Khashia R

27 Januari 2023 00:49

Iklan

Iklan

Khashia R

27 Januari 2023 00:49

Pertanyaan

bagaimana cara menentukan daerah/trayek perubahan warna dari salah satu indikator alami

bagaimana cara menentukan daerah/trayek perubahan warna dari salah satu indikator alami


11

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

J. Siregar

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Medan

27 Januari 2023 04:43

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah menguji indikator alami ke dalam sampel asam, basa atau garam.</p><p>&nbsp;</p><p>Indikator asam-basa adalah zat yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu larutan/sampel bersifat asam, basa, atau garam. Suatu zat dapat digunakan sebagai indikator asam basa apabila memenuhi kriteria:</p><p>• Memiliki kestabilan tinggi.</p><p>• Memiliki perubahan warna signifikan.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Indikator alami merupakan bahan alam yang dapat menunjukkan adanya perubahan warna pada larutan dengan tingkat keasaman yang berbeda-beda. Jika ekstrak indikator alami diteteskan ke dalam sampel yang diuji maka akan dihasilkan perubahan warna yang tajam maka dapat dijadikan sebagai daerah/trayek perubahan warna.</p><p>Indikator alami dapat mengalami perubahan warna karena <strong>adanya senyawa kompleks berupa asam lemah atau basa lemah organik di dalamnya. Biasanya indikator mengandung asam/basa organik lemah yang warnanya berubah dalam bentuk ion/nonion (In- HIn)</strong></p><p>ketika diuji dalam larutan asam atau basa dan menghasilkan warna tertentu. Salah satu contohnya adalah ekstrak kubis merah yang diuji dalam air (netral) dengan variasi pH sehingga dihasilkan warnayang berbeda pula (sesuai gambar terlampir).</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi, daerah/trayek perubahan warna dari salah satu indikator alami dapat ditentukan apabila diuji ke dalam sampel asam, basa atau garam dimana kandungan asam/basa organik lemah dalam indikatorlah yang menghasilkan warna yang berubah-ubah.</p>

Jawaban yang benar adalah menguji indikator alami ke dalam sampel asam, basa atau garam.

 

Indikator asam-basa adalah zat yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu larutan/sampel bersifat asam, basa, atau garam. Suatu zat dapat digunakan sebagai indikator asam basa apabila memenuhi kriteria:

• Memiliki kestabilan tinggi.

• Memiliki perubahan warna signifikan. 

 

Indikator alami merupakan bahan alam yang dapat menunjukkan adanya perubahan warna pada larutan dengan tingkat keasaman yang berbeda-beda. Jika ekstrak indikator alami diteteskan ke dalam sampel yang diuji maka akan dihasilkan perubahan warna yang tajam maka dapat dijadikan sebagai daerah/trayek perubahan warna.

Indikator alami dapat mengalami perubahan warna karena adanya senyawa kompleks berupa asam lemah atau basa lemah organik di dalamnya. Biasanya indikator mengandung asam/basa organik lemah yang warnanya berubah dalam bentuk ion/nonion (In- HIn)

ketika diuji dalam larutan asam atau basa dan menghasilkan warna tertentu. Salah satu contohnya adalah ekstrak kubis merah yang diuji dalam air (netral) dengan variasi pH sehingga dihasilkan warnayang berbeda pula (sesuai gambar terlampir).

 

Jadi, daerah/trayek perubahan warna dari salah satu indikator alami dapat ditentukan apabila diuji ke dalam sampel asam, basa atau garam dimana kandungan asam/basa organik lemah dalam indikatorlah yang menghasilkan warna yang berubah-ubah.

alt

Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi bila: C2H5OH + PCl5

35

0.0

Jawaban terverifikasi