Roboguru

Apa penyebab silih bergantinya kabinet pada masa Demokrasi Liberal?

Pertanyaan

Apa penyebab silih bergantinya kabinet pada masa Demokrasi Liberal?

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Penyebab silih bergantinya kabinet pada masa Demokrasi Liberal/Parlementer adalah sistem multipartai yang memicu perpecahan. Pada masa itu, partai-partai berebut pengaruh dan kekuasaan, serta mengutamakan kepentingan partai dan anggotanya. Pergantian kabinet yang cukup sering lantas mengakibatkan program pembangunan nasional tidak berjalan lancar. Selain itu juga terjadi konflik antara kabinet dan parlemen, terutama pada masa Kabinet Sukiman (1951). Konflik antara TNI-AD dan parlemen juga tidak bisa dihindari saat Kabinet Wilopo (1952).

Dengan demikian, penyebab pergantian kabinet yang cukup sering adalah adanya konflik antar partai dalam kabinet.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kabinet yang pernah berkuasa pada masa Demokrasi Liberal adalah….

Pembahasan Soal:

Pada masa Demokrasi Liberal terdapat tujuh kabinet yaitu:

  1. Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951)
  2. Kabinet Sukiman (27 April 1951 - 3 April 1952)
  3. Kabinet Wilopo (3 April 1952 - 3 Juni 1953)
  4. Kabinet Ali Sastroamidjojo I (31 Juli 1953 - 12 Agustus 1955)
  5. Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955 - 3 Maret 1956)
  6. Kabinet Ali Sastroamidjojo II (20 Maret 1956 - 4 Maret 1957)
  7. Kabinet Djuanda (9 April 1957 - 5 Juli 1959)

0

Roboguru

Sejak tahun 1950 setelah dibubarkannya RIS maka pemerintah menerapkan sistem baru. Pada saat itu terdapat tujuh kabinet yang berkuasa dalam kurun waktu sembilan tahun. Kabinet pertama adalah kabinet N...

Pembahasan Soal:

Sejak tahun 1950 bangsa Indonesia melaksanakan demokrasi sistem parlementer-liberal.  Secara umum, Demokrasi Liberal adalah salah satu bentuk sistem pemerintahan yang berkiblat pada demokrasi. Pada masa ini pemerintahan dijalankan oleh suatu dewan menteri (kabinet) yang dipimpin oleh seorang perdana menteri yang bertanggung jawab kepada parlemen (DPR). Sistem multi partai pada masa demokrasi liberal mendorong lahirnya banyak partai-partai politik dengan beragam ideologi dan tujuan politik. Demokrasi Liberal sendiri berlangsung selama hampir 9 tahun. Meskipun pada akhirnya UUDS 1950 dengan sistem Demokrasi Liberal kurang sesuai dengan kehidupan politik bangsa Indonesia yang majemuk

0

Roboguru

Bank sentral pertama Indonesia yang dibentuk sebelum BI kemudian menjadi bank sentral adalah ….

Pembahasan Soal:

BI sebenarnya bukan bank pertama di Indonesia yang menjadi bank sentral. Jauh sebelum itu, pemerintah sudah mendirikan bank sentral terlebih dahulu yaitu Bank Negara Indonesia (BNI). BNI didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946. Tapi, setelah Bank Indonesia hadir dan menjadi bank sentral, maka BNI kemudian berganti status menjadi Bank Umum Milik Negara (BUMN) berdasarkan Undang-Undang No. 17 tahun 1968.undefined 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.undefined 

0

Roboguru

Salah satu pencapaian program kerja Kabinet Burhanudin Harahap adalah ….

Pembahasan Soal:

Kabinet Burhanuddin Harahap sukses mencapai beberapa program kerja yang telah dibuat. Salah satunya adalah berhasil menyelenggarakan pemilu di Indonesia untuk pertama kalinya. Pemilu pertama ini diselenggarakan dalam dua tahap yaitu pada 29 September 1955 untuk memilih anggota DPR dan 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Konstituante.space 

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.space 

0

Roboguru

PRRI adalah pemberontakan yang berkobar di Sumatra Utara dipimpin oleh ...

Pembahasan Soal:

Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (biasa disingkat dengan PRRI) merupakan salah satu gerakan pertentangan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat (Jakarta) yang dideklarasikan pada tanggal 15 Februari 1958. Pemerintah pusat dianggap tidak adil kepada warga sipil dan militer soal pemerataan dana pembangunan. PRRI Permesta yang berpusat Sumatera Utara dengan pemimpinnya Kolonel Maludin Simbolon.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved