 0,285 M.

0

Roboguru

Sukrosa (Mr = 342) sebanyak 6,84 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 100 mL. Tekanan osmosis larutan yang terbentuk jika diukur pada suhu adalah ....

Pembahasan Soal:

Proses perpindahan molekul pelarut dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke suatu larutan melalui selaput semipermeabel disebut peristiwa osmosis. Peristiwa osmosis akan berlangsung hingga dicapai suatu kesetimbangan atau hingga kedua larutan isotonis. Hal ini ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan. Perbedaan volume dua larutan pada kesetimbangan menghasilkan suatu tekanan yang disebut tekanan osmosis. Tekanan osmosis dapat juga diartikan sebagai tekanan yang diberikan untuk mencegah terjadinya peristiwa osmosis. 

Menurut Van’t Hoff, tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu:  


pi double bond M cross times R cross times T (persamaan 1) 


Dimana R adalah tetpan gas ideal dan suhu dalam Kelvin. Sukrosa merupakan larutan non elektrolit maka tidak memiliki faktor van't hoff.


pi double bond M cross times R cross times T equals fraction numerator 6 comma 84 over denominator 342 end fraction cross times 1000 over 100 cross times 0 comma 082 cross times 300 equals 4 comma 92 

Jadi, kesiumpulannya tekanan osmosis untuk larutan tersebut adalah 4,92 atmspace

0

Roboguru

Suatu larutan diperoleh dari melarutkan 6 gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air. Larutan yang lain diperoleh dari melarutkan 18 gram glukosa dalam 1 liter air. Pada suhu yang sama, tekanan osmotik lar...

Pembahasan Soal:

Kedua larutan termasuk non elektrolit maka i (faktor Van't Hoff) bisa diabaikan:


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell pi subscript urea over pi subscript glukosa end cell equals cell fraction numerator M middle dot R middle dot T over denominator M middle dot R middle dot T end fraction end cell row cell pi subscript urea over pi subscript glukosa end cell equals cell M over M equals fraction numerator begin display style w over Mr end style middle dot begin display style fraction numerator 1 over denominator V space open parentheses L close parentheses end fraction end style over denominator begin display style w over Mr end style middle dot begin display style fraction numerator 1 over denominator V space open parentheses L close parentheses end fraction end style end fraction end cell row cell pi subscript urea over pi subscript glukosa end cell equals cell fraction numerator begin display style 6 over 60 end style middle dot begin display style 1 over 1 end style over denominator begin display style 18 over 180 end style middle dot begin display style 1 over 1 end style end fraction end cell row cell pi subscript urea over pi subscript glukosa end cell equals cell fraction numerator begin display style 1 end style over denominator begin display style 1 end style end fraction end cell row cell pi subscript urea end cell equals cell pi subscript glukosa end cell end table


Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa tekanan osmotik larutan pertama (urea) sama seperti larutan kedua (glukosa).

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Tekanan osmotik dari 500 mL larutan yang mengandung 17,1 gram gula (Mr gula = 342) pada suhu  adalah .... ().

Pembahasan Soal:

Proses perpindahan molekul pelarut dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke suatu larutan melalui selaput semipermeabel disebut peristiwa osmosis. Peristiwa osmosis akan berlangsung hingga dicapai suatu kesetimbangan atau hingga kedua larutan isotonis. Hal ini ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan. Perbedaan volume dua larutan pada kesetimbangan menghasilkan suatu tekanan yang disebut tekanan osmosis. Tekanan osmosis dapat juga diartikan sebagai tekanan yang diberikan untuk mencegah terjadinya peristiwa osmosis. 
 
Menurut Van’t Hoff, tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu:  


pi double bond M cross times R cross times T cross times i 

Keterangan, 

pi = tekanan osmosis
M = molaritas larutan
R = tetapan gas ( 0,082 L atm/mol K)
T = suhu ( Kelvin )
i  = faktor van't hoff (untuk larutan elektrolit)

Karena gula termasuk larutan non elektrolit maka tidak memiliki faktor van't hoff, sehingga persamaannya sebagai berikut:


pi double bond M cross times R cross times T pi equals massa over Mr cross times fraction numerator 1000 over denominator ml space larutan end fraction cross times 0 comma 082 cross times left parenthesis 27 plus 273 right parenthesis pi equals fraction numerator 17 comma 1 over denominator 342 end fraction cross times 1000 over 500 cross times 0 comma 082 cross times 300 pi equals space 2 comma 46 space atm  


Jadi, kesimpulannya tekanan osmosis larutan gula tersebut adalah 2,46 atm

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved