Roboguru

Buat 3 poin tentang masuk dan berkembangnya Islam di Samudera Pasai pada abad ke 13

Pertanyaan

Buat 3 poin tentang masuk dan berkembangnya Islam di Samudera Pasai pada abad ke 13 

Pembahasan Soal:

Ada banyak tokoh dan sejarawan yang mendukung teori yang menyatakan bahwa sesungguhnya islam masuk ke wilayah Nusantara sejak abad ke-13 Masehi. Bukti-bukti yang menguatkan pernyataan mereka seperti yang disebutkan di atas. Pada batu nisan di makam Sultan Malik As Saleh ditemukan tulisan dengan penanggalan 1297 Masehi. Selain itu, batu nisan tersebut juga memiliki karakteristik yang mirip dengan batu nisan yang ada di Khambat (Cambay) Gujarat India. Bukti lainnya yang memperkuat dugaan bahwa islam masuk ke nusantara pada abad-13 adalah adanya catatan dari pelancong/pedagang bangsa barat bernama Marcopolo. Ia menuliskan bahwa dalam perjalannya dari negeri China ia sempat singgah di sebuah kota islam bernama Perlak pada abad 1298 Masehi. Ferlac ini diduga merujuk pada Kerajaan Peureulak atau Perlak di Aceh. Bukti selanjutnya datang dari catatan Karel Frederik Hendrik (KFH) Van Langen yang merupakan pegawai dari pemerintahan klonial Belanda yang dahulu bertugas di Kalimantan & Sumatera Barat. Ia menyebutkan bahwa pada abad 1298 Masehi ada kerajaan bernama Pase yang keberadaannya berdasarkan catatan China. Pase ini sendiri diduga merujuk pada Kerajaan Samudera Pasai. Meski didukung sejumlah bukti, namun masuknya islam ke nusantara pada abad ke-13 ini disangsikan banyak pihak. Salah satunya alasannya adalah karena islam Indonesia bermazhab Syafi’i sementara Islam di Gujarat bermazhab Syiah.

Dengan demikian,berikut ini bukti yang menyebutkan bahwa agama islam masuk ke Indonesia adalah pada abad ke-13 antara lain adalah:

  1. Batu nisan di makam Sultan Malik As-Saleh.
  2. Catatan Marcopolo yang menyebutkan keberadaan Perlak tahun 1292 Masehi.
  3. Keterangan dari K.F.H van Langen mengenai keberadaan Pasai di tahun 1298 Masehi

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Salah satu bukti bahwa Islam sudah menyebar ke seluruh pelosok-pelosok dengan munculnya Kerajaan Islam di berbagai wilayah di Indonesia. Kerajaan Islam yang terdapat di Pulau Sumatera adalah ...

Pembahasan Soal:

Sejarah kedatangan Islam ke Sumatera khususnya, umumnya ke wilayah Nusantara, diperkirakan dimulai sejak abad ke-7 masehi namun mulai berdirinya kerajaan bercorak Islam dimulai pada abad ke-13 masehi. Kedatangan Islam di Pulau Sumatera secara garis besar disebarkan oleh para pedagang dan ulama yang berasal dari Mesir, Persia, Gujarat (India), China dan Arab. Hal ini dibuktikan dengan adanya perkampungan Barus di Pesisir Sumatera Utara dan beberapa pemakaman kuno seperti adanya nisan tertulis Syaikh Rukunuddin wafat tahun 672 masehi.
Adapun dalam perkembangannya dari abad ke-7 masehi sebagai proses penyebaran awal hingga abad ke-13 mulai berdirinya kerajaan bercorak Islam, maka berikut beberapa kerajaan bercorak Islam di Sumatera :

  • Kerajaan Perlak abad ke-12 masehi,
  • Kesultanan Samudera Pasai di abad ke-13 masehi, 
  • Kesultanan Aceh Darussalam berdiri pada abad ke-15 masehi, 
  • Kerajaan Indragiri berdiri pada abad ke-15 masehi,
  • Kerajaam Jambi berdiri pada abad ke-15 masehi, 
  • Kesultanan Palembang Darussalam pada abad ke-16 masehi.

Dengan demikian, beberapa kerajaan Islam di Sumatera adalah Perlak, Samudera Pasai, Aceh Darussalam, Indragiri, Jambi dan Palembang Darussalam. 

Roboguru

Pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Sultan Malik as Saleh. Sebelum menjadi raja, beliau merupakan ....

Pembahasan Soal:

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Kerajaan ini digagas oleh Nazimuddin Al-Kamil, seorang laksamana laut dari Mesir pada abad ke-13. Nazimuddin al-Kamil inilah kemudian mengangkat Marah Silu (Meurah Silu) sebagai pemimpin pertama Kerajaan Samudera Pasai di Aceh yang kemudian bergelar Sultan Malik al-Saleh atau Sultan Malikussaleh (1267-1297 M). Oleh karena itu, Marah Silu yang tetap diakui sebagai pendiri sekaligus penguasa pertama Kerajaan Samudera Pasai. Beliau merupakan keturunan dari kerajaan Perlak. Kemudian, dibawah kepemimpinannya berhasil menjadikan  hubungan kerajaan Samudera Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Terbukti Meurah Silu menikah dengan puteri raja Perlak yang bernama Ganggang Sari. Kondisi demikian semakin memperkuat pengaruh kerajaan Samudera Pasai di Pantai Timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka.

Dengan demikian, Sultan Malik as Shaleh merupakan raja pertama dari kerajaan Samudera Pasai yang merupakan keturunan dari kerajaan Perlak. Beliau banyak berkontribusi dalam perkembangan kerajaan Samudera Pasai sehingga diangkat sebagai raja.

Roboguru

Jelaskan proses lahirnya kerajaan samudra pasai!

Pembahasan Soal:

Kesultanan Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kerajaan ini terletak di Aceh dan didirikan oleh Meurah Silu pada tahun 1267 M.

Menurut Hikayat Raja Pasai, Meurah Silu menjadi Raja setelah menggantikan seorang raja yang bernama Sultan Malik al-Nasser. Sumber lain mengatakan bahwa Meurah Silu diangkat oleh Sultan Nazimuddin al-Kamil dari Dinasti Mamluk yang berpusat di Kairo hal tersebut dibuktikan dengan Gelar Malik Al-Saleh yang disematkan kepada Meurah Silu.

Dengan demikian  pendiri Kerajaan Samudra Pasai adalah Merah Silu yang memiliki hubungan dengan kekuasaan di Timur Tengah.

Roboguru

Berita tentang adanya kerajaan Islam di Sumatera pada abad ke-13 M dikemukakan oleh …

Pembahasan Soal:

Marco Polo merupakan seorang musafir dari Venesia, Italia yang pernah singgah ke bagian utara Sumatera pada abad ke-13 M. Ia mengabadikan perjalanannya tersebut dalam sebuah berita. Dalam beritanya, Marco Polo menulis bahwa telah ada kerajaan Islam yang berkembang pesat pada saat itu, yaitu Kerajaan Samudera Pasai dengan ibu kotanya di Pasai. Selain itu, ia juga menulis bahwa sudah berkembang sekelompok penduduk Muslim, terutama di kota-kota yang terletak di tepi pantai atau tepi jalur pelayaran dan perdagangan.

Jadi, berita tentang adanya kerajaan Islam di Sumatera pada abad ke-13 M dikemukakan oleh Marco Polo.

Roboguru

Perlak merupakan kerajaan pertama di Indonesia. Dalam perkembangannya, kerajaan Perlak menjalin politik persahabatan dengan kerajaan Samudra Pasai. Politik persahabatan antar kedua kerajaan tersebut d...

Pembahasan Soal:

Kerajaan Samudera Pasai terletak di pantai utara Aceh, tepatnya di muara Sungai Pasangan (Pasai) yang ada dua kota yaitu Samudera (agak jauh dari laut) dan Pasai (kota pesisir). Masyarakat kedua kota sudah memeluk agama Islam. Marah Silu (Merah Selu) masuk Islam setelah berinteraksi dengan Syekh Ismail, seorang utusan Syarif dari Mekah. Ia menyatukan kedua kota dan dinobatkan menjadi sultan (raja) dengan gelar Sultan Malik al Saleh (Malikussaleh). Kesultanan Samudera Pasai berperan penting dalam penyebaran Islam di Asia Tenggara. Samudera Pasai berkembang pesat menjadi pusat perdagangan dan studi Islam karena didatangi banyak pedagang dari India, Benggala, Gujarat, Arab Cina dan daerah sekitarnya. Samudera Pasai meluaskan kekuasaan ke daerah pedalaman meliputi Tamiang, Balek Bimba, Samerlangga, Beruana, Simpag, Buloh Telang, Benua, Samudera, Perlak, Hambu Aer, Rama Candhi, Tukas, Pekan dan Pasai. Dalam rangka Islamisasi, Sultan Malik Al Saleh menikah dengan putri Raja Perlak. Sultan Malik Al Saleh wafat pada 1297 dan dimakamkan di Kampung Samudera Mukim Blang Me dengan makam berciri Islam.space

Dengan demikian, politik persahabatan antara kerajaan Perlak dengan Samudra Pasai ditandai dengan pernikahan putri kerajaan Perlak dengan raja Samudra Pasai.space

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved