Juara S

22 Maret 2020 11:22

Pertanyaan

Apa yg di maksud dgn zat aditif dan zat adiktif?


4

2

Jawaban terverifikasi

S. Agita

Mahasiswa/Alumni Politeknik Negeri Jember

20 Januari 2022 09:03

Jawaban terverifikasi

Halo Adik, kakak bantu jawab yaa :) Zat aditif adalah zat yang ditambahkan ke suatu produk makanan atau minuman, yang dimaksudkan untuk meningkatkan penampilan, sifat, dan kualitas makanan, sedangkan zat adiktif adalah zat yang menimbulkan ketagihan dan ketergantungan. Mari kita bahas lebih lanjut! Berdasarkan kegunaannya, zat aditif terbagi menjadi beberapa jenis. Namun, zat aditif ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu zat aditif alami dan zat aditif buatan. Berikut ini beberapa jenis zat aditif: 1. Bahan pewarna biasanya digunakan untuk mempercantik dan memperkuat warna suatu makanan atau minuman. Pewarna makanan alami biasanya didapatkan dari penggunaan bahan-bahan alami, misalnya warna kuning dari kunyit, hijau dari daun suji, dan merah dari buah naga. Sedangkan untuk pewarna sintetis, contohnya kuning FCF, hijau FCF, merah allura, dan masih banyak lagi. 2. Pemanis digunakan untuk memberikan rasa manis kepada makanan atau minuman. Bahan-bahan zat aditif yang termasuk pemanis alami, contohnya gula tebu, gula aren atau gula merah, dan gula kelapa. Tetapi, gula alami mengandung kalori yang tinggi dan tidak bisa dinikmati oleh orang yang menderita penyakit diabetes melitus. Oleh sebab itu, diciptakan gula sintetis yang rendah kalori dan dapat dinikmati oleh penderita diabetes, misalnya aspartam, sakarin, atau siklamat. 3. Pengawet berguna untuk memperpanjang kondisi penyimpanan makanan. Contoh: Asam Askorbat (vitamin C), Nutylated Hydroxyanisole (BHA), Nutylated Hydroxytoluene(BHT), Asam Benzoate, Asam Propionate, dan Asam Sorbat. 4. Penyedap rasa digunakan untuk memberikan rasa yang berbeda kepada suatu makanan, misalnya rasa asin dari garam, asam dari perasan jeruk, kegurihan dari air rebusan kaldu ayam atau sapi. Selain penyedap rasa alami, juga terdapat penyedap rasa buatan, contohnya Monosodium Glutamat (MSG), Garam Inosinat, dan Garam Guaniat. Zat adiktif dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu: 1. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri, dan menyebabkan ketergantungan bagi penggunanya. Narkotika merupakan zat berbahaya yang tidak boleh digunakan tanpa pengawasan dokter. Penggunaan narkotika tanpa pengawasan dokter adalah melanggar hukum. Contoh: heroin, ganja, kodein, dan morfin 2. Psikotropika merupakan obat yang berkhasiat psiko-aktif yang memengaruhi mental dan perilaku seseorang. Misalnya apabila terdapat orang yang sulit tidur, maka bila meminum obat tidur (golongan psikotropika) dapat menyebabkan tidur nyenyak. Oleh sebab itu penggunaan psikotropika harus sesuai dengan resep dokter. Contoh: amfetamin, ekstasi, dan klorazepam. 3. Zat psikoaktif lainnya juga termasuk zat atau obat yang berpengaruh terhadap kerja sistem saraf pusat jika disalahgunakan atau dikonsumsi dalam jumlah besar dan dapat menimbulkan dampak yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Beberapa contoh zat psikoaktif selain narkotika dan psikotropika, misalnya alkohol, nikotin, dan kafein. Jadi, itu tadi perbedaan antara zat aditif dan zat adiktif. Semoga membantu ya!


Iklan

Refiandini.R R

22 Maret 2020 13:40

zat aditif adalah zat yang dapat mngawetkan makanan.sedangkan zat adiktif adalah zat yang dapat mambuat kecanduan atau ketagihan


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

apa fungsi dari tulang spons ?

707

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan