Roboguru

Bersatunya Dinasti Sanjaya dengan Dinasti Syailendra terjadi setelah …

Pertanyaan

Bersatunya Dinasti Sanjaya dengan Dinasti Syailendra terjadi setelah … space

  1. penyelesaian Candi Borobudur space

  2. perkawinan politik Rakai Pikatan dengan Pramodhawardani space

  3. pindahnya kerajaan ke Jawa Timur space

  4. pengangkatan Rakai Panangkaran space

  5. perang saudara space

Pembahasan Soal:

Kerajaan Mataram Kuno adalah kerajaan Hindu-Buddha dengan dua dinasti yang secara bersama-sama memerintah kerajaan. Dua dinasti tersebut adalah Dinasti Sanjaya yang menganut agama Hindu aliran Siwa dan Dinasti Syailendra yang menganut agama Buddha aliran Mahayana. Kedua dinasti ini pernah bersatu pada perkawinan politik antara Rakai Pikatan yang berasal dari Dinasti Sanjaya dengan Pramodhawardani. Pramodhawardani merupakan putri mahkota dari Dinasti Syailendra.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berikut yang bukan merupakan faktor pendorong berkembangnya Kerajaan Mataram Kuno adalah…

Pembahasan Soal:

Penyebab kemunduran Kerajaan Mataram Kuno yaitu:

  1. Wafatnya Raja Sanna sehingga kerajaan Mataram menjadi pecah dan kebingungan.
  2. Pernikahan Raja Pramodhawardhani dengan Rakai Pikatan yang beragama Hindu yang kontroversial sehingga menimbulkan berbagai pemberontakan.
  3. Serangan dari Raja Wurawari yang bekerja sama dengan Sriwijaya saat Raja Airlangga berada di Jawa meminang putri Dharmawangsa.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Perkembangan agama Buddha di Mataram Kuno tidak lepas dari dukungan pemimpinnya, yaitu ....

Pembahasan Soal:

Persaingan politik antar bangsawan dan putera raja dalan Dinasti Sailendra membuat kerajaan Mataram Kuno terpecah dua. Perpecahan ini terjadi tidak hanya dalam jalur politik namun juga berada pada jalur persebaran agama. Rakai Pikatan memimpin Dinasti Sailendra yang memeluk agama Hindu, sementara Dinasti Sailendra yang memeluk agama Buddha dipimpin oleh Balaputradewa.


Kegagalan pemberontakan Balaputradewa mengakibatkan dirinya harus menyingkir ke Sumatera, dan disana Balaputradewa diangkat sebagai Raja Sriwijaya yang dinasti kerajaanya masih satu darah dengan Sailendra. Dalam perannya tersebut, Balaputradewa ikut berkontribusi untuk meluaskan penyebaran dan perkembangan agama Buddha di Mataram.


Dengan demikian, perkembangan agama Buddha di Mataram Kuno tidak terlepas dari peran Balaputradewaundefined 

1

Roboguru

Berikut raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur, kecuali….

Pembahasan Soal:

Kerajaan Mataram Kuno adalah kerajaan Hindu-Budha yang ada di Jawa Timur. Kerajaan yang beribu kota di Medang Kamulan ini berdiri pada abad ke-8 M. Kerajaan Mataram Kuno terdapat 3 Wangsa (dinasti) yang pernah berkuasa, yakni:

  1. Wangsa Sanjaya,
  2. Wangsa Syailendra, dan
  3. Wangsa Isana.

Wangsa Sanjaya sendiri adalah pemeluk agama Hindu beraliran Syiwa, Syailendra dianggap sebagai pengikut Budha, dan Isana merupakan wangsa baru yang didirikan oleh Mpu Sendok. Berdasarkan Prasasti Canggal (732), raja yang dianggap pertama kali berkuasa di Kerajaan Mataram adalah Raja Sanna yang kemudian digantikan oleh Sanjaya. Raja Sanjaya dianggap tidak lain adalah keponakan Raja Sanna, yakni putra dari Sannaha atau saudara perempuan Raja Sanna. Hal ini karena Raja Sanna tidak memiliki keturunan sebagai penggantinya. Saat masa pemerintahan Sanjaya yang dimulai dari 717-746 M, Kerajaan Mataram menganut agama Hindu. Raja Sanjaya pada masa itu memimpin sangat bijaksana sehingga rakyatnya hidup makmur, aman, dan tentram. Hal ini sesuai dengan prasasti Canggal yang telah menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan emas dan padi.

Setelah meninggalnya Sanjaya, Mataram pada masa itu dipimpin oleh Panangkaran atau Syailendra (746-784 M) yang menganut agama Budha beraliran Mahayana. Pada saat itu, agama Hindu dan Budha berkembang bersama di Mataram Kuno. Penganut agama Hindu pada masa itu tinggal di Jawa Tengah bagian utara dan pengikut agama Budha berada dibagian selatan. Kemudian, Syailendra digantikan oleh Rakai Pikatan. Di tahun 850, Rakai Pikatan dari Wangsa Sanjaya menikah dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Hal ini menyebabkan Wangsa Sanjaya akirnya kembali memerintah Mataran Kuno dan berhasil menyingkirkan Wangsa Syailendra sekaligus mempersatukan dua dinasti tersebut dalam satu kerajaan. Wilayah Mataram berkembang hinga mencapai Jawa Tengan dan Jawa Timur. Sepeninggal Pikatan, Mataram Kuno pada masa itu dikuasai oleh Dyah Balitung (898-910 M). Setelah itu, Mataram diperintah secara berturut-turut oleh Raja Daksa, Raja Tulodung, dan Raja Wawa (924-919) yang kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindok. Beberapa raja yang pernah memerintah Mataram Kuno, diantaranya adalah:

  1. Sri Isanatunggawijaya
  2. Dharmawangsa
  3. Airlangga
  4. Empu Sendok

Adapun yang bukan raja yang memerintah Mataram Kuno adalah dari Purnawarman yang berasal dari Kerajaan Tarumanegara.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Berikut merupakan agama yang dianut oleh masyarakat Kerajaan mataram kuno Dinasti Sanjaya!  Agama Hindu Agama Buddha Agama Animisme Agama Dinamisme Agama Islam Analisislah agama mayoritas dia...

Pembahasan Soal:

Kerajaan Mataram Kuno merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan sejumlah peninggalan dan catatan perjalanan kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno didirikan pada abad ke-7 M oleh Sanjaya. Pada masa pemerintahan Sanjaya, Mataram Kuno menganut kepercayaan Hindu. Kerajaan ini juga menjadi pusat pembelajaran agama Hindu, dibuktikan dengan banyaknya pendeta yang berkunjung dan menetap di Mataram. Pada pertengahan abad ke-8, Raja Sanjaya wafat dan digantikan oleh putranya, Rakai Panangkaran. Setelah Rakai Panangkaran wafat, Kerajaan Mataram Kuno terpecah menjadi dua. Dinasti Sanjaya memerintah Kerajaan Mataram Kuno bercorak Hindu di Jawa Tengah bagian utara. Sementara Dinasti Syailendra memerintah Kerajaan Mataram Kuno bercorak Buddha di Jawa Tengah bagian selatan. 

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah A. 

0

Roboguru

Sebutkan raja keturunan Sanjaya yang terdapat pada Prastasti Kedu!

Pembahasan Soal:

Pada masa Islam, sistem kerajaan masih berkembang namun mengalami perubahan nama menjadi Kesultanan. Pemerintahan kerajaan  yang bercorak Islam memiliki banyak persamaan dengan sistem pemerintahan zaman Hindu-Buddha sengan sifatnya yang feodal. Pada zaman Hindu-Buddha, raja dikenal sebagai titisan dewa (penjelmaan dewa), sedangkan raja-raja (sultan) pada zaman Islam diakui sebagai Khalifah (wakil/utusan Tuhan) di dunia. Pada masa pemerintahan kerajaan Islam, raja mulai menggunakan istilah sultan, sunan, panembahan, dan maulana.


Dengan demikian sistem kerajaaan-kerajaan Islam di Indonesia masih menggunakan sistem politik pada masa Hindu-Buddha terlihat dari sistem kerajaan yang berganti nama menjadi Kesultanan, penyebutan raja diganti menggunakan istilah sultan ultan, sunan, panembahan, dan maulana, serta konsep dewa-raja menjadi Khalifah. 
 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved