Iklan

Iklan

Ahmad R

21 Maret 2020 09:56

Pertanyaan

Kenapa pengeram Diponegoro melakukan perlawanan kepada Belanda?


45

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

P. Dewi

Mahasiswa/Alumni Universitas Lampung

09 Januari 2022 09:26

Jawaban terverifikasi

Halo Ahmad R, kakak bantu jawab ya... Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan kepada Belanda karena Pangeran tidak setuju dengan campur tangan Belanda dalam urusan kerajaan. Untuk lebih jelasnya yuk pahami penjelasan berikut: Perang Diponegoro atau biasa disebut juga Perang Jawa tersulut karena Pangeran tidak setuju dengan campur tangan Belanda dalam urusan kerajaan. Hal tersebut ditambah dengan penderitaan petani lokal yang sejak tahun 1812 menderita akibat penyalahgunaan penyewaan oleh warga Belanda, Inggris, Prancis, dan Jerman. Pada tanggal 6 Mei 1823, Van der Capellen mengeluarkan dekrit yang menyatakan semua tanah yang disewakan orang Eropa dan Tionghoa wajib dikembalikan kepada pemiliknya per 31 Januari 184. Namun, bersumber laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, pemilik lahan diwajibkan memberikan kompensasi kepada penyewa lahan Eropa. Pangeran Diponegoro kemudian membulatkan tekad untuk melawan dengan membatalkan pajak Puwarsa. Hal ini dilakukan agar para petani di Tegalrejo dapat membeli senjata dan makan. Kekecewaan beliau mencapai batas puncaknya saat tonggak-tonggak untuk membuat rel kereta api dipasang oleh Patih Danureja atas perintah Belanda melewati makam leluhur Pangeran Dipenogoro. Semoga membantu yaa…


Iklan

Iklan

Rizza A

21 Maret 2020 11:59

1.    Karena Belanda ikut campur dalam urusan keraton Yogyakarta, bahkan untuk mengganti raja dan mengurusi kepemerintahan, harus mendapat izin dari pihak Belanda. 2.    Adanya berbagai campur tangan Belanda menyebabkan rusaknya adat istiadat Yogyakarta dan melemahnya kehidupan beragama, sedangkan diketahuhi bahwa Pangeran Diponegoro merupakan sosok yang sangat religius, tegas, dan berjiwa jihad yang tinggi. 3.    Kaum bangsawan sangat dirugikan karena sebagian besar sumber penghasilannya diambil alih oleh Belanda. Mereka dilarang menyewakan tanah bahkan diambil alih haknya. 4.    Akibat Belanda, rakyat yang semakin menderita karena banyaknya pajak yang harus dibayar, seperti pajak hasil bumi, pajak jalan, pajak ternak, pajak jembatan, pajak pasar, pajak kepala, pajak dagangan, serta pajak tanah. 5.    Tindakan Belanda yang melecehkan harga diri dan nilai-nilai budaya masyarakat, salah satunya dengan memasang patok-patok pembuatan jalan yang secara sengaja mengenai makam leluhur Pangeran Diponegoro.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan sejarah DI TII

13

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan