Roboguru

Budaya sunan Drajat berdasarkan 5w dan 1h

Pertanyaan

Budaya sunan Drajat berdasarkan 5w dan 1h

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

Sunan Drajat bernama kecil Raden Syarifuddin atau Raden Qosim putra Sunan Ampel yang terkenal cerdas. Setelah pelajaran Islam dikuasai, ia mengambil tempat di Desa Drajat wilayah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan sebagai pusat kegiatan dakwahnya sekitar abad XV dan XVI Masehi. Selain lewat seni musik, Sunan Drajat juga menggunakan sarana pertunjukan wayang untuk melancarkan jalan dakwanya. Cara tersebut sama seperti yang telah dilakukan oleh kakaknya, yaitu Sunan Bonang. Sunan Drajat banyak menggunakan ajaran yang luhur dan tradisi lokal untuk menyiarkan agama Islam. Salah satu buktinya adalah adanya artefak yang bertuliskan ajaran catur piwulang di kompleks makam Sunan Drajat. Artefak tersebut mengajarkan tentang cara hidup bersama sebagai makhluk social yaitu saling menghargai dan membantu sesama. Selain itu, Sunan Drajat juga memiliki keahlian dalam bidan seni lainnya, hal ini dibuktikan dengan adanya seperangkat gamelan, yang diberi nama : ‘Singo Mengkok’. Sebagimana Sunan Bonang, Sunan Drajat juga dididik di lingkungan Jawa karena keluarga ibunya berasal dari keluarga bupati. Hal tersebut berdampak pada pengetahuannya tentang budaya jawa, ilmu, bahasa, sastra dan agama lebih dominan bercorak jawa. Seperti Sunan Bonang juga, Sunan Drajat dikenal pandai mengubah berbagai tembang jawa. Sejumlah tembang macapat langgam pangkur diketahui telah diubah oleh Sunan Drajat. Peninggalan beliau hingga saat ini tersimpan rapi di museum khusus Sunan Drajat di wilayah lamongan.

Dengan demikian, 

  1. Siapa Sunan Drajat? Salah satu sunan dari sembilan sunan Wali Songo
  2. Apa gelar Sunan Drajat semasih hidupnya? Sunan Mayang Madu
  3. Mengapa beliau mendapat gelar Sunan Mayang Madu? Karna beliau, berha­sila menyebarkan agama Islam dan menanggulangi kemiskinan dengan menciptakan kehidupan yang makmur bagi warga sekitar daerah kerjaan Demak.
  4. Dimana Sunan Drajat dilahirkan? Surabaya
  5. Kapan Sunan Drajat meninggal? 1552 M

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sebutkan beberapa peran tokoh pengembang agama Islam di Indonesia!

Pembahasan Soal:

Tokoh sentral penyebarah Islam di Indonesia, para sejarahwan sepakat menunjuk kepada para Ulama yang kemudian dikenal dengan julukan Wali Songo (Sembilan Wali). Adapun peran Wali Songo dalam penyebaran agama Islam di Indonesia sebagai berikut,

  1. membentuk budaya yang berciri masa peralihan, perpaduan unsur islami dengan unsur - unsur budaya pra-Islam.space space
  2. menyebarkan Islam melalui seni, seperti membuat pertunjukan seni dengan menyelipkan pesan ajakan untuk menganut agama Islam dan sebagai media dakwah.space space space 
  3. menyebarkan Islam melalui pendidikan, seperti membangun pesantren - pesantren sebagai sarana pembelajaran agama.undefined

Dengan demikian, penyebaran dan perkembangan agama Islam dilakukan dari berbagai aspek sehingga proses Islamisasi yang dilakukan oleh Wali Songo dapat terwujud dengan baik.undefined

0

Roboguru

Sebutkan beberapa peran tokoh pengembang agama Islam di Indonesia!

Pembahasan Soal:

beberapa tokoh yang berperan dalam mengembangkan agama Islam di Indonesia diantaranya :

  1. Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim yang menyebarkan Islam dengan cara mendekati masyarakat melalui pergaulan dan memperlihatkan keindahan dan kebaikan yang dibawa oleh agama Islam
  2. Sunan Drajat berdakwah kepada masyarakat kebanyakan Ia menekankan kedermawanan, kerja keras, dan peningkatan kemakmuran masyarakat, sebagai pengamalan dari agama Islam.
  3.  Sunan Kudus memiliki peran yang besar dalam pemerintahan Kesultanan Demak, yaitu sebagai panglima perang dan hakim peradilan negara. Ia banyak berdakwah di kalangan kaum penguasa dan priyayi Jawa.
  4. Sunan Kalijaga menggunakan kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah, antara lain kesenian wayang kulit dan tembang suluk.
  5. Sunan Gunung Jati mengembangkan Cirebon sebagai pusat dakwah dan pemerintahannya, yang sesudahnya kemudian menjadi Kesultanan Cirebon.

2

Roboguru

Sebutkan beberapa peran tokoh pengembang agama Islam di Indonesia!

Pembahasan Soal:

Proses penyebaran dan pengembangan Islam di Indonesia tidak lepas dari beberapa peran para pedagang, ulama, raja, bangsawan dan para adipati. Dalam pengembangan agama Islam di Jawa tokoh tersbeut ada yang dikenal sebagai wali songo. Berikut ini beberapa perannya.

  1. Maulana Malik Ibrahim : ulama tersebut menyiarkan agama Islam di daerah Gresik melalui bidang tasawuf dan pendidikan.
  2. Sunan Ampel : Wali yang dianggap sesepuh ini menyebarkan Islam ditanah Surabaya dan berkerabat dengan beberapa kerajaan Hindu Budha seperti Majapahit.
  3. Sunan Kalijaga : beliau mengembangkan didaerah Demak menggunakan kesenian dan kebudayaan, seperti wayang dan suluk.

Dengan demikian, beberapa tokoh pengembang agama Islam memiliki strategi tersendiri dalam menyebarkan agama secara damai, mulai dari tasawuf, pendidikan, hingga kesenian.

1

Roboguru

Berdasarkan sumber informasi yang kalian peroleh, apa saja peran Sunan Gunung Jati bagi kerajaan Banten?

Pembahasan Soal:

Sunan Gunung Jati merupakan salah satu wali songo yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Sunan Gunung Jati atau lebih dikenal Syarif Hidayatullah berdakwah menyebarkan ajaran-ajaran Islam di daerah Jawa Barat hingga ke Banten. Sunan Gunung Jati adalah salah satu tokoh berdirinya Kasultanan Banten. Bahkan ikut berjuang melawan penjajah, di bantu putranya Hasanuddin, Sunan Gunung Jati mempersiapkan ekspedisi militer Demak melawan Banten Girang yang menguasai Selat Sunda. Namun Sunan Gunung Jati tidak mengangkat dirinya sebagai raja di Banten. Sunan Gunung Jati justru memilih menjadi Sultan Cirebon. Banten, diserahkan kepada Hasanuddin. Ia diangkat menjadi Sultan Banten pada 1552.

Sunan Gunung Jati dianggap sebagai wali pelindung Tanah Pasundan. Karena telah mengislamkan daerah itu, dari dialah berasal kedua dinasti Islam yang kemudian menguasai Jawa Barat. Sunan Gunung Jati dengan cepat diterima masyarakat saat mengajarkan agama Islam, padahal saat itu ia masih dianggap orang asing. Syarif Hidayatullah menggunakan pendekatan sosial budaya untuk dakwahnya, sehingga ajarannya dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat. Penyebaran ajaran Islam semakin kuat dilakukan Sunan Gunung Jati setelah menikahi gadis-gadis lokal.


Berdasarkan penjelasan di atas maka peranannya adalah sebagai pendiri Kesultanan Banten dan ikut menyebarkan agama Islam di wilayah tersebut.

 

0

Roboguru

Jelaskan istilah "Moh limo" yang diajarkan oleh Sunan Ampel dalam menanamkan akidah dan ibadah!

Pembahasan Soal:

Sunan Ampel (Raden Rahmat) merupakan salah satu Walisongo yang berperan dalam proses penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa. Proses Islamisasi yang dilakukan oleh Sunan Ampel terjadi pasca pertemuannya dengan Prabu Brawijaya V (Raja Majapahit) yang sekaligus merupakan paman dari Sunan Ampel. Dalam menyebarkan ajaran Islam, Sunan Ampel menggunakan metode dakwah Moh Limo. Ajaran Moh Limo terdiri dari Moh Main (tidak mau berjudi), Moh Ngombe (tidak mau mabuk), Moh Maling (tidak mau mencuri), Moh Madat (tidak mau menghisap candu), serta Moh Madon (tidak mau berzina). Dalam perkembangannya, ajaran Islam yang disampaikan oleh Sunan Ampel dapat diterima oleh masyarakat serta memperbaiki kehidupan masyarakat di Pulau Jawa.

Dengan demikian, inti dari ajaran Moh Limo Sunan Ampel adalah  Moh Limo terdiri dari Moh Main (tidak mau berjudi), Moh Ngombe (tidak mau mabuk), Moh Maling (tidak mau mencuri), Moh Madat (tidak mau menghisap candu), serta Moh Madon (tidak mau berzina).

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved