Roboguru
MF

Muhamad F

11 November 2020 00.50

catatan tranformasi

catatan tranformasi

0

2

M

MT.Andy

11 November 2020 10.53

Transformasi geometri adalah suatu perubahan posisi (perpindahan) dari suatu posisi awal (x , y) menuju ke posisi lain (x’ , y’). Transformasi geometri terbagi menjadi empat jenis, antara lain: Jenis-jenis Transformasi Geometri 1. Translasi (Pergeseran) Translasi adalah salah satu jenis transformasi yang berguna untuk memindahkan suatu titik sepanjang garis lurus dengan arah dan jarak. Yang berarti, translasi tersebut hanya akan mengalami perpindahan titik. Penentuan hasil objek lewat translasi cukup mudah. Caranya hanya dengan cara menambahkan absis serta ordinat dengan jarak tertentu sesuai dengan ketentuan tertentu. 2. Refleksi (Pencerminan) Pembahasan selanjutnya yaitu pencerminan atau yang biasa kita kenal dengan sebutan refleksi. Sama halnya dengan bayangan benda yang terbentuk pada sebuah cermin. Suatu objek yang mengalami refleksi akan mempunyai bayangan benda yang dihasilkan oleh suatu cermin. Hasil dari refleksi pada bidang kartesius tergantung sumbu yang menjadi cerminnya. Refleksi tersebut akan memindahkan seluruh titik dengan memakai sifat pencerminan pada cermin datar. Rumus Umum Refleksi Pencerminan terhadap sumbu -x : (x,y) → (x, -y) Pencerminan terhadap sumbu -y : (x,y) → (-x, y) Pencerminan terhadap garis y = x : (x,y) → (y,x) Pencerminan terhadap garis y = x : (x,y) → (-y, -x) Pencerminan terhadap garis x = h : (x,y) → (2h -x,y) Pencerminan terhadap garis y = k : (x,y) → (x, 2k – y) Selain itu, pembahasan materi refleksi juga memuat tujuh jenis refelksi. Jenis tersebut diantaranya yaitu: refleksi terhadap sumbu x, sumbu y, garis y = x, garis y = -x, titik O (0,0), garis x = h, dan garis y = k. 3. Rotasi (Perputaran) Rotasi atau perputaran adalah sautu perubahan kedudukan atau posisi objek dengan cara diputar lewat suatu pusat dan sudut tertentu. Besarnya rotasi dalam transformasi geometri sebesar α yang telah disepakati untuk arah yang berlawanan dengan arah jalan jarum jam. Apabila arah perputaran rotasi pada sebuah benda searah dengan jarum jam, maka sudut yang dibentuk yaitu -α. Hasil dari rotasi sebuah objek tergantung dari pusat serta besar sudut rotasi. Adapun rumus yang digunakan dalam rotasi transformasi geometri, antara lain: Rotasi sebesar 90° dengan pusat (a,b) : (x,y) → (-y + a+b, x -a + b) Rotasi sebesar 180° dengan pusat (a,b) : (x,y) → (-x + 2a+b, -y + 2b) Rotasi sebesar -90° dengan pusat (a,b) : (x,y) → (y – b + a, -x + a + b) Rotasi sebesar 90° dengan pusat (0,0) : (x,y) → (-y, x) Rotasi sebesar 180° dengan pusat (0,0) : (x,y) → (-x, -y) Rotasi sebesar -90° dengan pusat (0,0) : (x,y) → (y, -x) 4. Dilatasi (Perkalian) Dilatasi juga dikenal dengan sebagai perbesaran atau pengecilan sebuah objek. Apabila transformasi pada translasi, refleksi, serta rotasi hanya mengubah posisi benda, maka lain halnya dengan dilatasi yang melakukan transformasi geometri dengan cara merubah ukuran benda. Ukuran benda bisa akan dibuah oleh dilatasi menjadi lebih besar atau lebih kecil. Perubahan ini bergantung pada skala yang menjadi faktor dari pengalinya.

MF

Muhamad F

11 November 2020 00.50

tolong jawab

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved