Roboguru

Jelaskan terjadinya ikatan ion dan tulislah ikatan ion yang terjadi pada Ca (golongan IIA) dengan N (golongan VA)!

Pertanyaan

Jelaskan terjadinya ikatan ion dan tulislah ikatan ion yang terjadi pada Ca (golongan IIA) dengan N (golongan VA)!space 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Unsur golongan IIA termasuk Ca mempunyai elektron valensi 2, Ca dapat mencapai konfigurasi gas mulia dengan melepaskan 2 elektron dan membentuk ion Ca to the power of 2 plus sign.

Unsur golongan VA termasuk N mempunyai elektron valensi 5, N dapat mencapai konfigurasi gas mulia dengan menerima 3 elektron dan membentuk ion N to the power of 3 minus sign.

Ion Ca to the power of 2 plus sign dan N to the power of 3 minus sign kemudian bergabung membentuk senyawa dengan rumus Ca subscript 3 N subscript 2.

3 Ca to the power of 2 plus sign and 2 N to the power of 3 minus sign yields Ca subscript 3 N subscript 2 

Dengan demikian, maka jawaban yang benar adalah 3Ca2++2N3Ca3N2.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apakah yang dimaksud dengan ikatan ion?

Pembahasan Soal:

Ikatan ion terbentuk antara atom yang melepaskan elektron (logam) dengan atom yang menangkap elektron (nonlogam). Atom logam, setelah melepaskan elektron berubah menjadi ion positif. Sedangkan atom nonlogam, setelah menerima elektron berubah menjadi ion negatif. Antara ion-ion yang berlawanan muatan ini terjadi tarik-menarik (gaya elektrostastis) yang disebut ikatan ion.

Jadi, ikatan ion adalah gaya tarik-menarik antar ion yang berlawanan muatan.space 

0

Roboguru

Nomor dari atom unsur P, Q, R, dan S ialah 6,9,11, dan juga 18. Pasangan unsur-unsur yang dapat membentuk suatu ikatan ion ialah?

Pembahasan Soal:

Konfigurasi Elektron dari masing-masing unsur 

  • blank subscript 6 P colon space 2 space 4  
    Konfigurasi elektron tidak stabil, unsur P memerlukan 4 elektron untuk stabil. 
  • begin mathsize 14px style blank subscript 9 Q space equals space 2 space 7 end style 
    Konfigurasi elektron tidak stabil, unsur Q memerlukan 1 elektron untuk stabil
    begin mathsize 14px style Q and e yields Q to the power of minus sign end style 
  • begin mathsize 14px style blank subscript 11 R space equals space 2 space 8 space 1 end style 
    Konfigurasi elektron tidak stabil, unsur R melepaskan 1 elektron untuk stabil
    begin mathsize 14px style R yields R to the power of plus sign and e end style 
     
  • begin mathsize 14px style blank subscript 18 S space equals space 2 space 8 space 8 end style
    Unsur S sudah stabil tidak bisa berikatan, unsur S termasuk golongan gas mulia. 

Ikatan Ion adalah ikatan yang terjadi karena adanya serah terima elektron antara ion positif dan ion negatif. Di antara kedua ion tersebut akan terjadi gaya tarik-menarik elektrostatik.  Atom  Q memiliki keelektronegatifan yang lebih tinggi daripada atom P. Atom Q akan menarik sebuah elektron yang dilepaskan oleh atom R sehingga terjadi gaya elektrostatik di antara ion begin mathsize 14px style R to the power of plus sign end style  dan ion begin mathsize 14px style Q to the power of minus sign end style  sehingga membentuk senyawa ionik RQ.

Jadi, jawaban yang benar adalah D. 

0

Roboguru

Diketahui unsur-unsur dengan nomor atom sebagai berikut: 8X, 9Y, 11Q, 16R, 19Z. Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah....

Pembahasan Soal:

Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elekton membentuk kation open parentheses X to the power of n plus end exponent close parentheses dan anion open parentheses Y to the power of n minus sign end exponent close parentheses. Pembentukan ikatan ion berdasarkan kestabilan konfigurasi elektron gas mulia (duplet/ oktet). Pada unsur-unsur yang memiliki elektron valensi yang tidak mencapai kestabilan konfigurasi elektron gas mulia, maka atom tersebut akan mengalami lepas dan terima elektron. Jika :

  • elektron valensi atom : 1,2 dan 3 akan melepaskan elektron membentuk kation undefined.
  • elektron valensi atom : 4,5,6, dan 7 akan menerima elektron  membentuk anion undefined

  X presubscript 8 space colon space 2 space 6 space space space menjadi space X to the power of 2 minus sign space       

Y presubscript 9 colon space 2 space 7 space space space menjadi space Y to the power of minus sign space          

Q presubscript 11 space colon space 2 space 8 space 1 space space space menjadi space space Q to the power of plus sign space 

R presubscript 16 space colon space 2 space 8 space 6 space space space menjadi space R to the power of 2 minus sign space end exponent       

Z presubscript 19 space colon space 2 space 8 space 8 space 1 space space space menjadi space Z to the power of plus sign space

Berdasarkan lepas terima elektron pada unsur-unsur tersebut, unsur yang membentuk ikatan ion adalah X dan Q, membentuk senyawa XQ2

Jadi, jawaban yang tepat adalah A. 

0

Roboguru

Pasangan atom di bawah ini yang jika berikatan akan membentuk ikatan ion dengan rumus adalah ....

Pembahasan Soal:

AX subscript 2 merupakan senyawa yang mengandung ikatan ion. Apabilan senyawa tersebut dilarutkan ke dalam air maka AX subscript 2 akan terurai menjadi ion-ionnya dengan reaksi yang terjadi sebagai berikut:

AX subscript 2 yields A to the power of 2 plus sign and 2 X to the power of minus sign

Berdasarkan reaksi di atas, AX subscript 2 membentuk ion A to the power of 2 plus sign dan X to the power of minus sign. Ion A to the power of 2 plus sign merupakan bentuk ion dari atom A setelah melepaskan 2 elektron untuk memenuhi kaidah oktet. Ion X to the power of minus sign merupakan bentuk ion dari atom X setelah menangkap 1 elektron untuk memenuhi kaidah oktet.

Analisis jawaban.

  • Jawaban A

Unsur A (Z = 11) dan unsur X (Z = 19) memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:

A = 2 8 1

X = 2 8 8 1

Berdasaran konfigurasi elektron di atas, unsur A dan X dalam mencapai kaidah dengan melepaskan 1 elektron. Oleh karena itu, unsur A dan X  tidak dapat membentuk suatu ikatan karena kedua unsur tersebut sama-sama melepaskan 1 elektron.

  • Jawaban B

Unsur A (Z = 11) dan unsur X adalah (Z = 16) memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:

A = 2 8 1

X = 2 8 6

Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, unsur A dalam mencapai kaidah oktet dengan melepaskan 1 elektron sedangkan unsur Z adalah menangkap 2 elektron. Ikatan yang terbentuk antara unsur A dan X adalah ikatan ion karena terjadi serah terima elektron. Reaksi yang terjadi antara unsur A dan X digambarkan sebagai berikut:

Berdasarkan reaksi tersebut, senyawa yang terbentuk adalah A subscript 2 X.

  • Jawaban C

Unsur A (Z = 13) dan unsur X (Z = 17) memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:

A = 2 8 3

X = 2 8 7

Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, unsur A dalam mencapai kaidah oktet dengan melepaskan 3 elektron sedangkan unsur Z adalah menangkap 1 elektron. Ikatan yang terbentuk antara unsur A dan X adalah ikatan ion karena terjadi serah terima elektron. Reaksi yang terjadi antara unsur A dan X digambarkan sebagai berikut:

Berdasarkan reaksi di atas, senyawa yang terbentuk adalah AX subscript 3

  • Jawaban D

Unsur A (Z = 12) dan unsur X (Z = 17) memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:

A = 2 8 2

X = 2 8 7

Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, unsur A dalam mencapai kaidah oktet dengan melepaskan 2 elektron sedangkan unsur Z adalah menangkap 1 elektron. Ikatan yang terbentuk antara unsur A dan X adalah ikatan ion karena terjadi serah terima elektron. Reaksi yang terjadi antara unsur A dan X digambarkan sebagai berikut:

Berdasarkan reaksi tersebut, senyawa yang terbentuk adalah AX subscript 2.

  • Jawaban E

Unsur A (Z = 13) dan unsur X (Z = 16) memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:

A = 2 8 3

X = 2 8 6

Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, unsur A dalam mencapai kaidah oktet dengan melepaskan 3 elektron sedangkan unsur Z adalah menangkap 2 elektron. Ikatan yang terbentuk antara unsur A dan X adalah ikatan ion karena terjadi serah terima elektron. Reaksi yang terjadi antara unsur A dan X digambarkan sebagai berikut:

Berdasarkan reaksi tersebut, senyawa yang terbentuk adalah A subscript 2 X subscript 3.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.space

0

Roboguru

Diketahui konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut. P = 2, 8, 1 Q = 2, 8, 2 R = 2, 8, 6 S = 2, 8, 7 T = 2, 8, 8, 1 Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah....

Pembahasan Soal:

Ikatan ionik adalah ikatan yang terbentuk antara unsur logam dan unsur non logam. Unsur non logam umumnya akan terionisasi (melepaskan elektron) dan membentuk kation (ion positif). Unsur non logam akan menerima elektron, dan membentuk ion negatif (anion). Kation dan anion membentuk ikatan melalui gaya elektrostatik. Pada pilihan jawaban di atas, yang termasuk senyawa ionik adalah TS. Perlu diingat bahwa untuk menentukan golongan suatu unsur dari konfigurasi elektron Bohr, dapat dilihat jumlah elektron valensi pada kulit terakhir (paling belakang).  Pada soal, diketahui bahwa T berasal dari golongan I A (alkali) karena memiliki 1 elektron valensi, dan S berasal dari golongan VII A (halogen) karena memiliki 7 elektron valensi. Karena ikatan terbentuk dari unsur logam dan non logam, maka ikatan yang terbentuk adalah ikatan ionik.

Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved