Roboguru

Bagaimana cara mengolah susu agar terhindar dari kontaminasi mikroorganisme sehingga dapat bertahan lebih lama? Jelaskan!

Pertanyaan

Bagaimana cara mengolah susu agar terhindar dari kontaminasi mikroorganisme sehingga dapat bertahan lebih lama? Jelaskan!

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Cara mengolah susu agar terhindar dari kontaminasi mikroorganisme ada dua teknik, yaitu UHT (Ultra Heat Temperature) dan Pasteurisasi. UHT merupakan teknik menghilangkan kontaminasi mikroorganisme dalam susu dengan suhu yg tinggi yaitu sekitar 1380C namun dengan waktu yg sangat singkat yaitu sekitar 2-3 detik. Sedangkan, Pasteurisasi merupakan teknik menghilangkan kontaminasi mikroorganisme dalam susu dengan memanaskannya pada suhu sekitar 750C namun, dengan waktu yg relatif labih lama dibandingkan dengan UHT yaitu sekitar 15 detik. UHT yang tekniknya menggunakan suhu tinggi relatif memiliki ketahanan masa simpan yg lebih lama dibandingkan dengan susu hasil pasteurisasi.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 22 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Lengkapilah tabel tentang vitamin berikut.

Pembahasan Soal:

Vitamin B3 bersumber dari hati, ginjal, ikan, daging, ayam, dan kacang tanah. Vitamin B3 berfungsi sebagai koenzim dalam reaksi oksidasi-reduksi pada glikolisis, metabolisme protein dan lemak, serta pernapasan dan sel. Kekurangan vitamin B3 dapat menyebabkan pelagra dengan gejala 3D (dermatitis, demensia, diare), dermatitis berpola simetri, kulit merah, bengkak, lunak, selanjutnya bersisik dan luka, sakit tenggorokan, lidah, dan mulut, serta lemah otot.space 

Jadi vitamin B3 bersumber dari hati, ginjal, ikan, daging, ayam, dan kacang tanah. Akibat dari kekurangan vitamin B3 adalah timbulnya penyakit pelagra.space 

0

Roboguru

Lengkapilah tabel tentang vitamin berikut.

Pembahasan Soal:

Vitamin H bersumber dari hati, kuning telur, serealia, khamir/jamur, kacang kedelai, kacang tanah, sayuran dan buah-buahan (pisang, jeruk, sumangka, dan stroberi). Vitamin H berfungsi sebagai koenzim dalam proses deaminasi, sintesis atau oksidasi asam lemak, serta kofaktor enzim karboksilase. Kekurangan vitamin H menimbulkan rasa lelah, kurang nafsu makan, rasa mual, muntah-muntah, otot sakit, kulit kering dan bersisik, alopesia (kebotakan setempat), dan kesemutan, serta dermatitis pada bayi.space 

Jadi vitamin H bersumber dari hati, kuning telur, serealia, khamir/jamur, kacang kedelai, kacang tanah, sayuran dan buah-buahan (pisang, jeruk, sumangka, dan stroberi). Akibat dari kekurangan vitamin H menimbulkan rasa lelah, kurang nafsu makan, rasa mual, muntah-muntah, otot sakit, kulit kering dan bersisik, alopesia (kebotakan setempat), dan kesemutan, serta dermatitis pada bayi.space 

0

Roboguru

Lengkapilah tabel berikut!

Pembahasan Soal:

0

Roboguru

Lengkapilah tabel tentang vitamin berikut.

Pembahasan Soal:

Vitamin C bersumber dari buah-buahan asam, jeruk, nanas, rambutan, pepaya, tomat, sayuran daun-daunan, dan kol. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan dan koenzim; pembentukan kolagen sehingga mempercepat penyembuhan luka, patah tulang, dan perdarah di bawah kulit; mencegah infeksi, kanker, dan penyakit jantung; dalam industri pangan untuk mencegah proses tengik, perubahan warna buah-buahan, dan mengawetkan daging. Akibat kekurangan vitamin C menyebabkan skorbut, wajah pucat, rasa lelah berkepanjangan, perdarahan gusi dan di bawah kulit, kedudukan gigi menjadi longgar. Mulut, kulit, mata menjadi kering, rambut rontok, luka sulit sembuh, gangguan saraf (histeria dan depresi), serta gangguan psikomotor.space 

Jadi vitamin C bersumber dari buah-buahan asam, jeruk, nanas, rambutan, pepaya, tomat, sayuran daun-daunan, dan kol. Akibat kekurangan vitamin C menyebabkan skorbut, wajah pucat, rasa lelah berkepanjangan, perdarahan gusi dan di bawah kulit, kedudukan gigi menjadi longgar. Mulut, kulit, mata menjadi kering, rambut rontok, luka sulit sembuh, gangguan saraf (histeria dan depresi), serta gangguan psikomotor.space 

0

Roboguru

Lengkapilah tabel tentang vitamin berikut.

Pembahasan Soal:

Vitamin B1 atau tiamin adalah vitamin yang berperan dalam penggunaan karbohidrat menjadi sumber energi bagi tubuh. Tiamin juga membantu menjaga fungsi saraf agar tetap baik. Asupan vitamin B1 harian tubuh bisa didapatkan melalui makanan atau suplemen. Vitamin B1 secara alami terkandung dalam gandum utuh, daging sapi, tuna, salmon, dan kacang-kacangan. Selain itu, vitamin B1 juga dapat ditemukan pada sereal yang sudah difortifikasi atau diperkaya dengan vitamin ini. Akibat yang terjadi jika tubuh kekurangan vitamin B1 adalah hilang nafsu makan, lelah, kesemutan, polineuritis (jaringan saraf kekurangan energi), dan beri-beri.space 

Dengan demikian, vitamin B1 bisa didapatkan dari gandum utuh, daging sapi, tuna, salmon, dan kacang-kacangan. Akibat yang terjadi jika tubuh kekurangan vitamin B1 adalah hilang nafsu makan, lelah, kesemutan, polineuritis (jaringan saraf kekurangan energi), dan beri-beri.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved