Julio R

17 Maret 2020 11:19

Pertanyaan

apa saja jenis pidato persuasif


17

1

Jawaban terverifikasi

N. Novitasari

Mahasiswa/Alumni Universitas Pakuan

12 Januari 2022 13:01

Jawaban terverifikasi

Halo Julio R, terima kasih telah bertanya di Roboguru :) Jenis pidato persuasif, yaitu pidato pemerintahan, pidato sambutan, pidato instansi, dan pidato ceramah. Berikut penjelasannya. Pidato persuasif adalah pidato yang bertujuan untuk meyakinkan atau memengaruhi audiens dan mengajak mereka agar mau melakukan sesuatu sesuai dengan isi pidatonya. Jenis-jenis pidato persuasif, yaitu: 1. Pidato Pemerintahan Pidato pemerintahan adalah pidato yang berasal dari pemerintah untuk rakyat. Pidato ini berisi informasi resmi menyangkut kebijakan pemerintah. Bentuknya berupa pengumuman, penjelasan, imbauan, dan pesan pemerintah. Pidato ini harus jelas, tepat, dan pasti karena jika ada kesalahan akan berakibat fatal. 2. Pidato Sambutan Pidato sambutan adalah jenis pidato yang dapat disampaikan secara tertulis atau lisan. Sambutan biasa disampaikan oleh orang-orang tertentu karena jabatan atau kedudukannya. 3. Pidato Instansi Pidato instansi adalah pidato yang bersifat memberi penerangan, penjelasan, dan pendidikan. Pidato ini disampaikan melalui berbagai media massa. Contoh dari pidato ini adalah contoh pidato instansi kesehatan dan pidato pendidikan. 4. Pidato Ceramah Pidato ceramah adalah jenis pidato untuk menjelaskan sesuatu di hadapan pendengar. Masalah yang disampaikan dalam pidato ceramah bersifat umum. Contoh ceramah keagamaan, kesehatan, dan politik. Dengan demikian, jenis pidato persuasif, yaitu pidato pemerintahan, pidato sambutan, pidato instansi, dan pidato ceramah.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

cerpen 1 "sudah saya pikir masak-masak." saya terkejut. "pikirkan sekali lagi! bapak kasih waktu satu bulan!" taksu menggeleng. cerpen 2 "jadi, apa yang membawaku kemari?" "kenangan." "palsu! kalau ini soal kenangan, tidak perlu menunggu sepuluh tahun setelah keluargamu kembali dan menetap 30 kilometer saja dari sini." apa perbedaan pola pengembangan 2 cerpen di atas? (alur maju/ mundur)

43

0.0

Jawaban terverifikasi

Perhatikan cerita berikut !Bantuan yang Tak TerdugaGalih mengamati gerbang sekolahnya dengan hati-hati dari balik dinding kelas I. Sudah setengah jam ia berdiri di situ, menunggu semua temannya tak tampak di gerbang sekolah. Sepertinya sudah sepi, pikirnya. Dengan menghela napas panjang, ia berjalan cepat ke arah gerbang."Hei! Kok baru keluar, Lih?" tanya Arkan tiba-tiba dari balik dinding sebelah gerbang."Aku piket dulu tadi," kata Galih dengan terbata-bata."Piket atau piket? Yang lainnya sudah keluar dari tadi lho," kata Riwu menggoda.Galih terdiam. Dadanya berdegup kencang."Lih, mana janjimu?" tanya Naufal sambil mendekati Galih. Arkan dan Riwu pun berdiri mendekati Galih."Janji apa? Aku tidak pernah janji apa-apa!" kata Galih."Kamu sudah berjanji akan memberikan kami uang sepuluh ribu setiap hari Jumat," kata Riwu."Aku bilang aku tidak bisa. Uang darimana? Ibuku hanya memberiku sangu 3000 per hari," kata Galih marah."Bisa tidak bisa, harus bisa!" kata Naufal yang berbadan besar sambil mendorong lengan Galih.Galih terdorong ke dinding gerbang. Ia tidak tahu harus bagaimana menghadapi ketiga temannya yang bertubuh lebih besar daripadanya. Ia menatap sekeliling. Sekolah telah sepi. Percuma jika ia berteriak meminta tolong."Ayo, Lih! Mana uangnya!" paksa Arkan sambil memegang kerah baju Galih.Galih memejamkan mata. Ia tidak punya uang sebanyak itu. Ia pun tidak mungkin meminta ibunya yang hanya berpenghasilan cukup untuk makan mereka saja. Galih berdoa di dalam hati, semoga ada yang membantunya. Duuuughhh! Tiba-tiba saja terdengar suara keras dari samping kanan Galih. Galih membuka matanya. Di depannya telah berdiri tokoh yang baru saja dibaca bukunya semalam: Wiro Sableng. Dengan ikat kepalanya yang putih dan pakaian putih yang dipakainya, ia yakin dia pasti Wiro Sableng. Belum lagi kapak bertuliskan 212 yang terselip di pinggangnya."Bocah cilik kok sudah jadi preman! Besarnya mau jadi apa?!" kata Wiro Sableng tegas.Arkan, Riwu, dan Naufal berjalan mundur ketika melihat Wiro Sableng yang tampak sangat gagah dan berwibawa."Pulang sana! Belajar yang benar! Biar jadi orang yang berguna, bukan jadi preman!" kata Wiro Sableng dengan keras.Mereka bertiga pun berlari sekencang-kencangnya menjauh dari Galih dan Wiro Sableng. Galih dengan pelan-pelan menarik lengan baju putih Wiro Sableng."Wi..wiro Sa..sableng?" kata Galih terbata-bata."Kamu juga! Belajar yang giat dan jadi anak yang berani. Biar tidak ditindas sama teman-temanmu!" kata Wiro Sableng sambil berjalan ke arah berlawanan dengan larinya Arkan, Riwu, dan Naufal. Dan menghilang setelah sepuluh langkah. SEBUTKAN ALUR YANG ADA DI CERITA TERSEBUT?SEBUTKAN AMANAT YANG ADA DI CERITA TERSEBUT?

432

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan