Sara K

23 Januari 2022 15:20

Pertanyaan

Semasa pemerintahan Orde Baru, pembangunan ekonomi mampu menambahkan banyak pekerjaan baru di Indonesia, yang dengan demikian mampu mengurangi angka pengangguran nasional. Sektor-sektor yang terutama mengalami peningkatan tenaga kerja (sebagai pangsa dari jumlah total tenaga kerja di Indonesia) adalah sektor industri dan jasa sementara sektor pertanian berkurang. Pada tahun 1980-an sekitar 55 persen populasi tenaga kerja Indonesia bekerja di bidang pertanian, tetapi belakangan ini angka tersebut berkurang menjadi di bawah 40 persen. Namun, Krisis Keuangan Asia (Krismon) yang terjadi pada akhir tahun 1990-an merusak pembangunan ekonomi Indonesia (untuk sementara) dan menyebabkan angka pengangguran di Indonesia meningkat menjadi lebih dari 20 persen dan angka tenaga kerja yang harus bekerja di bawah level kemampuannya (underemployment) juga meningkat, sementara banyakyang ingin mempunyai pekerjaan full-time, hanya bisa mendapatkan pekerjaan part-time. Walaupun Indonesia telah mengalami pertumbuhan makro ekonomi yang kuat sejak tahun 2000-an (dan Indonesia telah pulih dari Krismon), sektor informal ini-baik di kota maupun di desa-sampai sekarang masih tetap berperan besar dalam perekonomian Indonesia. Walau agak sulit untuk menentukan jumlahnya secara pasti, diperkirakan bahwa sekitar 55 sampai 65 persen pekerjaan di Indonesia adalah pekerjaan informal. Saat ini sekitar 80 persen dari pekerjaan informal itu terkonsentrasi di wilayah pedesaan, terutama di sektor konstruksi dan pertanian. Dipekerjakan di sektor informal menyiratkan risiko tertentu karena pekerja sektor informal biasanya memiliki pendapatan yang lebih rendah dan tidak stabil. Lagipula mereka tidak memiliki akses ke perlindungan dan lay a nan dasar. Sementara itu, arus uang di sektor informal tidak dikenakan pajak dan kegiatan informal tidak dapat dimasukkan dalam perhitungan produk nasional bruto (PNB) atau produk domestik bruto (PDB). Oleh karena itu, pada dasarnya, sektor informal tidak baik bagi pekerja dan tidak baik bagi perekonomian. Kalau kita melihat pengangguran di perkotaan dan pedesaan di Indonesia, maka kita dapat melihat bahwa pengangguran secara signifikan lebih tinggi di daerah perkotaan dibandingkan dengan daerah pedesaan. Yang tidak kalah menariknya yaitu kesenjangan antara pengangguran perkotaan dan pedesaan melebar selama empat tahun terakhir karena pengangguran pedesaan telah menurun lebih cepat daripada pengangguran di perkotaan. Penjelasan untuk tren ini adalah bahwa banyak orang pedesaan pindah ke daerah perkotaan dalam rangka mencarj peluang kerja. Indonesia sedang mengalami proses urbanisasi yang cepat. Saat ini lebih dari setengah jumlah penduduk Indonesia tinggal di daerah perkotaan. Di satu sisi, ini adalah perkembangan •positif karena urbanisasi dan industrialisasi diperlukan untuk tumbuh menjadi negara yang berpenghasilan . menengah (middle income country). Di sisi lain, proses ini perlu disertai dengan penciptaan lapa,ngan kerja yang memadai di_ kota-kota. Oleh karena itu, investasi (baik domestik maupun asing) perlu meningkat di daerah perkotaan yang sudah ada atau daerah urban yang baru. Dengan demikian, pemerintah Indonesia harus membuat iklim investasi lebih menarik sehingga menghasilkan lebih banyak investasi. (dikutip dari https://www.indonesia-investments.com/id!keuangan/angka-ekonomi-makro!) Berdasarkan tabel 1, pada tahun berapakah angka pengangguran di Indonesia mencapai jumlah terendah kedua dan keempat? A. 2017dan2014 B. 2017 dan 2016 C. 2016 dan 2014 D. 2018dan2014 E. 2012 dan 2013


6

1

Jawaban terverifikasi

Y. Kretiyanto

Mahasiswa/Alumni STKIP PGRI Ponorogo

29 Januari 2022 08:14

Jawaban terverifikasi

Hai, Sara K. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab, ya. Pilihan jawaban yang tepat untuk soal di atas adalah A. Berikut pembahasannya. Tabel merupakan kumpulan data yang disusun berdasarkan baris dan kolom. Untuk membaca tabel, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu: 1. Membaca judul tabel. 2. Membaca keterangan-keterangan pada tabel. Keterangan tersebut dapat dilihat pada judul kolom maupun baris. 3. Untuk menemukan informasi, tafsirkan data-data yang ada di dalam kolom maupun baris pada tabel. Berikut urutan tingkat pengangguran empat terendah di Indonesia. 1) 2018 (5,1%) 2) 2017 (5,5%) 3) 2016 (5,6%) 4) 2014 (5,9%) Berdasarkan data di atas, angka pengangguran di Indonesia mencapai jumlah terendah kedua terjadi pada tahun 2017, sedangkan terendah keempat terjadi pada tahun 2014. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. Semoga bisa membantu, ya.


ask to forum

Belum menemukan jawaban?

Tanya soalmu ke Forum atau langsung diskusikan dengan tutor roboguru plus, yuk

Tanya ke Forum

Pertanyaan serupa

Apa yang dimaksud dengan pernyataan penjelas.​

4

0.0

Jawaban terverifikasi

Sampai saat ini, *narkoba masih mengancam masyarakat Indonesia meski Indonesia telah berkomitmen untuk bebas dari *narkoba dan *HIV/*AIDS pada tahun 2015. Hal itu dapat dilihat dari jumlah pengguna *narkoba yang terus meningkat tiap tahunnya. Pada 1970, diperkirakan hanya 130.000 orang yang menggunakan *narkoba dan pada 2009 terdeteksi 2% penduduk Indonesia pernah bersentuhan dengan *narkoba atau meningkat 0,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan semua pihak, khususnya Badan *Narkotika Nasional (BNN). Dari 2% penduduk yang pernah bersentuhan dengan *narkoba tersebut, 60% berusia produktif dan 40% pelajar. Awalnya, pengguna *narkoba adalah orang dewasa, berusia sekitar 25 tahun dan dari kalangan kelas ekonomi menengah ke atas. Dalam perkembangannya, pengguna *narkoba sudah merambah para remaja dan masyarakat kelas menengah ke bawah. Bahkan, *gelandangan pun ada yang kecanduan *narkoba. Keadaan tersebut sungguh sangat ironis. Kondisi pengguna *narkoba di Indonesia pada tahun 2005-2007 dipaparkan sebagai berikut. Untuk mengatasi maraknya pengguna *narkoba, perlu upaya sinergis dari semua pihak, khususnya BNN dengan masyarakat. Tanpa sinergi tersebut tidak mungkin bahaya *narkoba dapat diatasi. (Sumber: diadaptasi dari https://bnn.go.id/. Pengguna *Narkoba di Indonesia Tahun 2005-2007. (2015)) 3. Berdasarkan Tabel 1, pada rentang usia berapa jumlah pengguna *narkoba yang pernah mengalami kenaikan jumlah sekitar lebih dari 50%? (A) <16 (B) 16-19 (C) 20-24 (D) 25-29 (E) >29

6

0.0

Jawaban terverifikasi

seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn) merupakan salah satu dari dua jalur tes masuk perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan kementerian riset, teknologi, dan pendidikan tinggi (kemenristekdikti) melalui lembaga tes masuk perguruan tinggi (ltmpt). jalur tes lainnya adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (snmptn). pada jalur snmptn, para peserta diseleksi melalui penelusuran akademik dengan menggunakan rapor dan portofolio akademik. rapor yang diukur yaitu dari semester satu hingga semester lima bagi siswa sma/smk/ma dengan masa belajar tiga tahun. berbeda dengan snmptn, para peserta di sbmptn diseleksi melalui ujian tulis. sejak 2016, sbmptn memperkenalkan ujian tulis berbasis komputer (utbk) dalam proses seleksi. ptn yang termasuk dalam sbmptn menyediakan kuota minimal 40 persen dan 20 persen di snmptn dari total kuota masing-masing ptn. meskipun menyediakan kuota yang lebih besar daripada snmptn, kemenristekdikti menilai sbmptn dinilai lebih bergengsi ketimbang snmptn. “seleksi melalui jalur rapor atau snmptn memang kurang menarik buat siswa karena sebagian berpendapat kalau sbmptn lebih mempertaruhkan kemampuan dan bergengsi bagi siswa untuk seleksi masuk ptn,” ujar direktur kemahasiswaan ditjen pembelajaran dan kemahasiswaan kemenristekdikti, didin wahidin kepada antara di jakarta, kamis (8/3/2018). namun demikian, pertanyaannya adalah berapa banyak pendaftar melalui sbmptn tahun-tahun sebelumnya, dan program studi apa saja yang paling diminati oleh para peserta? pada sbmptn 2014, peserta tercatat sebanyak 664.509 yang terdiri atas 583.590 peserta reguler dan 80.919 peserta bidik misi. para peserta tersebut memperebutkan tempat di 64 ptn yang turut serta dengan daya tampung sebesar 91.294 mahasiswa baru. jumlah tersebut meningkat pada 2015 menjadi 764.185 peserta yang memperebutkan 115.788 kursi mahasiswa baru di 74 ptn. para peserta terdiri atas 763.499 peserta reguler dan 90.686 peserta bidikmisi. pada 2017 dan 2018, meskipun daya tampung yang disediakan tidak berubah sebanyak 128.085 kursi mahasiswa baru, tetapi peserta pada sbmptn 2018 meningkat 7.90 persen menjadi 860.001 peserta dibandingkan sbmptn 2017 sebesar 797.023 peserta.berdasarkan paragraf 1, andi akan mendapatkan kuota snmptn apabila memiliki nilai rapor dan portofolio akademik yang bagus. jika andi mendapatkan kuota snmptn maka orangtuanya bahagia. ternyata orangtua andi tidak bahagia. kesimpulan yang benar adalah……. (a) andi tidak mendapatkan kuota snmptn. (b) tidak dapat disimpulkan. (c) nilai rapor dan portofolio andi tidak bagus. (d) nilai rapor atau portofolio andi tidak bagus. (e) andi mendapatkan kuota snmptn.

10

0.0

Jawaban terverifikasi