Roboguru

Jelaskan secara rinci tentang latar belakang dikeluarkannya dekret presiden 5 juli 1958!

Pertanyaan

Jelaskan secara rinci tentang latar belakang dikeluarkannya dekret presiden 5 juli 1958!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Pemilihan Umum 1955 selain memilih anggota Dewan perwakilan Rakyat (DPR) juga memilih Konstituante sebagai lembaga penyusun konstitusi baru. Konstituante dipilih sebagai pembentuk undang-undang dasar baru pengganti Undang-Undang Dasar Sementara 1950. Konstituante memiliki jumlah anggota sebanyak 514 anggota. Namun Konstituante gagal membentuk konstitusi baru hingga berlarut-larut, karena pertentangan antara partai di Konstituante. Pertentangan ini tidak bisa diselesaikan karena Konstituante terpecah antara partai-partai dan tidak ada partai dominan. Hal ini tak lepas dari hasil Pemilu 1955 yang tidak memiliki pemenang jelas. Empat partai besar hasil pemilu 1955, yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI), Masyumi, Nahdatul Ulama, serta Partai Komunis Indonesia (PKI) memiliki pandangan yang sangat berbeda-beda dan sulit mencapai titik temu. Untuk mengatasi masalah ini Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, yang memutuskan kembali berlakunya UUD 1945. Dekrit Presiden ini membubarkan Konstituante, merubah bentuk pemerintahan Indonesia menjadi republik dengan Sistem Presidensial, dengan kekuasaan pemimpin negara dan pemimpin pemerintahan dipegang oleh Presiden secara langsung dan menghapuskan posisi perdana menteri. Dengan dekrit ini, mulailah masa Demokrasi Terpimpin dan berakhirlan masa Demokrasi Liberal, dimana sebelumnya pemerintahan Indonesia berbentuk republik dengan Sistem Parlementer dengan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan.

Dengan demikian, latarbelakang Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah kegagalan konstituante dalam menyusun Undang-Undang Dasar yang baru, menggantikan Undang-Undang Dasar Sementara 1950. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian politik, sehingga presiden Sukarno memutuskan  untuk kembali pada Undang Undang Dasar 1945.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menandai masa berlakunya ....

Pembahasan Soal:

Pada 5 Juli 1959, Ir. Soekarno sebagai pemimpin tertinggi Indonesia, mengeluarkan sebuah dekrit yang kemudian dikenal dengan nama Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Keluarnya Dekrit Presiden ini menandai berakhirnya era Demokrasi Liberal dan menjadi awal berlakunya Demokrasi Terpimpin.undefined

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah D

0

Roboguru

Berikut ini yang termasuk dalam isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah ....

Pembahasan Soal:

Keluanya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 berisikan antara lain:

  1. Menetapkan pembubaran Konstituante.
  2. Menetapkan UUD 1945 berlaku bagi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, terhitung mulai tanggal penetapan dekrit dan tidak berlakunya lagi UUD Sementara (UUDS) 1950.
  3. Pembentukan MPRS yang terdiri atas anggota DPR ditambah dengan utusan-utusan dan golongan, serta pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS).

Berdasarkan pembahasan di atas, maka jawaban yang tepat adalah C

0

Roboguru

Alasan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yaitu ….

Pembahasan Soal:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menandai awal berlakunya sistem pemerintahan Demokrasi Terpimpin di Indonesia. Badan konstituante yang terpilih pasca pemilu 1955 ternyata gagal menyusun konstitusi baru. Oleh karena itu, dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden maka kembali pada konstitusi UUD 1945.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Masa Demokrasi Terpimpin diawali dengan...

Pembahasan Soal:

Dekrit Presiden dikeluarkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 5 Juli 1959. Dekrit ini mengakhiri masa Demokrasi Liberal di Indonesia, dan mengawali masa Demokrasi Terpimpin. Pada masa Demokrasi Terpimpin sistem pemerintahannya sudah tidak dipegang oleh perdana menteri melainkan presiden. Presiden Soekarno memiliki dominasi yang besar pada masa ini.

0

Roboguru

Presiden Soekarno pada 5 Juli 1959 mengeluarkan Dekrit Presiden yang dianggap sebagai pembubaran sistem pemerintahan Demokrasi Liberal. Berikut ini yang merupakan isi dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ...

Pembahasan Soal:

Pembubaran Badan Konstituante sebagai lembaga yang bertugas untuk membuat UUD yang baru sebagai pengganti UUDS 1950 mengalami kegagalan. Kegagalan ini terjadi karena banyaknya kepentingan dan silang pendapat di antara anggota konstituante yang tidak mencapai kesepakatan. Kemudian, agar tidak ada kemacetan secara politik maka Badan Konstituante mengambil keputusan untuk pemungutan suara dan mayoritas suara memilih untuk kembali ke UUD 45. Di samping itu, keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 terjadi karena kondisi negara yang sudah darurat karena peristiwa pergolakan daerah membutuhkan kepemimpinan nasional tunggal. Maka, dengan mempertimbangkan berbagai situasi serta dukungan dari Angkatan Darat, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang isinya pembubaran Konstituante, kembali ke UUD 45, dan pembentukan MPRS dan DPAS.

Maka, jawaban yang benar adalah A.begin mathsize 14px style space end style

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved