Dian A

15 Maret 2020 11:32

Pertanyaan

bagaimana cara menelaah puisi rakyat (pantun)?


70

2

Jawaban terverifikasi

S. Alya

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

17 Januari 2022 07:45

Jawaban terverifikasi

Halo, Dian A. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya :) Cara menelaah pantun adalah menentukan sampiran, isi, rima, dan jenis kalimat yang digunakan pada setiap larik. Yuk kita simak pembahasan berikut. Pantun merupakan salah satu bentuk puisi rakyat yang tiap bait biasanya terdiri atas empat baris dan bersajak a-b-a-b. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut. 1. Setiap bait terdiri atas empat baris. 2. Jumlah suku kata dalam setiap baris antara 8–12 suku kata. 3. Baris pertama dan kedua disebut dengan sampiran. 4. Baris ketiga dan keempat disebut dengan isi. 5. Rima (persamaan bunyi atau persajakannya) adalah a-b-a-b. Langkah-langkah dalam menelaah pantun adalah sebagai berikut. 1. Baca pantun secara cermat. 2. Tentukan larik yang merupakan sampiran dan isi. 3. Tentukan jenis rima yang digunakan pada setiap larik apakah rima utuh atau rima sebagian. 4. Hitunglah suku kata pada setiap larik. 5. Tentukan jenis kalimat yang digunakan pada setiap larik. Dengan demikian, cara menelaah pantun adalah menentukan sampiran, isi, rima, dan jenis kalimat yang digunakan pada setiap larik. Semoga membantu :)


Iklan

Devita P

16 Maret 2020 02:55

Menelaah Struktur Pantun Ada beberapa aspek yang perlu dipahami untuk memudahkan kita dalam pemahaman struktur kebahasaan pada puisi rakyat tersebut. Aspek-aspek yang dimaksud seperti kalimat perintah,kalimat ajakan, kalimat seru,dan kalimat larangan. 1. Kalimat Perintah. Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi atau bermaksud memberi perintah atau suruhan. Contoh: Buanglah sampah pada tempatnyaKalimat saran. 2. Kalimat saran adalah kalimat yang berisi tentang saran kepada orang lain untuk kebaikan orang lain (sebaiknya, seyogyanya). Contoh: Sebaiknya kau pikir dahulu Demi keputusan yang tepatKalimat ajakan. 3. Kalimat ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada orang lain untuk melakukan suatu perbuatan (ayo dan mari). Contoh: Marilah kita jaga agar lestari. 4. Kalimat seru Kalimat seru adalah kalimat yang mengungkapkan rasa hati, seperti kagum, heran, senang, dan sedih (alangkah, betapa, dan bukan main). Contoh: Alangkah indahnya alam Indonesia ini. Wahai, pemuda Indonesia teruslah berjuang melestarikan budaya kita.Kalimat larangan. 5.Kalimat larangan adalah kalimat yang berisi larangan agar orang lain tidak melakukan kegiatan (jangan, hidari). Contoh: Janganlah berprasangka buruk kepada sesama


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

Apa pengertian Cerita Fantasi?

39

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan